Selasa, 14 Januari 2020

mahkota Islam

🕌🕌🕌 

Ku awali pagi ini degan..

 _“بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْـــــــمِ”_

_السَّـــــــــــلاَÙ…ُ عَÙ„َÙŠْÙƒُـــمْ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللــــــهِ ÙˆَبَرَÙƒَاتُÙ‡َُ.._


1. Mahkota Dzikir :
Laa ilaaha illAllahu wahdahu laa syarikalah lahul mulku wallahul hamdu wahuwa 'alaa kulli sya'in qadiir.

2. Mahkota Tasbih :
Subhanallah wabihamdihi 'adada khalqihii waridha nafsihii wa zinata 'arsyihii wa midaada kalimaatihi

3. Mahkota Doa :
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wafil 'aakhirati hasanatau waqinaa 'adzaa bannaar

4. Mahkota Istighfar :
Allahumma Anta rabbii Laa ilaaha illaa anta, khalaktani wa anaa abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wawa'dika mas tatha'tu, a' uudzubika min
syarri maa shana'tu, wa abuu'u laka bini'matika 'alayya wa abuu'u bidzanmbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirufz
dzunuuba illaa anta.

5. Mahkota Perlindungan :
Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil Ardhi walaa fis-samaa-i wahuwas samii'ul 'aliim. 

6. Mahkota Pelepas Bencana :
Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadzh-dzhalimiin. 

7. Mahkota Penenang Hati :
Laa haula walau quwwata illaa bilaahil 'aliyyil 'adzhiim.

Saudaraku... 
-Jadikanlah Mahkota-mahkota ini menghiasi kepalamu dan membasahi Lisanmu. 

-Bagikan Doa-doa ini dgn niat baik mudah-mudahan Allah mengangkat segala Cobaan dan Musibah kita di dunia dan di akhirat.

-Mari amalkan dan bagikan karena engkau tidak tahu pahala mana yang akan memasukkanmu ke dalam Surga Allah..
Subhanalloh semoga bermanfaat. Aamiin...

Selamat beraktivitas  semoga lancar dan penuh keberkahan di hari ini 
_*آمِÙŠّÙ†*_ْ... _*آمِÙŠّÙ†ْ*_ .. _*آمِــــــــــيْÙ†َ ÙŠَا رَبَّ الْعَالَÙ…ِــــــــــيْÙ†َ َ*_

♻ *Media Informasi Islami*
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•

Sabtu, 11 Januari 2020

doa seorang ibu untuk anaknya

Ya Allah, aku ridho pd anak2ku, seridho2nya.
Terangilah mereka dgn ilmu dan cahayaMU.

izin share kiriman dr teman, ...bagus utk Ibu.

SEORANG psikolog yg amat populer di Kuwait, Dr Fauzia Addabbus, pernah menulis di Twitter tentang rahasia-rahasia doa seorang ibu jika tiap malam dia mendoakan anak-anaknya, dan ternyata efek dari tulisan di Twitter itu telah mengubah jalan hidup banyak orang.

Aku bersumpah demi Allah wahai setiap ibu, agar jangan tidur tiap malam sebelum engkau memohon pertolongan Allah dan mengabari-Nya bahwa engkau ridha atas anak-anakmu seridha-ridhanya, angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu dan mengabarkan kepada-Nya bahwa engkau ridha atas mereka masing-masing.

*inilah doanya*, Allahumma inni asyhaduka annii radhyatun ‘an ibni...... *(sebut nama anak-anakmu satu persatu)* tamaamar-ridha wa kamalar-ridha wa muntahar-ridha, fallahumma anzil ridhwanaka alaihim biridha-ii ‘anhum.

*Artinya*, “Ya Allah, aku bersaksi kepada-Mu bahwa aku ridha kepada anak-anakku seridha-ridhanya, ridha yang sempurna dan ridha yang sepenuhnya. Maka turunkan ya Allah keridhaan-Mu kepada mereka demi ridhaku kepada mereka.”

Beberapa waktu berselang, Fauzia dikejutkan oleh seorang ibu yang berkata, bahwa dia telah mengubah kehidupannya secara total, sekarang dia merasa dalam kenikmatan yang tak terlukiskan karena akibat doa itu terhadap dirinya dan anak laki-lakinya yang berumur 22 tahun.

“Sejak kelahiran anakku itu, aku hidup dalam penderitaan karenanya. Dia tak pernah salat dan bahkan jarang mandi, dia sering berdebat panjang denganku, dan tak jarang dia membentakku dan tidak menghormatiku, walaupun sudah sering aku mendoakannya. Maka ketika membaca twittermu, aku berkata: “Mungkin omongan ini benar ? tampaknya masuk akal ? 
dan seterusnya.

Akhirnya kuputuskan untuk mencoba melaksanakan anjuranmu, walaupun aku tak yakin bahkan mentertawaimu. Setelah seminggu, nada suara putraku kepadaku mulai berubah, dan pertama kali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian. Namun demikian aku masih ragu. Kemudian kudapati putraku mandi, padahal aku tak menyuruhnya.

Minggu kedua dan aku terus mendoakannya sesuai anjuranmu. Putraku itu membukakan pintu untukku dan menyapaku,

 “Apa kabar ibu?” dengan suara lembut yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu. Aku gembira tak terkira walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya sama sekali.

Suatu ketika, pada waktu yang lain aku menelepon di ponselnya, dan dia menjawabku dengan nada yang berbeda dari biasanya : “Bu, aku di samping masjid dan aku baru akan salat waktu ibu meneleponku.”

Aku tidak mampu menahan tangisku, bagaimana mungkin dia yang tak pernah salat bisa mulai salat dan dengan lembut menanyaiku apa kabar? 
Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai sejak kapan engkau mulai salat ? Jawabnya; “Aku sendiri tak tahu bu, waktu aku di dekat masjid mendadak hatiku tergerak untuk salat. 
Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat.”

Anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku dan sangat menghormatiku. Tak pernah aku mengalami kebahagian seperti ini walaupun aku sebelumnya sering hadir di majelis-majelis zikir dan pengajian-pengajian.”

Demikian dahsyatnya ridha dan pentingnya doa seorang ibu. Karena beratnya kehidupan sehari-hari, seringkali seorang ibu melupakan ridha dan doa untuk anak-anaknya, sering juga dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi adalah jalan lebih baik untuk perkembangan anak-anaknya; padahal justru ridha doa ibu adalah jalan tersingkat untuk mencapai kebahagiaan anak-anaknya di dunia dan akhirat.

Jangan pernah bilang: “Ah.......!!! anakku masih kecil, ngapain didoakan ?” Bagaimana jika engkau menunggu mereka makin besar dan dewasa, dan menjadi tua, di saat mereka lebih butuh akan doa-doamu, padahal mungkin waktu itu engkau sudah di haribaan Ilahi?

Jadi doakan mereka mulai sekarang, dan jadilah orang yang bermurah hati dengan doa-doamu untuk mereka. Allah SWT telah mengaruniai para ibu sebagai wasilah bagi anak-anak dalam hubungan mereka dengan Allah SWT melalui ridha dan doa untuk mereka.

Seorang ibu bisa melakukannya kapanpun dia mau. 
Ketuklah pintu-Nya kapan saja, Allah SWT tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur.

Jumat, 10 Januari 2020

KELOR & JAHE

🌿 *KELOR & JAHE* 🌱

*"Wow!* Kombinasi           *Sakti* *Kelor+Jahe* ternyata ampuh melawan semua penyakit, bahkan yg terganas sekalipun
*Intisari Grid*

Duet maut daun kelor & jahe sangat ampuh melawan berbagai penyakit | healthtips
Intisari-Online.com  

Sejak tahun² lalu, daun kelor sudah menjadi tanaman yg populer di Dunia. Di Luar Negeri, kelor dikenal sebagai *moringa* & dijuluki sebagai pohon kehidupan oleh masyarakat Amerika.
Sementara itu, jahe juga salah satu jenis rempah yg paling sehat & paling enak dikonsumsi.
Popularitas jahe sudah mendunia & diakui bahwa manfa'atnya luar biasa.

Dilansir dari _readandigesthealth,_ inilah khasiat super dari kelor dan jahe.
*Manfa'at Kelor:*
1. Sebagai *analgesik alami* yg bisa mengurangi migrain, sakit kepala & semua rasa nyeri yg dirasakan oleh tubuh.
2. Memiliki *efek anti-inflamasi* yg bisa meringankan arthritis & peradangan.
3. Kandungan mineral seperti *magnesium, zinc, potasium & kalsium* bisa mencegah tubuh terserang berbagai virus & penyakit.
4. Daun kelor populer karena kandungan *benzil isothiocyanate* yg telah diteliti mampu melawan perkembangan sel kanker dlm tubuh.
5. Menurunkan *kolesterol* dg lebih efektif dibandingkan obat² kimia.
6. Menjaga agar asam lambung tidak naik & mengandung efek *anti-ulkus* untuk mengobati maag & penyakit perut lainnya.
7. Mampu menghambat penyakit *liver.*
8. Meningkatkan *metabolisme tubuh* dan membantu pembakaran kalori dg cepat.
9. Kandungan serat yg tinggi bisa membantu kita dalam proses *diet.*

*Manfaat Jahe*
1. Melawan berbagai penyakit khususnya *flu, batuk, pilek, diabetes & diare.*
2. Senyawa *bioaktifnya* membantu otak bekerja lebih maksimal.
3. Menurut penelitian, jahe sangat ampuh melawan *diabetes tipe 2 & bisa mengendalikan kadar gula darah.*
4. Mencegah *mabuk perjalanan* dg dikonsumsi paling sedikit tiga jam sebelum memulai perjalanan.
5. Efektif mengurangi *nyeri otot & nyeri haid.*
6. Mengatasi *mual & muntah*. Khususnya bagi wanita hamil & penderita kanker setelah kemoterapi.
7. Menghambat masalah perut karena memiliki kandungan *anti-bakteri* yg tinggi.

Dengan banyaknya manfa'at kelor & jahe, Anda bisa menggabungkan keduanya untuk mendapat suplemen makanan alami yg super ampuh.
Penelitian terbaru menunjukan bahwa jika *kedua bahan* menakjubkan ini digunakan bersamaan *dg jumlah kombinasi yg tepat* menghasilkan hasil yg jauh lebih cepat & lebih efektif daripada yg lain.  
*Cara membuat campuran kelor & jahe*

*Bahan:*
- 85 gram jahe segar
- 10 lembar daun kelor,
-    1 sendok teh madu
-    4 gelas air.

Bersihkan & potong jahe menjadi bagian² kecil, lalu rebus dg air selama 10 menit. Setelah itu, matikan api & tambahkan daun kelor. Tunggu hingga beberapa menit, saring campuran itu & tambahkan madu. Minumlah ramuan ajaib ini tiap bangun tidur & di malam hari sebelum tidur. 
Jadikan ini sebagai rutinitas harian & Anda tidak lagi membutuhkan suplemen kimia.
*Yuk, kita coba!*

*BACA SUMBER LAPORAN*
Wow! Kombinasi ‘Sakti’ *Kelor+Jahe* ternyata sgt ampuh lawan semua penyakit, bahkan yg terganas sekalipun http://tz.ucweb.com/2_3LSyG

*Smg membawa manfa'at bagi Saudara2 & Kita Semua dimana saja berada...Aamiin*

Kamis, 02 Januari 2020

MENGUATKAN PONDASI PERNIKAHAN

_Materi Pascanikah_

☘ *MENGUATKAN PONDASI PERNIKAHAN*☘

-Cahyadi Takariawan-
_disarikan dari artikel dalam pakcah.id Program Setahun Bersama Pak Cah_

Pernikahan adalah sebuah fase kehidupan yang tidak serta Merta terjadi. Ada perencanaan dan persiapan untuk membuat sebuah pernikahan terwujud. Bahkan setelah pernikahan itu terjadi persiapan-persiapan untuk mengarungi bahtera pernikahan tetap dilakukan karena pernikahan adalah ibadah seumur hidup. Untuk bisa melaksanakan ibadah terlama ini maka banyak hal yang perlu dilakukan diantaranya adalah menguatkan pondasi pernikahan.
Pondasi pernikahan ini yang kemudian akan membantu pasangan suami istri untuk tetap bersama-sama mempertahankan dan meraih kebahagiaan pernikahan. 

Berikut adalah beberapa pondasi utama dalam pernikahan:
💞 *1. Rahasia IMAN*
Salah satu tujuan pernikahan adalah mendapatkan ketentraman lahir batin yang kemudian membuahkan kebahagiaan. 
Ada rahasia sangat penting yang tidak banyak diketahui manusia. Bahwa sesungguhnya kebahagiaan itu bersemayam dalam keimanan. Tanpa keimanan, orang tidak akan menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan fundamental dalam kehidupan. Cobalah jawab pertanyaan fundamental berikut ini: dari mana manusia berasal, untuk apa manusia diciptakan, dan akan kemana setelah meninggal. Tanpa iman, yang tersisa hanya kegelisahan. Karena tak menemukan jawaban yang memuaskan akal pikiran.

Kita bisa berbahagia menjalani peran kehidupan, karena sudah memiliki jawaban yang pasti akan berbagai pertanyaan fundamental tersebut. Semua manusia akan berada dalam kegelisahan, saat tak mampu menemukan jawaban. Mereka mencoba menyusun argumen, membuat teori, dan menciptakan logika. Namun semua yang mereka bangun tak akan bisa memberikan ketenangan dan kebahagiaan dalam kehidupan, apabila tidak dilandasi dengan keimanan. Maka menolak iman akan  menghancurkan kebahagiaan.

*Iman Sebagai Kontrol Perbuatan*
Demikian pun dalam kehidupan pernikahan serta berumah tangga. Pernikahan tanpa iman, bisakah? Rumah tangga tanpa keimanan, seperti apa? Bagaimana menjawab pertanyaan fundamental: mengapa menikah, untuk apa menikah, bagaimana menikah? Jika tak ada keimanan, pernikahan adalah permainan. Jika tanpa iman, rumah tangga adalah canda belaka. Tak ada yang sakral, tak ada yang harus dijaga. Lalu bagaimana bisa bahagia?

Jika tidak ada iman, seseorang tidak akan takut kepada Allah. Jika kepada Allah saja sudah tidak takut, hal apa yang bisa menjaga kebaikan seseorang? Tentu sudah tidak ada lagi. Seorang suami akan mudah melakukan tindakan apa pun, jika tidak memiliki rasa takut kepada Allah. Seorang istri bisa melakukan perbuatan apa saja, jika tidak takut kepada Allah. Tak ada yang bisa mengontrol tindakan, apabila tidak ada keimanan. Rumah tangga akan cepat karam apabila tidak ada lagi manajemen risiko, tak ada lagi kontrol perbuatan, semua orang boleh berbuat semaunya.

Inilah sebabnya, kebahagiaan harus berlandaskan keimanan. Mengapa iman bisa memberikan kebahagiaan? Karena iman adalah pokok kebajikan.
Kita bahagia menjalani peran kehidupan, karena sudah memiliki jawaban yang pasti akan berbagai pertanyaan fundamental tersebut. Semua manusia akan berada dalam kegelisahan, saat tak mampu menemukan jawaban. Mereka mencoba menyusun argumen, membuat teori, dan menciptakan logika. Namun semua yang mereka bangun tak akan bisa memberikan ketenangan dan kebahagiaan dalam kehidupan, apabila tidak dilandasi dengan keimanan.

Demikian pun dalam kehidupan pernikahan serta berumah tangga. Pernikahan tanpa iman, bisakah? Rumah tangga tanpa keimanan, seperti apa? Bagaimana menjawab pertanyaan fundamental: mengapa menikah, untuk apa menikah, bagaimana menikah? Jika tak ada keimanan, pernikahan adalah permainan. Jika tanpa iman, rumah tangga adalah canda belaka. Tak ada yang sakral, tak ada yang harus dijaga. Lalu bagaimana bisa bahagia?

Jika tidak ada iman, seseorang tidak akan takut kepada Allah. Jika kepada Allah saja sudah tidak takut, hal apa yang bisa menjaga kebaikan seseorang? Tentu sudah tidak ada lagi. Seorang suami akan mudah melakukan tindakan apa pun, jika tidak memiliki rasa takut kepada Allah. Seorang istri bisa melakukan perbuatan apa saja, jika tidak takut kepada Allah. Tak ada yang bisa mengontrol tindakan, apabila tidak ada keimanan. Rumah tangga akan cepat karam apabila tidak ada lagi manajemen risiko, tak ada lagi kontrol perbuatan, semua orang boleh berbuat semaunya.

Inilah sebabnya, kebahagiaan harus berlandaskan keimanan. Mengapa iman bisa memberikan kebahagiaan? Karena iman adalah pokok kebajikan. Semua menjadi indah karena ada kontrol perilaku terhadap orang-orang yang beriman. Dengan iman akan memberi kebahagiaan.

💞 *2. Kebahagiaan Hanya Ada dalam Ketaatan Kepada Allah*

Dalam artikel sebelumnya, telah kita bahas bahwa fondasi utama bagi hadirnya kebahagiaan adalah keimanan. Di atas landasan keimanan inilah kita membangun kehidupan yang dipenuhi keindahan. Syaratnya, harus mau mentaati aturan dari Zat Yang Maha Menciptakan alam.

Membangun happy family, harus dimulai dengan proses pernikahan yang benar. Dalam hukum pernikahan sesuai syariat agama, ada rukun dan syarat yang harus dipenuhi. Ada tata cara yang harus dijalani sesuai sunnah Nabi, ada pula berbagai larangan yang harus dijauhi. Sepanjang menaati tuntunan Allah dan Rasul, akan bisa memberikan pondasi spiritual yang kuat di dalam prosesnya. Keberkahan dari Allah akan lebih bisa diharapkan apabila kita mentaati ajaran-Nya.

Menikah adalah ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia. Maka kebaikan dan kelurusan proses pernikahan menjadi pilar penting untuk merealisasikan niat ibadah tersebut. Jangan ada pelanggaran dan kemaksiatan sepanjang proses pernikahan, karena tengah menunaikan ibadah yang sakral. Berhati-hatilah dalam menapaki setiap langkah dan prosesnya, karena semakin baik prosesnya, akan semakin baik pula hasilnya. Taati sepenuhnya aturan dan arahan Allah dan Rasul-Nya, sejak dalam proses pernikahan, hingga menjalani kehidupan berumah tangga bersama pasangan.

Jangan mengira bahwa kebahagiaan pernikahan terjadi hanya karena Anda menikah dengan seseorang yang Anda cintai. Jangan mengira kebahagiaan berumah tangga hanya karena bergelimang materi. Betapa banyak orang menikah dengan pasangan yang dicintai, namun berujung kepada petaka dalam kehidupan rumah tangga. Betapa banyak keluarga bergelimang harta, namun memiliki keluarga seperti neraka. Maka yakinlah bahwa kebahagiaan itu ada dalam ketaatan kepada aturan Sang Pencipta manusia dan alam semesta

Rabu, 20 November 2019

Mengapa Perlu Muhasabah Diri?

*Mengapa Perlu Muhasabah Diri?*

Ketika seseorang melakukan muhasabah maka akan tampak jelas di hadapannya atas dosa-dosa yang dilakukan. Bagaimana mungkin seorang anak cucu Adam dapat melihat dosa dan aibnya tanpa melakukan muhasabah?!

By Noviyardi Amarullah Tarmizi 17 March 2016

    

Pertanyaan di atas mungkin banyak menghampiri benak seorang muslim, ada di antara mereka yang memilih untuk menyibukkan diri dengan urusan dunianya tanpa memikirkan apa yang akan menjadi bekalnya di akhirat. Ada pula yang beribadah sebagaimana apa yang Allah perintahkan, namun ibadahnya hanyalah sebagai rutinitas. Mereka shalat lima waktu setiap harinya, berpuasa dan mengeluarkan zakat setiap tahunnya akan tetapi semua itu tidak berdampak pada akhlak dan pribadinya, maksiat pun terkadang masih dilakukan. Motivasi untuk memperbaiki amalan-amalan yang ada tak kunjung hadir, penyebabnya satu karena melupakan muhasabah diri sehingga orang-orang seperti ini sudah merasa cukup dengan amalan yang telah dilakukan. Di sinilah pentingya muhasabah, ada beberapa hal lainnya yang menjadi alasan kenapa muhasabah perlu dilakukan, diantaranya:

*1. Muhasabah merupakan perintah dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala*.

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18).

*2. Muhasabah merupakan sifat hamba Allah yang bertaqwa*.

Seseorang yang bertaqwa adalah mereka yang membawa sebaik-baik bekal, dan dalam perjalanan mencari bekal tersebut tak jarang seseorang merasa lelah dan bosan yang mengakibatkannya tak mawas diri sehingga tergelincir dan terjatuh dalam futur (lemah semangat untuk melakukan amal shalih). Muhasabah akan membantu seseorang untuk menghadapi berbagai rintangan yang ia temukan dalam pencariannya akan bekal tersebut. Maimun bin Mahran rahimahullah berkata:

لَا يَكُوْنُ الْعَبْدُ تَقِيًّا حَتَّى يَكُوْنَ لِنَفْسِهِ أَشَدُّ مُحَاسَبَةً مِنَ الشَّرِيْكِ الشَّحِيْحِ لِشَرِيْكِهِ

“Tidaklah seorang hamba menjadi bertaqwa sampai dia melakukan muhasabah atas dirinya lebih keras daripada seorang teman kerja yang pelit yang membuat perhitungan dengan temannya”.

*3. Buah manis dari muhasabah adalah taubat*.

Ketika seseorang melakukan muhasabah maka akan tampak jelas di hadapannya atas dosa-dosa yang dilakukan. Bagaimana mungkin seorang anak cucu Adam dapat melihat dosa dan aibnya tanpa melakukan muhasabah?!

Banyak di antara manusia yang melakukan kemaksiatan, namun Allah masih memberikan nikmat kepadanya, dia tidak menyadari bahwa ini adalah bentuk istidraj (penangguhan menuju kebinasaan) dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala, sebagaimana firman-Nya:

وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, nanti Kami akan menarik mereka dengan berangaur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.” (QS. Al-A’raf: 182).

Orang-orang yang memahami ayat Allah ini, akan takut atas peringatan Allah tersebut dan dia akan senantiasa mengintrospeksi dirinya, jangan sampai nikmat yang Allah berikan kepadanya merupakan bentuk istidraj. Muhasabah yang mengantarkan kepada pertaubatan di awali dengan memasuki gerbang penyesalan. Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

النَّدَامَةُ تَوْبَةٌ

“Menyesal adalah taubat.” (HR.Ibnu Majah no. 4252, Ahmad no.3568, 4012, 4414 dan 4016. Hadist ini dishahihkan oleh al-Albani dalamShahiih al-Jaami’ ash-Shaghir no.6678)

 

Wallahu A’lam.

Surabaya, 5 Jumadats Tsaaniyyah 1437 / 14 Maret 2016

***

Penulis: Noviyardi Amarullah Tarmizi

Artikel Muslim.or.id

Sumber: https://muslim.or.id/27695-mengapa-perlu-muhasabah-diri.html

Minggu, 17 November 2019

SAAT MALAS BERIBADAH

*SAAT MALAS BERIBADAH*
Quranic Motivation

****

Saat malas beribadah...
Saat berat untuk baca Al-Qur’an...
Saat berat untuk sedekah...
Saat susah untuk berbakti pada orangtua...
Saat sulit melakukan kebaikan...
Ada satu tips untuk mengatasi semua kemalasan itu semua.
Tipsnya adalah : *“Ingatlah KEMATIAN”*. Sabda Rasulullah
shalallahu 'alaihissalam, orang yang cerdas adalah orang yang
banyak mengingat kematian.
Jika kita mengingat kematian. Maka sudah seharusnya kita
kembali menemukan semangat hidup, semangat ibadah.
Kita ini kan hanya singgah sementara saja didunia ini.

Milyaran manusia telah masuk kedalam kubur. Menunggu hisab dihari perhitungan Amal. Mereka yang sudah masuk kedalam kubur, meminta agar bisa beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Meminta agar bisa sedekah walau dengan sebutir kurma.
Meminta agar bisa bergabung dengan orang shalih.
Meminta agar bisa shalat barang dua rakaat.
Saat kamu mengalami kefuturan dalam ibadah. Kemalasan
dalam ibadah.

Ingatlah tentang kematian. Mau bawa bekal apa ke akhirat? Sudah seberapa banyak bekal amal shalih yang disiapkan? Berapa banyak dosa yang belum tertaubati dan terampuni oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Ingatlah kematian...
Karena dengan mengingat kematian. Hatimu akan menjadi
lembut.

Jika dengan mengingat kematian hatimu masih sulit untuk
bergerak beribadah, mintalah kepada Allah HATI YANG BARU
karena sejatinya mungkin hati kita telah lama mati.

Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari
padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan
dikembalikan kepada (Allah Subhanahu Wa Ta’ala), yang
mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan
kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
(QS. Al-Jumu’ah [62] : 8)
Selamat mengingat dan mempersiapkan kematian kita.

****

Quranic Motivation
Ahad, 10 November 2019

Silahkan forward tulisan ini ke jejaring sahabat, teman dan keluarga anda. Semoga membawa berkah dan manfaat.

Minggu, 04 Agustus 2019

Buat yang suka dikomplen anknya krn nanya itu mulu

Buat yang suka dikomplen anknya krn nanya itu mulu ( ngapain aja td di sekolah) 😁

Tulisan ini mengingatkan saya atas ceramah ust.Karim tempo hari. Kudu kreatif bertanya pd ank sepulang sekolah 😁

*20 Pertanyaan Keren Untuk Anak Sepulang Sekolah*

Bertanya pada anak tentang kegiatan di sekolah mungkin tidak semudah yang dibayangkan. Seorang ayah mengisahkan bagaimana pertanyaan yang biasa dilontarkan banyak orangtua ternyata kurang efektif untuk menggali bagaimana anak berperilaku di kelas. Seperti beberapa orangtua yang lain, sang ayah bertanya, “Gimana sekolahnya hari ini?” dan menemukan jawaban yang sama dari sang anak yang duduk di bangku SMP, “Baik, Yah.”

Namun saat mengecek rapor daring (online) atau hadir dalam pertemuan dengan guru di sekolah, sang ayah mendapatkan gambaran yang jauh berbeda dari jawaban “baik” dari si anak. Meskipun secara umum nilai ulangannya bagus, ia sering luput mengumpulkan tugas tepat waktu, dan hal tersebut membuat prestasi akademiknya menurun.

Agar tidak kehabisan ide dalam bertanya seputar kegiatan anak di sekolah – dan tidak melulu menanyakan hal yang sama setiap hari – saya memutuskan untuk mencari berbagai pertanyaan keren yang digunakan para pendidik sekaligus orangtua sepulang anak sekolah. Liz Evans, seorang mantan guru, blogger, sekaligus ibu dari tiga anak menuliskan dua artikel berisi puluhan pertanyaan keren. Saya sendiri akan mencoba mencuplik 20 pertanyaan paling keren yang bisa Ayah Ibu tanyakan kepada anak sepulang sekolah.

1. Siapa/apa yang membuatmu tertawa di sekolah hari ini?

2. Siapa temanmu yang paling konyol di kelas? Mengapa ia konyol sekali?

3. Apa tempat yang paling kamu sukai di sekolah?

4. Di mana kamu paling sering menghabiskan waktu saat jam istirahat?

5. Dengan siapa kamu bermain/beraktivitas di jam istirahat?

6. Apa kata/cerita aneh yang kamu dengar hari ini?

7. Apa topik yang sedang hangat dibicarakan oleh teman-temanmu?

8. Siapa yang kamu bantu hari ini? Apa yang kamu lakukan untuk membantunya?

9. Siapa yang membantumu hari ini? Apa yang dia lakukan untuk membantumu?

10. Kalau bisa memilih, kamu ingin duduk sebangku dengan siapa?

11. Kalau ada murid baru datang untuk bertukar tempat dengan salah satu temanmu di kelas, siapa teman yang kamu pilih untuk bertukar tempat dengan murid baru tersebut? Mengapa?

12. Adakah temanmu yang absen hari ini? Apakah suasana kelas berubah tanpa dia?

13. Jika besok kamu bisa belajar satu hal saja di kelas, apa pelajaran yang kamu pilih?

14. Jika besok kamu bisa menjadi guru, topik/pelajaran apa yang ingin kamu ajarkan?

15. Apa hal yang kamu tanyakan hari ini di kelas? Mengapa kamu menanyakannya?

16. Jika kamu bisa mengubah hari ini ke dalam sebuah lagu, seperti apa kira-kira nadanya? Bernada gembira? Sedih? Datar-datar saja? Santai?

17. Hal apa yang paling kamu nantikan hari ini di sekolah? Apakah hal tersebut terjadi/tidak? Bagaimana perasaanmu?

18. Hal apa yang bisa lebih sering kamu lakukan di sekolah?

19. Kegiatan apa yang mungkin tidak perlu kamu ulangi di sekolah?

20. Kalau nanti gurumu datang ke rumah, kira-kira apa yang beliau ceritakan pada Ayah Ibu?

_orang cerdas dikenal dari jawaban-jawabannya_

_Orang bijak dikenal dari pertanyaan-pertanyaannya.