Sabtu, 22 Desember 2018

IBUMU SARJANA APA

💐❤EDISI HARI IBU❤💐

*" IBUMU SARJANA APA ? "*

Ibuku gelarnya adalah MSi : Master Segala ilmu.

Tak terbayang bukan, menjadi ibu yang baik itu harus banyak belajar dan terus belajar, lifelong education istilah kerennya.

1. Ibu harus belajar Akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya untuk kebutuhan rumah tangga, tabungan, serta menata pemasukan & pengeluaran yang seimbang.

2. Ibu harus belajar ilmu Tata Boga, chef, atau perhotelan, belajar mengatur masakan keluarga dengan kreatif, supaya tidak bosan.

3. Ibu harus belajar ilmu Keguruan. Ia harus menguasai ilmu yang diajarkan di sekolah dasar, agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dengan PR-nya.

4. Ibu harus belajar Agama, karena ibu-lah yang pertama kali mengenalkan anak pada Allah, membangun akhlak yang luhur serta iman yang kokoh.

5. Ibu harus belajar Ilmu Gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga, setiap hari.

6. Ibu harus belajar Farmasi, agar dapat memberi pertolongan awal pada keluarga yang sedang sakit dan menyediakan obat-obatan ketika keadaan darurat.

7. Ibu harus belajar Keperawatan, karena beliaulah yang merawat anak/suami ketika sakit. Yang menyeka tubuhnya ketika tidak diperbolehkan mandi, mengganti kompres. Ibu adalah perawat yang handal.

8. Ibu harus belajar ilmu Kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan, kebersihan melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk, dll.

9. Ibu harus belajar Psikologi, agar bisa berkomunikasi dengan baik saat menghadapi anak-anak di setiap jenjang usia, juga sebagai teman curhat suami yang terbaik, ketika suami sedang mengalami masalah.

10. Ibu juga bisa cari uang (bekerja)

Seandainya ibu harus kuliah dulu, butuh berapa lama? Bisa jadi lebih dari 9 jurusan di atas tadi.
Begitu luar biasanya seorang ibu, dengan multi talentanya, kesabarannya merawat, mendidik & menemani anak-anak dan suami tercinta. Sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk ibu kita?

“Seorang ibu bisa merawat 10 anak, namun 10 anak belum tentu bisa merawat satu ibunya."

Selamat BERBAHAGIA  untuk semua Ibu-Ibu Cantik ....happy mother's day 💞💐

Kamis, 13 Desember 2018

*Ibuku Inspirasiku*

*Ibuku Inspirasiku*

☪ Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc
Menteri Pariwisata Republik Indonesia ☪

Terima kasih, Merry Riana. Saya dimasukkan dalam daftar orang yang memiliki kisah kehidupan yang luar biasa. Bahkan dinilai telah berhasil melampaui batas kemampuan saya. Dari Impossible menjadi I’m Possible. Sebuah kehormatan yang luar biasa buat saya. Sekali lagi terima kasih.

Tentu, tidak elok jika saya menuturkan kisah-kisah “luar biasa” itu di sini. Biarlah orang lain yang lebih jernih melihat, lebih fair memandang dan lebih objektif menilai saya. Tetapi, sebagai inspirasi, buat khalayak ramai, saya ingin bercerita: Mengapa saya bisa melakukannya?

Menjawab pertanyaan “why” itu jauh lebih bermakna, lebih merasuk ke dalam dan lebih menginspirasi anak-anak muda sekarang. Jawaban pendeknya: Saya mencintai dan memuliakan Ibu saya sepenuh hati. Ibu adalah segala-galanya buat saya.

Nah, di sinilah, inti sari pelajaran berharga itu. Inilah rahasia saya, rasa cinta pada Ibu sangatlah personal dan saya meyakini ketika sesuatu itu sangat personal, maka ia akan sangat general. “The most personal, the most general.”

Artinya, pengalaman personal mirip saya dengan Ibu ini juga pasti dialami oleh orang-orang lain. Dengan begitu saya berharap pengalaman-pengalaman yang saya tuliskan ini bisa semakin kuat menginspirasi dan pembelajaran bagi banyak orang.

Ibu adalah segala-galanya bagi saya. Ibu adalah inspirasi terbesar dalam hidup saya. Ibu saya lah orang yang paling berjasa dalam hidup saya, yang berjuang untuk kami anak-anaknya tanpa pamrih. Kasih Ibu mengalir begitu deras, layaknya air terjun, tanpa mengenal berhenti.

Tak ada peristiwa besar dalam hidup saya tanpa restu dari Ibu. Mau sekolah, mau ujian masuk perguruan tinggi, mau tes masuk ke perusahaan, mau kerja, saya selalu minta doa dan restu ke Ibu. Itu sebabnya begitu Ibu meninggal, saya kehilangan pegangan, karena sudah tak ada lagi yang mendoakan.

Kadang-kadang saya berpikir, hidup saya kok gampang. Alhamdulillah, sering sekali saya bisa lepas dari beragam masalah demikian mudah. Saya meyakini itu semua karena doa Ibu. Kalau bukan karena doa Ibu tidak mungkin bisa semudah itu. Ibu seringkali, bahkan mungkin sepanjang hidupnya, selalu sholat malam atau sholat Dhuha untuk mendoakan anaknya.

Saya percaya, ridho Ilahi adalah ridho Ibu. Murka Ilahi adalah murka Ibu. Itu dijamin oleh Tuhan.

Saya teringat masa kecil, setiap kali Ibu datang ke perkawinan, makanannya tidak pernah ia makan. Makanan dibungkus dan dibawa pulang untuk anak-anaknya. Dulu telur dan paha ayam adalah barang mewah, hanya sesekali kami menikmatinya. Kalau Ibu memasak telur maka telur itu dipotong sama rata untuk anak-anaknya. Kalau memasak ayam, maka ayam itu disuwir-suwir rata untuk seluruh anak-anaknya.

Ibu kalau sedang kesusahan tak pernah mau cerita ke anak-anaknya. Hutang berapapun ia lakukan demi kami anak-anaknya. Ia sering menggadaikan barang tanpa pernah kami tahu sedikitpun. Itulah ketulusan Ibu.

Karena peristiwa-peristiwa kecil itu, setiap kali menonton film tentang Ibu, tanpa bisa dikendalikan, pasti air mata saya meleleh. Sekejap kemudian wajah Ibu pun hadir.

Kalau pulang kampung ke Banyuwangi, setiap hari saya ke kuburan Ibu. Kalau saya pulang ke Banyuwangi 7 hari, maka 7 hari pula saya ziarah. Minimal pagi setelah sholat Subuh dan sore hari. Setiap kali menyentuh kuburan Ibu saya merasakan kedekatan dengannya. Mungkin di situ saya curhat ke Ibu: ingin menceritakan kebahagiaan, kegalauan, berdoa, berdialog tanpa kata-kata. Bisa sejam saya duduk bersimpuh di makam Ibu.

Dalam buku Great Spirit, Grand Strategy (2013) saya secara khusus menulis mengenai “spirit of Ihsan”. Di situ saya ilustrasikan karakter Ihsan dengan sifat-sifat mulia dari seorang ibu.

Mengapa ibu kita mencintai kita dengan tulus ikhlas?  Mengapa ibu kita membesarkan kita tanpa pamrih apapun?  Mengapa ibu kita mengasuh dan merawat kita dengan penuh kasih, penuh sayang?

Ini juga menginspirasi saya. untuk berpikir mega. Berpikir tanpa pamrih, tanpa harap, semua penuh kasih, sarat cinta. Semakin banyak memberi, semakin banyak menerima. The more you give, The more you get.

Saya kemudian bertanya lagi. Penuh kasih, penuh sayang itu sifat siapa?
Sifat siapakah Ar Rahman (pengasih) dan Ar Rahim (penyayang) itu? Itu tak lain adalah sifat-sifat Tuhan.

Karena itu saya katakan, ibu kita hebat dan mulia karena ia menggunakan sifat Tuhan untuk mengasuh dan membesarkan anak-anaknya. Ketika ibu kita menggunakan sifat-sifat Tuhan, maka ia adalah orang yang paling hebat di dunia.

Karena itu saya mengatakan: “ibu adalah malaikatmu.”

Dulu, setiap ditanya nantinya saya mau pensiun di mana? Saya selalu menjawab di Banyuwangi. Namun setelah tahun 2000-an, saat ditanya lagi saya mau pensiun di mana, saya tidak bisa menjawabnya. Kenapa? Karena Ibu sudah tidak ada. Ibu meninggal 4 Februari 1994.

Saya kemudian sadar, ketika saya menjawab akan pensiun di Banyuwangi, itu karena saat itu masih ada figur Ibu. Tapi ketika Ibu tidak ada lagi, saya sulit menjawabnya. Terbukti bahwa orientasi hidup saya adalah ke Ibu. Begitu Ibu tiada saya menjadi seperti kehilangan pijakan. Saya mengalami disorientasi.

Saya tidak pernah bisa menjawab pertanyaan itu sampai akhirnya saya membaca di surat kabar ada salah seorang tokoh perbankan nasional membeli sebuah vila di Bali. Ada seorang wartawan bertanya kepadanya, “Apakah Bapak mau pensiun di Bali?” Jawab si tokoh, “Tidak, saya beli vila hanya untuk berlibur di akhir pekan. Saya akan pensiun di mana anak-anak saya berada.”

Sejak saat itu saya punya jawaban: saya akan pensiun di mana anak-anak saya berada.

Ada cerita lain saat adik saya yang terakhir menikah. Saya bahagia karena ikut menjadi panitia. Tak lama setelah itu Ibu tiada. Saya melihat wajah Ibu yang begitu bahagia karena menyaksikan anak terakhirnya menikah, seolah tugasnya sebagai ibu telah selesai. Ia telah mengantarkan anak-anaknya mencapai sukses dan kebahagiaan. Saya teringat, saat itu di dapur belakang serta-merta saya memeluk Ibu dengan kebahagiaan yang luar biasa.

Manusia adalah mahluk rohani yang akan menjalani kehidupan berikutnya di akhirat. Bagaimana cara kita berinvestasi untuk kehidupan di akhirat? Caranya dengan membelanjakan uang kita di jalan Tuhan. Apa itu? Zakat, infak, sodaqoh (ZIS). Saya bukanlah ahli agama, tapi saya berpendapat membahagiakan ibu itu nomor satu. Itu adalah kewajiban utama seorang anak. Bahkan, menurut saya, kita tak boleh berzakat sebelum setor ke ibu.

Karena itu ketika menerima gaji pertama sebagai karyawan dengan sukacita saya memberikan semuanya ke Ibu. Saya teringat, saat itu Ibu menangis bahagia. Gaji saya seamplop-amplopnya dibawa ke kamar untuk ditunjukkan ke Bapak. 

Ibu adalah segalanya bagi saya. Karena itu saya punya prinsip: Kalau Anda mau menjadi orang bahagia, bahagiakanlah ibumu. Kalau Anda mau menjadi orang hebat, hebatkanlah ibumu.

Jadi kalau saya dianggap sebagai orang sukses, maka saya lebih senang dan bangga jika dikenang sebagai orang yang sukses membahagiakan Ibu.

Ingat, kesuksesan yang hakiki adalah kesuksesan dalam membahagiakan ibu Anda. Dan, saya merasakan, sukses melampaui batas kemampuan itu, karena kekuatan doa ibu.(*)

Kamis, 22 November 2018

Waspada Kurangnya Figur Ayah Bisa Membuat Anak Melakukan Penyimpangan Seksual

Waspada Kurangnya Figur Ayah Bisa Membuat Anak Melakukan Penyimpangan Seksual

🍃🌱🍃

🌐 Para Ortu Bijaksana,  hususnya para ayah, sadari bahwa tugas Anda bukan hanya menafkahi istri dan anak! Andalah yang paling bertanggungjawab di akhirat kelak jika istri dan anak-anak Anda 'rusak' akhlak dan mentalnya.

🌐 Bahkan, kehilangan figur ayah bisa membuat anak terjerumus pada kegiatan penyimpangan seksual, baik seks bebas ataupun LGBT.

🌐 Hasil penelitian dari Konferensi Keluarga Indonesia, remaja yang bermasalah kebanyakan berasal dari keluarga tanpa ayah—85% remaja masuk penjara, 63% bunuh diri, 80% pelaku pemerkosaan, 85% penyimpangan tingkah laku. Na'udzubillah min dzalik.

🌐 Wahai ayah, berapa kali kah Anda memeluk anak-anak dalam sehari? Berapa lamakah Anda mendengarkan celotehan anak sekaligus bermain bersama mereka dalam sehari? Seberapa dekat hubungan Anda dengan putra-putri di rumah? Apakah mereka berani memberitahukan rahasia-rahasia kecilnya pada Anda?

🌐  Sungguh berat azab Allah jika Anda menyia-nyiakan anak titipanNya, dan hanya mengandalkan istri untuk mendidik anak. Sedangkan pendidikan istri juga merupakan tanggungjawab Anda.

🌐 Dari sekian banyak kasus penyimpangan seksual, terutama LGBT, jika ditelusuri lebih jauh pada diri pelaku maupun korban, sekitar 60% ada hubungannya dengan rasa haus akan figur ayah di masa kecil (Yayasan Peduli Sahabat, Agung Sugiarto).

🌐 Bahkan hasil penelitian lainnya 100% gay adalah disebabkan kehilangan figur ayah. Entah karena cara mendidik yang keras, ayah yang terlalu sibuk bekerja, atau justru karena pola asuh yang overprotektif.

🌐 Coba bayangkan kebanyakan pola asuh dan pendidikan saat ini:  Anak usia 0 sampai 2 tahun pengasuhan full oleh ibu. Usia pre-school, 90% guru di sekolah-sekolah pre-school adalah perempuan. Usia TK, tenaga pendidik pun didominasi oleh guru perempuan. Usia SD, tenaga pendidiknya pun didominasi oleh guru perempuan. Di mana anak mendapatkan figur ayah?

🌐 Wahai Ayah, kembalilah ke rumah dan didik anak-anakmu agar menjadi putra dan putri yang penuh limpahan kasih ayah dan ibu.

🌐 Dan untuk ibu, jika memang tidak ada sosok ayah yang baik yang bisa diperkenalkan pada anak, maka dekatkan mereka pada om, paman, atau kakeknya. Agar figur ayah tidak 100% hilang.

ANAKKU, INILAH DUA KUNCI SUKSES

....
Oleh: Kak Eka Wardhana, Rumah Pensil Publisher

“Ayah dan Bunda, apa kuncinya agar aku sukses di masa depan?”

Pasti jawabannya, “Rajin belajar, Nak. Rajin belajar. Ingat itu ya! Jangan lupa: r-a-j-i-n b-e-l-a-j-a-r!”

Benar sih, rajin belajar. Tetapi belajar apa? Bila yang dimaksud adalah belajar di sekolah, dimana semua anak belajar hal yang sama dan harus meraih standar yang sama, hal itu hanya separo benar.

Kunci sukses yang pertama adalah menempuh hidup sesuai kemampuan. Ya, itu sajalah. Tidak sulit-sulit. Percuma deh ikut berbagai seminar mahal meraih sukses bila yang kita tempuh di luar batas kemampuan kita. Seminar, pelatihan dan yang lainnya memang sangat bermanfaat bila kemampuan dalam diri kita memang ada di situ.

Silakan jawab 2 pertanyaan ini:
1. Apa yang terjadi pada seseorang bila pekerjaan yang ia lakukan di bawah kemampuan dirinya?
2. Sebaliknya: apa yang terjadi pada seseorang bila pekerjaan yang ia lakukan ada di atas kemampuan dirinya?

Jawaban atas pertanyaan pertama adalah: bosan dan tidak termotivasi. Jawaban atas pertanyaan kedua adalah stress dan depresi.

Dulu saya sempat mengira kunci sukses adalah pantang menyerah! Maka yang saya lakukan saat kuliah di Teknik Elektro adalah bertahan dan berjuang! Apalagi perbandingan antara yang diterima kuliah dengan yang mendaftar adalah 1 berbanding 55. Maklum ikatan dinas. Begitu lulus langsung bekerja dengan gaji besar! Namun seberapa kuat pun saya bertahan dan berjuang, saya tidak mampu mengikuti prestasi teman-teman yang lain. Setelah 2 tahun bersusah payah saya harus menerima kenyataan: ini bukan bidangmu! Persis seperti petinju yang kalah KO walau sudah berlatih dan bertanding sekuat tenaga. Barulah setelah kuliah di psikologi dan bekerja di bidang penulisan anak, saya merasa telah berada di tempat yang sesuai. Sebuah pelajaran mahal di masa muda saya!

Banyak kasus seperti ini di sekitar kita: salah memilih jurusan kuliah, berhasil meraih gelar sarjana tetapi setelahnya tak tahu skill apa yang ia punya dan harus bekerja dimana. Kasus-kasus ini tidak boleh terulang lagi. Kuncinya: jujurlah pada kemampuan diri sendiri. Jadi sekali lagi, kunci pertama untuk bisa sukses dalam hidup adalah mampu mengukur kemampuan diri. Baju yang terlalu sempit atau terlalu longgar tidak akan nyaman dipakai.

Kunci kedua untuk sukses? Adalah melakukan pekerjaan yang sesuai dengan tabiat kemanusiaan.

Tabiat kemanusiaan itu cenderung pada hal-hal baik dan bersih. Jadi jangan coba-coba jadi pengedar narkoba walaupun untungnya besar. Jangan coba-coba jadi youtuber yang hanya mengekspose aurat atau hal-hal hedonis lainnya. Jangan coba-coba mengotori pekerjaan, pangkat dan jabatan dengan perilaku korup walaupun hanya berupa sekeping uang.

Ayah dan Bunda, jadi bila ditanya anak: “Apa yang bisa membuatku sukses di masa depan?”

Jawabannya adalah: “Jadilah dirimu sendiri, Nak. Lakukan pekerjaan yang kau sukai dan mampu lakukan. Serta jadilah orang yang shalih di manapun dan kapanpun.”

Dua kunci sukses itu: mengetahui kemampuan diri dan memilih pekerjaan yang sesuai tabiat kemanusiaan, sebenarnya sudah diletakkan Allah dalam fitrah kita.

Fitrah berarti asal kejadian sebagaimana diciptakan Allah ‘Azza wa Jalla, sesuatu yang bersih dan netral pada jiwa yang tidak terikat dengan keinginan dunia, sesuatu yang bertujuan selalu ingin kembali kepada Tuhan Mahapencipta.

Jadi katakan pada anak tak ada pekerjaan yang hina, yang hina adalah budi pekerti rendah orang-orang yang mengerjakannya. Sukses bukan hanya diukur dari berapa besar kekayaan yang berhasil kau dapat, tetapi seberapa banyak kebahagiaan dan ketentraman yang kau peroleh.

Salam Smart Parents!

Jangan Ciderai Fitrah Anak

🌱🌻Bidang Pendidikan FPOM SDIT UMMUL QURO 🌿🌻

*Weekly Reminder*

﴾ *Jangan Ciderai Fitrah Anak* ﴿

🔵Jangan pernah membandingkan anak. Karena setiap mereka punya keistimewaan masing-masing.

Umar bin Khatab hebat tapi tidak pernah dipilih menjadi panglima perang. Karena basic nya Umar tempramental,

Maka yang selalu terpilih jd panglima perang adalah Khalid bin Walid yang tenang dan bisa mengambil keputusan dengan tepat di lapangan karena ketenangannya.

🔵Anak yang cengeng bisa jadi ia mempunyai potensi perasa. Gampang memahami perasaan org dan mudah berempati.

🔵Anak yang cerewet, maka poleslah agar kedepannya ia menjd seorg penceramah yg mampu menyentuh kalbu.

🔵Anak yang keras kepala bisa jadi ke depannya ia adalah pemimpin besar.

🔵Kenakalan adalah jeritan hati yang belum ketemu jalan keluarnya atau potensi yang belum tampak buahnya.

🔵Ibaratnya pohon yang belum berbuah dikasih pupuk dan air yang banyak. Akhirnya busuk. Yang diperlukan adalah kesabaran dengan pupuk yang tepat.

🔵Anak yang suka suudzon bisa jadi kedepannya menjadi detektif, aparat penegak hukum yang membutuhkan potensi analisa dan kewaspadaan.

🔵Motivasi dari luar atau training sekarang SDH tidak laku. Karena tidak dianggap efektif. Yang sekarang laku adalah motivasi dari dalam diri sendiri.

🔵Apapun yang Allah berikan pada anak kita harus ridha. Karena keridhaan orang tua adalah awal membuka potensi anak-anak nya..

🔵Menyusui bukan sekedar proses memberi nutrisi tapi proses mengajarkan aqidah.

Maka jangan disambi, tapi fokus sentuhan ke sentuhan, tatapan ke tatapan, karena proses menyusui adalah transfer pesan dari Rabb kepada ibu kepada anaknya.

🔵Membesarkan anak bukan untuk menjadi sarjana, tapi menjadi pembangun peradaban.

🔵Anak dibawah 7 tahun harus dikenalkan dengan aqidah tapi jangan doktrin dan penuh ketakutan misalnya tentang neraka, tapi ceritakan dengan cinta misalnya tentang pesona surga. Buat anak terpesona dengan Rabb nya. Perintah shalat adalah 7tahun. Jadi jangan paksa anak tertib shalat sebelum 7tahun.

🔵Anak di bawah 7 tahun masih individualitas karena belum paham rules. Egosentris. Jadi normal dan wajar jika punya keinginan atau tidak mau berbagi.

🔵Anak-anak yang puas egonya di bawah 7 tahun akan mudah berbagi setelahnya.

Tapi jika dibawah 7 tahun sudah diciderai fitrahnya ia akan menjadi anak yg gugup, Tidak mampu mengambil keputusan, dll.

🔵Buat anak cinta Qur'an jangan paksa anak bisa dan hafal baca Qur'an .

Ajari anak cinta buku bukan bisa baca buku. Karena anak yang cinta buku akan membaca seumur hidupnya.

🔵Tugas kita bukan sebanyak apa mengajarkan pengetahuan karena ilmu pengetahuan berkembang terus menerus. Tugas kita adalah menanamkan kepada anak-anak aqidah yg kuat shg semua persoalan dialam semesta mereka mampu membaca dan memecahkannya.

🔵Kenangan indah dengan orang tua saat kecil, akan terekam dan membekas di ingatan anak-anak di masa depannya.

Kalau kita sibuk mendidik anak 0-15 tahun, setelah 15 tahun kita akan menuai senyuman.

Jika kita lalai mendidik anak 0-15 tahun, maka kita akan menuai kesedihan.

🔵Jangan menyerahkan anak sepenuhnya ke sekolah. Aplg hanya pada seorg pengasuh.

Tapi orang tua harus langsung hands on. Umur 0-2 thn harus berada langsung dlm asuhan ibu sesibuk apapun ibu.

Ingat seorg ibu memang ditugaskan hanya sibuk mengurus anak bukan yg lainnya.

🔵Tumbuhkanlah fitrah dengan baik. Fitrah based education adalah menyiapkan anak-anak kita mempersiapkan peradaban.

🔵Karakter dilahirkan apa dibentuk? Dua-duanya. Ada yang sejak lahir, ada yang dibentuk. Cerewet karakter dari lahir. Disiplin , amanah adalah karakter yg dibentuk.

🗂8 konsep fitrah yang harus tumbuh semua. Bukan pilihan.

1. Fitrah keimanan : aqidah yang kuat
2. Fitrah belajar : keingintahuan modal profesional, inovasi.
3. Fitrah bakat : potensi
4. Fitrah seksualitas : berfikir dan bersikap sesuai gender.
5. Fitrah jasmani
6. Fitrah bahasa
7. Fitrah individualitas
8. Fitrah perkembangan.

🔵Anak hebat lahir dari ayah yang hebat. Kuatkan lisan dan pendengaran.

Dialog orang tua dan anak banyak di Al-Qur'an antara ayah dan anaknya.

🔵Usia 0- 7 thn adalah usia anak bersama ibu.

Anak laki laki usia 7-10 tahun dekatkan anak laki-laki dan ayah nya , naik gunung , dan permainan kelaki-lakian nya. Agar di masa depannya anak laki laki tumbuh menjadi laki laki yang kelaki-lakian.

Anak perempuan  usia 7-10 dekatkan  pada ibunya. Libatkan mereka masak, menjahit mukenanya, dan peran perempuan-perempuan lainnya.

🔵Anak laki-laki usia 11-14 dekatkan  dengan ibunya agar ia tahu peran lawan jenis nya. Kedepannya ia akan tahu bagaimana  memperlakukan perempuan atau istrinya. Anak perempuan usia 11-14 dekatkan dengan ayah agar ia bisa menilai mana laki-laki baik dan tidak di masa remaja dan dewasa nya .

🔵Bagaimana jika usia 9 tahun belum mau shalat? Maka ulang lagi basic fitrah 0-7 tahun. Dimana peran ibunya ? Interopeksi buat sang ibu.

🔵Yakinlah pada fitrah anak jangan khawatirkan rezekinya di masa depan.
Ingat bgmn wasiat Nabiyullah Yaqub ketika mau meninggal ? Beliau tdk pernah takut anaknya kelaparan atau miskin. Tp takut jika anak2nya menyimpang dari agama Allah.

Harta adalah masalah remeh dan rendah. Adapun fitrah aqidah anak adalah yg paling berharga.

📚 *Resume Seminar Parenting Mengenal Fitrah Based Education *
🕌Nurul Huda Islamic Center UNS

Di resume kembali oleh : Ummu Abdullah - Solo



🌻🌻🌻
*Selamat Beraktifitas Semangat Menebar Manfaat Madu Sehat & Orifresh* 🌻🌻🌻

Selasa, 20 November 2018

10 Sifat Istri Yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Dengan Sangat Deras

Hadiah utk pengantin baru dan lama nich....

*_بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ_*

_*السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*_

📚👍👍 *10 Sifat Istri Yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Dengan Sangat Deras*

Banyak suami yang mungkin tidak tahu kalau rejekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri.
Memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, tetapi dapat dijelaskan secara spiritual kalau 10 karakter istri ini ‘membantu’ menghadirkan rejeki untuk suaminya.

*1. Istri yang pandai bersyukur*

Istri yang bersyukur atas semua karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya.
Termasuk juga rejeki. Miliki suami, bersyukur. Jadi ibu, bersyukur.
Anak-anak dapat mengaji, bersyukur.
Suami memberi nafkah, bersyukur.

*2. Istri yang tawakal kepada Allah*

Di waktu seseorang bertawakkal pada Allah, Allah akan mencukupi rejekinya.
“Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. ” *(QS. Ath Tholaq : 3).*

Bila seseorang istri bertawakkal pada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rejekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selamanya harus langsung diberikan pada wanita itu.

*3. Istri yang baik agamanya*

Rasulullah menjelaskan kalau wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.
“Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” *(HR. Al Bukhari dan Muslim).*

Beruntung itu beruntung didunia dan di akhirat. Beruntung didunia, salah satu aspeknya yaitu dimudahkan mendapatkan rejeki yang halal.
Coba kita perhatikan, insya Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya patuh pada Allah lalu mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan.

*4. Istri yang banyak beristighfar*

Diantara keutamaan istighfar yaitu mendatangkan rejeki. Hal semacam itu dapat dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 sampai 12. Kalau dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.
“Maka saya katakan pada mereka,
‘Mohonlah ampun pada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan padamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (juga di dalamnya) sungai-sungai untukmu”
*(QS. Nuh : 10-12).*

*5. Istri yang gemar silaturrohiim*

Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik pada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, serta saudari-saudari seaqidah, pada intinya ia tengah menolong suaminya membuat lancar rejeki.
Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rejekinya dan dipanjangkan umurnya.
“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrohiim. ” *(HR. Al Bukhari dan Muslim).*

*6. Istri yang suka bersedekah*

Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rejeki suaminya.
Sebab salah satu keutamaan sedekah seperti disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah sampai 700 kali lipat. Bahkan sampai kelipatan lain sesuai kehendak Allah.
Bila istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak segera dibalas melaluinya.
Tetapi bisa jadi dibalas melalui suaminya.
Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rejekinya berlimpah.
“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji.
Allah melipatgandakan (ganjaran) untuk siapapun yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” *(QS. Al Baqoroh : 261).*

*7. Istri yang bertaqwa*

Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rejeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Seperti firman Allah dalam surat *Ath Tholaq ayat 2 dan 3.*

“Barangsiapa bertaqwa pada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya serta memberinya rizki dari arah yg tidak disangka-sangka” *(QS. At Tholaq : 2-3).*

*8. Istri yang selalu mendo'akan suaminya*

Bila seorang ingin mendapatkan suatu hal, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya.
Ia tidak dapat mendapatkan suatu hal itu tetapi dari pemiliknya.
Begitulah rejeki.
Rejeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla.
Dialah yang Maha Pemberi rejeki.
Jadi jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi tetapi perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami supaya selalu mendapatkan limpahan rejeki dari Allah, dan yakinlah bila istri berdoa pada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.
“DanTuhanmu berfirman :
Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan” *(QS. Ghafir : 60).*

*9. Istri yang suka sholat dhuha*

Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Sholat dhuha dua roka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah setiap persendian.
Sholat dhuha empat roka’at, Allah akan menjamin rejekinya sepanjang hari.
“Di dalam tubuh manusia ada 360 sendi, yang semuanya harus di keluarkan sedekahnya. ” Mereka (para sahabat) bertanya,
“Siapakah yang dapat melakukan itu wahai Nabiyullah? ”
Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada didalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan suatu hal yang mengganggu dari jalan adalah sedekah, bila engkau tidak menemukan sedekah sebanyak itu, dua roka’at Dhuha telah mencukupimu. ” *(HR. Abu Dawud)*

*Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,*

“Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat Roka’at di awal harimu, niscaya Saya cukupkan untukmu di sepanjang hari itu. ” *(HR. Ahmad).*

*10. Istri yang ta'at dan melayani suaminya*

Salah satu kewajiban istri pada suami adalah menta'atinya.
Selama perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan Rosul-Nya, istri wajib mentaatinya.
Apa hubungannya dengan rezeki?
Ketika seorang istri ta'at pada suaminya, jadi hati suaminya juga tenang dan damai.
Sa'at hatinya damai, ia dapat berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul.
Semangat kerjanya juga menggebu.
Ibadah juga lebih tenang, rizki mengalir lancar.
11. *Isteri yang menyuruh suaminya berpoligami*
*SEMOGA BERMANFA'AT*

dan Allah Subhanahu wa ta'ala senantiasa memberkahi Rumah Tangga kita

Aamiin Ya Mujibas Saai.....🙏🙏🙏

بَارَكَ اللهُ فِيْكُم

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Minggu, 18 November 2018

JIKA HIDUPMU SERING SUSAH, LIHATLAH SHOLAT SHUBUHMU.

Renungan/Kultum subuh

JIKA HIDUPMU SERING SUSAH, LIHATLAH SHOLAT SHUBUHMU.

Waktu dalam kesusahan hidup, pernah kadang terbersit "Ya الله , kan saya sudah melakukan semuanya, Sholat sudah, ngaji sudah, sedekah sudah kok tetap saja ada masalah???"

Begitulah kita, kalo boleh demo dengan الله ,,,, mungkin kita juga pernah merasakan.

Ternyata kesusahan yang الله hadirkan tadi karena الله SAYANG dan akan memberikan HADIAH.

Apa hadiahnya???

ILMU lah hadiahnya.
Kalau tidak diingatkan saya tidak akan memikirkannya.
Dari situlah saya coba cari tahu, apa yang salah?

Saya mulai _tafakur..._ dari sekian... kesalahan dan dosa yang dilakukan, baik yang benar-benar dosa maupun dosa yang dilakukan saat ibadah.

Yang mencolok adalah ketika saya sadar sholat subuh saya sering terlambat.

Berawal dari guru saya cerita, beliau juga pernah babak belur waktu muda dan setelah dicek karena sholat subuhnya asal2an.

Sehingga ketika saya diskusi ke beliau, beliau mulai dengan 1 pertanyaan.

SHOLAT SUBUH KAMU JAM BERAPA ...........???*

Dengan enteng saya jawab dan merasa tidak bersalah; _"jam 5 kadang lewat-lewat sedikit"_

Beliau pun bergumam "hmmmmmm, pantesan"

Bagaimana mau membangun rumah tangga??? Bagaimana mau membangun usaha???
Apalagi mau membangun negara???

(Jadi kalau ada calon anggota DPR, atau Calon Pemimpin Kepala Daerah tidak pernah kelihatan sholat berjama'ah di masjid khususnya SHOLAT SUBUH, TIDAK USAH DIPILIH, YAKINLAH hidupnya sedang banyak masalah)*

Kalaupun REZEKI mereka Berlimpah, Usahanya Lancar, lihat saja nanti, jika sholatnya tidak terjaga, khususnya SUBUH, banyak masalah yg di hadapinya, baik masalah kesehatan, masalah keluarga dll.!!!
*(الله_*
mengingatkan karena الله SAYANG agar kita TAAT dan berubah).*

Nah kalau bangun Subuhnya saja bermasalah!!!

Iya... Bener SUBUH!!!
Disitu saya langsung sadar, dan memang coba kita perhatikan, orang-orang tua kita jaman dulu yang Sholat Subuhnya disiplin berjamaah di masjid bukan hanya rejekinya dicukupkan الله سبحانه وتعالى , tetapi tubuhnya sehat terjaga.

Nah sebelum kita _muhasabah_ dosa-dosa kita yang lain... coba cek sholat Subuh kita, sholat Subuh Istri kita....!!!

Jam berapa dan dimana...???

Kalau untuk laki-laki sudah jelas berjamaah di MASJID.
Buat perempuan mesti diawal waktu.

Memangnya ada apa dengan sholat Subuh???
Satu hal yang pasti saat Subuh, الله perintahkan jutaan malaikat-Nya untuk membagikan rejeki.

Baik yang mohon ketenangan hidup, mohon sehat, mohon anak, mohon hutangnya lunas, mohon usaha, mohon kerjaan...

Nah bagaimana kita mau dapat!!!!*
Pas pembagian kita masih terlelap tidur.*
Benar tidak... ???

Jadi wajar kalau hidup penuh masalah, karena kita tidak kebagian kebaikan dari الله saat Subuh.

Lihatlah apa yang الله beritakan tentang Subuh...

‎أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

_“Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula sholat) Shubuh. Sesungguhnya sholat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).”_
(Qs. Al-Isra’: 78).

Kenapa hanya sholat Subuh yang diingatkan الله ???

Coba pikir sendiri.

Jadi jika kita masih ada masalah hidup yang belum selesai, salah satunya lihatlah SHOLAT SUBUHNYA.... !!!*

Kalau ini sudah dilaksanakan, إنشاء الله barokah الله pasti akan menghampirinya.

TURKI sudah membuktikan..!!
TURKI memiliki banyak Kemajuan dan Perubahan,
TURKI menjadi Negara Maju dan Negara yg di SEGANI dan Diperhitungkan, itu hanya berawal dari gerakan SHOLAT SUBUH BERJAMA'AH.

Satu negara saja الله bisa mengubah, apalagi cuma satu orang saja atau sstu rumah tangga, terlalu kecil bagi الله .

Mari kita perbaiki Sholat Subuh kita terlebih dahulu..!!!*

SEMOGA KITA BISA SELALU ISTIQOMAH_
اٰمين يآربّالعٰلمين