Selasa, 01 Mei 2018

Ketahanan Keluarga Rapuh, Aliansi Perempuan Indonesia Dideklarasikan

Jakarta (panjimas.com) – Organisasi kemasyarakatan perempuan lintas profesi bernama Aliansi Perempuan Indonesia (ALPIND) baru saja dideklarasikan. Untuk mengenalkan kepada masyarakat, ALPIND menggelar tabligh akbar di Masjid Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Sabtu pagi (10/02/2018).

ALPIND adalah organisasi kemasyarakatan yang baru dideklarasikan. Ormas perempuan lintas profesi ini dipimpin oleh Hj. Atifah HAsan, Lc sebagai ketua umum dan Dr Astriana Baiti, MS sebagai sekretaris umum.

Sejumlah nama ustazah yang malang melintang di majelis-majelis taklim di Jakarta bergabung di organisasi ini. Atifah adalah seorang mubalighah sekaligus aktivis Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Sementara Sekretaris Jenderal ALPIND dijabat oleh Dr Astriana Baiti, MS, dosen pascasarjana Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) Jakarta sekaligus Ketua Umum Majelis Ta’lim An-Nisa.

Di jajaran pengurus terdapat nama Prof Dr Euis Sunarti, guru besar IPB yang duduk sebagai Dewan Pembina, mantan Ketua Umum DPP Salimah Dr Hj Aan Rohana sebagai Ketua Bidang Kebangsaaan, mubalighah Hj Nani Handayani sebagai Ketua Bidang Jaringan dan Kerja Sama dan pemilik Jakarta Islamic School Fifi Proklawati Jubilea sebagai Wakil Ketua Bidang aringan dan Kerja Sama.

Ketua Umum Aliansi Perempuan Indonesia, Hj Atifah Hasan, Lc mengungkapkan, tabligh akbar bertema “Semangat Persaudaraan Membangun Indonesia Penuh Berkah” yang diselenggarakan pihaknya itu dimaksudkan untuk mengenalkan sekaligus menjelaskan kepada masyarakat konsideran lahirnya Aliansi Perempuan Indonesia.

Setidaknya, seperti dibacakan Atifah dalam konferensi pers, ada tiga alasan yang mendasari pendirian ALPIND. Pertama, mengingatkan sejarah kegemilangan peradaban Islam yang terwujud karena adanya kemitraan antara laki-laki dan perempuan. Kedua, semangat persaudaraan yang menjadi komitmen dan ruh perjuangan kaum perempuan, dan ketiga, adanya kegelisahan atas kondisi bangsa.

“Indonesia dalam keadaan darurat. Begitu rapuhnya ketahanan keluarga kita. Keluarga sebagai tempat penanaman nilai dan pembangunan karekter anak, ternyata gagal tidak dapat melakukan fungsi-fungsi keluarga,” tandas Atifah saat konferensi pers di Masjid Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (10/02/2018).

Dengan latar belakang pemikiran seperti itu, Atifah menjelaskan ALPIND akan fokus menggarap pembangunan ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga dipandang sebagai subsistem yang paling mendasar dari subsistem sosial yang terbesar yakni negara.

Fokus ini sekaligus disebut sebagai pembeda antara Aliansi Perempuan Indonesia dengan organisasi lain yang melihat konteks pemberdayaan perempuan sebagai individu sehingga apapun yang menghalangi perempuan harus dihilangkan dan jelasnya dikotomi peran perempuan antara peran publik dan domestik.

“Aliansi Perempuan Indonesia melihat perempuan sebagai bagian yang tidak bisa dilepaskan dari keluarga. Sehingga bagi ALPIND fokus utamanya adalah pembangunana ketahanan keluarga,” tegas mantan anggota MPR Periode 1999-2004 ini.
Pesan Gubernur DKI

Turut hadir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam tabligh akbar bertema “Semangat Persaudaraan Membangun Indonesia Penuh Berkah” yang digelar Aliansi Perempuan Indonesia (ALPIND) di Masjid Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Sabtu pagi (10/2/2018).

Anies datang ke acara yang diikuti ribuan jamaah ibu-ibu majelis taklim se-Jakarta itu tidak sendirian. Pantauan di lokasi, ia hadir dengan didampingi istrinya Fery Faharti Baswedan serta ibundanya, Aliyah Rasyid. Serta hadir pula istri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Nur Asia Uno di lokasi tersebut.

Dalam sambutannya, Anies menyampaikan sangat bersyukur dengan adanya tabligh akbar seperti ini. Karena ini yang pertama kali yang diselenggarakan oleh Aliansi Perempuan Indonesia. “Saya berharap dari ormas ALPIND ini bisa bisa memperkuat persatuan dalam bangsa ini, salah satu kunci terpenting untuk kemajuan bangsa yaitu kaum ibu atau perempuan. Jadi apabila kaum ibu maju, bangsa pun akan maju,” kata dia. (ass)

Senin, 23 April 2018

Integritas dalam Trust, Trust dalam Komunikasi*

*Integritas dalam Trust, Trust dalam Komunikasi*
*Menjadi Orang yang Layak Diikuti*

*Sy Nani R, Dept. Humas PW Salimah Sumut*
----------------------
Di dalam kehidupan, semua orang butuh berkomunikasi. Mulai dari janin di dalam rahim hingga dicabutnya ruh, mereka melakukan komunikasi.

Lihatlah ketika ibu hamil merasakan mual di pagi hari. Bukankah itu adalah bentuk komunikasi dari sang janin yang minta perhatian? Hebatnya, janin yang belum terlihat itu berhasil menyibukkan orang-orang dewasa yang ada di sekitarnya. Ibu muntah-muntah, bapak mencarikan makanan permintaan ibu, nenek membuat ramuan, dan seterusnya.

Itu masih di alam rahim.

Di alam dunia lebih heboh lagi. Berbagai cara komunikasi dilakukan. Ada verbal, ada non verbal. Ada langsung, ada yang menggunakan alat.

Bahkan di alam kubur hingga alam akhirat, komunikasi tetap berjalan.

*Trust dalam Komunikasi*

Salah satu fungsi komunikasi disebut dengan fungsi direktif. Direktif berarti mengajak, membujuk, mempengaruhi. Melalui komunikasi, seorang komunikator (penyampai pesan) berharap dapat mempengaruhi pikiran, sikap, dan tindakan komunikan (penerima pesan).

Namun dalam proses komunikasi, harapan ini belum tentu terwujud. Ada banyak faktor yang menjadi penghambat komunikasi. Di antaranya adalah rasa ketidakpercayaan terhadap komunikator.

Tak dapat dipungkiri bahwa orang akan melihat siapa yang menyampaikan pesan. Mereka kemudian akan menilai apakah penyampai pesan tersebut layak diikuti atau tidak.

Jika komunikan tidak percaya pada komunikator, maka akan muncul block (penutup) yang membuatnya tidak mau menerima pesan.

Contoh sederhana, ada seorang tokoh menyampaikan ceramah di sebuah acara. Tokoh ini diketahui sering mengambil 'uang pelicin' dari orang yang berurusan dengannya. Sementara isi ceramahnya mengajak pendengar (audience) untuk bertakwa kepada Allah.

Apakah ajakannya akan bermakna? Alih-alih mengikuti seruan, barangkali audience malah mencibir sang tokoh.

Oleh karena itu, kepercayaan (trust) merupakan faktor krusial dalam komunikasi direktif. Jika ingin mempengaruhi dan membujuk orang lain, Anda mesti dipercaya terlebih dahulu.

*Bagaimana cara membangun trust?*

Satu cara yang sangat penting dalam membangun trust adalah dengan menjaga integritas.

Integritas berarti sejalannya perkataan dan perbuatan, yang dibingkai oleh norma atau nilai. Seseorang dikatakan punya integritas jika apa yang ia ucapkan selaras dengan yang ia lakukan, dan keduanya didasarkan pada norma yang berlaku secara umum.

Perhatikan 3 contoh berikut ini.

1. Koki berkata bahwa ia tidak suka korupsi. Kemudian dalam kesehariannya ia menjaga diri, tak pernah mencuri atau mengambil hak orang lain. Maka ia disebut orang yang berintegritas.

2. Lele berkata bahwa ia menentang korupsi. Namun ketika bekerja, ia mengambil upah diluar dari aturan. Bahkan kadang ia meminta yang bukan menjadi haknya. Maka ia disebut tidak berintegritas, karena perbuatannya tidak sesuai dengan apa yang ia ucapkan.

3. Belut menyusun rencana merampok bersama temannya. Kemudian mereka melakukan aksi perampokan sesuai rencana. Ia disebut tidak berintegritas. Kenapa? Karena perkataan dan perbuatan tidak didasarkan pada norma yang diterima.

Dari ketiga contoh di atas, siapakah yang paling diterima di masyarakat? Jawabannya tentu Koki. Kenapa? Karena ia layak dipercaya. Perkataan dan perbuatannya seiring sejalan dengan norma yang berlaku.

Dalam komunikasi, orang seperti Koki akan menjadi komunikator yang baik. Integritas yang dimilikinya membuatnya dianggap layak untuk diikuti dan dijadikan panutan. Akibatnya, akan mudah baginya untuk mengajak dan mempengaruhi orang lain.

Sabtu, 21 April 2018

MISTERI SENYUMAN

😁 *MISTERI SENYUMAN*

*Senyum* itu, ringan tak bersuara tapi penuh makna;
*Senyum* itu, murah tapi tak ternilai dengan rupiah;
*Senyum* itu, tak bertenaga tapi besar motivasinya;
*Senyum* itu, hal yg mudah tapi selalu nampak indah;
*Senyum* itu, satu hal yg biasa tapi bisa jadi istimewa.
🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃

Lalu apa penghalang kita untuk tidak menebarkan *_senyuman?_*
*_SENYUMAN_* MEMPERKAYA orang yang MENERIMANYA, tapi tidak MEMPERMISKIN orang yang MEMBERINYA;
*_SENYUMAN_* berlangsung singkat, tapi bisa dikenang untuk waktu yg lama.
🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃

Tak ada seorangpun di dunia ini yg sangat kaya, sehingga tidak membutuhkan *SENYUMAN* dan tak ada seorangpun yg terlalu miskin sehingga tidak mampu memberi *SENYUMAN*.
🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃

*SENYUMAN*
* KEBAHAGIAAN di rumah,
* memberi SEMANGAT di tempat kerja,
* memperindah PERSAHABATAN dan
* mempererat kebersamaan dlm pelayanan.
🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃

*_SENYUMAN_* adalah
* tempat ISTIRAHAT bagi yg
   KELELAHAN,

* CAHAYA bagi yg PATAH
   SEMANGAT,

* MATAHARI bagi yg BERSEDIH,
   dan

* KARUNIA ALAM terbaik untuk mengatasi
   KESULITAN.
🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃

*_SENYUMAN_* tulus tidak bisa diminta, dibeli, dipinjam atau dicuri;

*_SENYUMAN_* tulus diberikan dg kerelaan hati.
🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃

Kadang orang2 di sekitar kita terlalu lelah untuk memberi *_SENYUMAN,_*, tak ada salahnya kalau kita yg terlebih dahulu *TERSENYUM* kepada mereka, karena *SENYUMAN* itu sungguh menular.
🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃🌾🍃
*Selamat pagi saudaraku,* _awali pagi dengan senyum 😁😁😁😁😁🙏🙏🙏

4 orang mahasiswa

*_Nasehat pada diri tentang kejujuran_*
(Semoga bermanfaat)

Ada 4 orang mahasiswa yang telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi yang sama agar kompak saat memberi alasan pada dosen agar dosen berbaik hati memberi kesempatan kepada mereka untuk ujian susulan. Berikut ini alasan yang akhirnya mereka kemukakan pada dosen.

Mahasiswa A : “Pak, maaf kami telat ikut ujian semester.”
Mahasiswa B : “Iya pak. Kami berempat naik angkot yang sama dan ban angkotnya meletus.”
Mahasiswa C : “Iya kami kasihan sama supirnya…. Jadi kami bantu dia pasang ban baru.”
Mahasiswa D : “Oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.”
Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan. Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yang berbeda. “Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Dan ternyata ujiannya cuma ada 2 soal.

Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama. Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan soal ujian pertama dengan senyum-senyum. Pada saat membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin mereka pun mulai bercucuran. Karena di soal kedua tertulis dengan jelas pertanyaan: “Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus..?"

Hikmah: Sekecil apapun kebohongan yang kita lakukan tetap akan terungkap. Dan sebuah kebohongan bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah namun akan menambah masalah. *Dan kejujuran itu lebih indah*. Setidaknya akan membuat kita lega setelah jujur..

Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam bersabda: *Sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, sedangkan kebaikan menuntun menuju Surga. Sungguh seseorang yang membiasakan jujur niscaya dicatat di sisi Allah sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada kemungkaran, sedangkan kemungkaran menjerumuskan ke Neraka. Sungguh orang yang selalu berdusta akan dicatat sebagai pendusta* .
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

_*“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (Al Israa’: 36)*_
🙏🙏🙏

Kamis, 12 April 2018

15 Cara Merawat Kulit Wajah Agar Tidak Kusam

15 Cara Merawat Kulit Wajah Agar Tidak Kusam

Perawatan KulitPerawatan Wajah

Cara Merawat Kulit Wajah Agar Tidak Kusam – Bagian tubuh yang paling pertama kali dilihat yaitu wajah. Oleh karena itu, memiliki kulit wajah yang putih, bersih dan bersinar tentunya menjadi impian semua wanita. Apalagi jika kulit wajah yang tampak putih bersinar itu tampak alami, sehingga kecantikan akan tampak lebih cemerlang dan tentunya dapat membuat kita tampil lebih percaya diri. Kulit wajah yang kehilangan sinarnya dan menjadi kusam tentunya akan mempengaruhi penampilan, sehingga sering kali kita merasa kurang percaya diri ketika berjumpa dengan teman atau seseorang yang spesial.Selain itu, memiliki wajah kusam juga terkesan jika pemiliknya kurang memperhatikan kebersihan wajah. Penyebab wajah kusam juga terjadi karena banyak faktor, diantaranya seperti :

Faktor Genetik

Penyebab kulit wajah kusam yang disebabkan oleh faktor genetik disini yaitu jika jenis kulit kita memang sudah berminyak. Jenis kulit berminyak memang lebih cenderung mengalami masalah kulit kusam, karena kelenjar minyak aktif dan berlebih dapat membuat kulit tampak kusam dan kurang bercahaya. Begitupun dengan jenis kulit kering, kulit wajah yang kering dan kekurangan produksi minyak dapat menyebabkan kulit tampak kusam.

Pola Hidup

Di jaman seperti sekarang ini, tingkat tuntutan hidup dan juga pekerjaan sangat tinggi. Begitupun dengan tingkat kesibukan dan juga tingkat stres yang semakin meningkat. Maka dari itu, tidak sedikit orang yang memiliki aktivitas sehari-hari yang padat sering menjadikan mereka lupa untuk menerapkan pola hidup sehat. Misalnya saja sering mengkonsumsi makanan cepat saji, sering merokok, sering minum kopi, sering begadang, sering stres dan malas berolahraga. Kebiasaan-kebiasaan tersebut memang sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan kulit kita.

Pemakaian Kosmetik

setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda, begitu pun produk kosmetik yang djual di pasaran pun berbeda-beda sesuai dengan jenis kulit dari penggunanya. Maka dari itu, pemakaian jenis kosmetik yang tidak tepat atau tidak cocok dapat membuat kulit tampak kusam. Untuk itu, sebaiknya pilih kosmetik yang sesuai dengan jenis kulit kita, sehingga kita bisa terhindari dari berbagai masalah kulit yang disebabkan oleh pemakaian produk kosmetik yang salah.

Faktor Lingkungan

Kondisi lingkungan yang tidak sehat juga dapat berpengaruh terhadap kulit. Misalnya saja jika dilingkungan anda terdapat banyak pabrik industri, kualitas air yang buruk ataupun polusi udara yang kotor dapat menyebabkan kulit menjadi mudah kusam. Ini dikarenakan, kulit akan kekurangan asupan nutrisi dan lebih banyak menyerap zat-zat berbahaya yang tidak baik untuk kesehatan kulit kita.

Kekurangan Cairan

Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas per hari memang sangat penting dan juga sangat baik untuk kesehatan kulit, karena dengan tercukupinya cairan tubuh dapat menjadikan kulit terhidrasi dengan baik dan membuat kulit lebih sehat. Jika kita sering mengalami kekurangan cairan, maka kulit akan menjadi kering dan kusam.

Kurang Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan yang dimaksud yaitu menjaga kebersihan pribadi. Dengan selalu menjaga kebersihan terutama kebersihan wajah tentunya dapat mencegah berbagai masalah kulit, salah satunya yaitu kulit kusam. Dengan rajin membersihkan kulit wajah dapat membuat kulit wajah bersih, mencegah penumpukan sel kulit mati dan juga mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit.

Lalu, bagaimana cara mencerahkan kulit wajah kusam?

Ada banyak cara yang dapat anda lakukan untuk mencerahkan kulit wajah kusam, anda dapat melakukan perawatan wajah secara rutin dan teratur. Jika anda belum tahu caranya, anda bisa ikuti langkah-langkahnya dibawah berikut ini.

1. Rutin dan teratur membersihkan kulit wajah

Untuk mendapatkan kulit wajah cerah alami, rutin membersihkan kulit wajah secara teratur menjadi hal penting yang harus dilakukan. Biasakan membersihkan wajah minimal 2 kali sehari, sehingga kulit wajah terhindari dari penumpukan kotoran dan sel kulit mati.

2. Gunakan Pelembab Wajah

Seperti yang telah kami sampaikan diatas bahwa kulit kusam bisa terjadi akibat kulit kering dan kulit berminyak. Untuk anda yang memiliki kulit kering, sebaiknya anda rutin menggunakan pelembab wajah yang mengandung AHA (Alpha Hydroxy Acid) yang bermanfaat untuk mencerahkan kulit kusam. Selain itu, pelembab wajah juga dapat membuat kulit menjadi lebih lembab dan kenyal. Berbeda dengana anda yang memiliki kulit berminyak, sebaiknya anda memilih produk pelembab wajah yang tidak mengandung minyak dan pilih pelembab khusus untuk kulit berminyak.

3. Gunakan Produk Tabir Surya

Kulit yang sering terpapar panas matahari secara langsung menjadi penyebab paling umum di alami banyak orang, kulit wajah yang sering terkena paparan sinar matahri secara langsung dan alam waktu lama dapat berakibat buruk bagi kesehatan kulit serta dapat menjadi pemicu berbagai masalah kulit. Untuk mencegahnya, anda bisa memakai krim tabir surya ketika akan melakukan aktivitas di luar rumah, krim tabir surya ini dapat melindungi kulit wajah dari bahaya paparan sinar matahari.

4. Konsumsi Makanan Sehat

Kulit tidak hanya membutuhkan asupan nutrisi dari luar saja, tetapi juga membutuhkan asupan nutrisi dari dalam yaitu dengan cara mengkonsumsi makanan sehat dan bernutrisi. Beberapa jenis makanan sehat yang baik untuk kulit yaitu seperti sayuran, buah-buahan dan berbagai jenis makanan yang memiliki gizi seimbang agar kesehatan kulit tetap terjaga dengan baik.

5. Chemical Peeling

Chemical Peeling adalah perawatan wajah yang bertujuan untuk proses pengelupasan sel kulit mati. Perawatan kulit wajah ini dapat membuat kulit wajah tampak lebih bersih, cerah dan halus. Untuk melakukan perawatan ini, anda bisa mengunjungi salon ataupun klinik kecantikan yang ada di kota anda.

6. Melakukan Facial

Facial adalah salah satu jenis perawatan kecantikan untuk membersihkan kulit wajah, jika kita rutin dan teratur melakukan facial bisa membuat kulit wajah anda tampak bersih dan bersinar. Hal ini dikarenakan, pada prosesnya ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam membersihkan kulit wajah dan memberikan asupan nutrisi bagi kulit dengan cara pemaskeran.

7. Melakukan Totok Aura

Metode totok aura adalah salah satu bentuk perawatan kecantikan kulit wajah dengan metode pemijatan pada beberapa titik di area wajah. Dengan demikian, aura pada kulit wajah anda akan terpancar dan tampak lebih bercahaya. Bagi anda yang memiliki masalah kulit wajah kusam, anda bisa mencoba melakukan perawatan kecantikan yang satu ini.

8. Olahraga Rutin

Memiliki peredaran darah di dalam tubuh yang lancar ternyata turut serta dalam membantu menutrisi kulit agar dapat terdistribusi dengan baik. Manfaat olahraga untk kulit itu ternyata sangat banyak, beberapa diantaranya yaitu mengencangkan kulit, mencegah penuaan dini, mencerahkan kulit wajah yang kusam dan mencegah kulit keriput. Hal ini dikarenakan, kulit wajah akan mengeluarkan banyak keringat ketika berolahraga. Keringat yang keluar dari kulit akan membawa serta kotoran dalam pori-pori dan membuat peredaran darah menjadi lebih lancar.

Itulah beberapa cara merawat kulit wajah agar tidak kusam, anda dapat mencoba melakukan perawatan diatas secara rutin dan teratur agar kulit tampak lebih bersih, cerah dan bersinar.

Selamat mencoba dan semoga berhasil
Share by ariqashopee.com

Rabu, 11 April 2018

_Puisi terakhir karya WS Rendra_

🌹🍃🌹🍃🌹🍃 🌹🍃🌹🍃

*_Puisi terakhir karya WS Rendra_*
                               
Hidup itu seperti *UAP*,  yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap !!
Ketika Orang memuji *MILIKKU*,
aku berkata bahwa ini *HANYA TITIPAN* saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA,
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA,
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA ...

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
*MENGAPA DIA* menitipkannya kepadaku?
*UNTUK APA DIA* menitipkan semuanya kepadaku.

Dan kalau bukan milikku,
apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA?

Malahan ketika diminta kembali,
_kusebut itu_ *MUSIBAH,*
_kusebut itu_ *UJIAN*,
_kusebut itu_ *PETAKA*,
_kusebut itu apa saja ..._
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah *DERITA*....

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan
*KEBUTUHAN DUNIAWI*,
_Aku ingin lebih banyak_ *HARTA*,
_Aku ingin lebih banyak_ *MOBIL*,
_Aku ingin lebih banyak_ *RUMAH*,
_Aku ingin lebih banyak_ *POPULARITAS*,

_Dan kutolak_ *SAKIT*,
_Kutolak *KEMISKINAN*,_
Seolah semua *DERITA* adalah hukuman bagiku.

Seolah *KEADILAN* dan *KASIH-NYA*, 
harus berjalan seperti penyelesaian matematika
dan sesuai dengan kehendakku.

Aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku ...

Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan *DIA* seolah _Mitra   Dagang_ ku
dan bukan sebagai *Kekasih!*

Kuminta *DIA* membalas _perlakuan baikku_
dan menolak keputusan-NYA yang tidak sesuai dengan keinginanku ...

Padahal setiap hari kuucapkan,
*_Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU

Mulai hari ini,
ajari aku agar menjadi pribadi yang selalu bersyukur
dalam setiap keadaan
dan menjadi bijaksana,
mau menuruti kehendakMU saja ya *ALLAH* ...

Sebab aku yakin....
*ENGKAU* akan memberikan anugerah dalam hidupku ...
*KEHENDAKMU*  adalah yang ter *BAIK* bagiku ..

Ketika aku ingin hidup *KAYA*,
aku lupa,
bahwa *HIDUP* itu sendiri
adalah sebuah *KEKAYAAN*.

Ketika aku berat utk *MEMBERI*,
aku lupa,
bahwa *SEMUA* yang aku miliki
juga adalah *PEMBERIAN*.

Ketika aku ingin jadi yang *TERKUAT*,
....aku lupa,
bahwa dalam *KELEMAHAN*,
Tuhan memberikan aku *KEKUATAN*.

Ketika aku takut *Rugi*,
Aku lupa,
bahwa *HIDUPKU* adalah
sebuah *KEBERUNTUNGAN*,
kerana *AnugerahNYA.*

Ternyata hidup ini sangat indah, ketika kita selalu *BERSYUKUR* kepada *NYA*

Bukan karena hari ini *INDAH* kita *BAHAGIA*.
Tetapi karena kita *BAHAGIA*,
maka hari ini menjadi *INDAH*.

Bukan karena tak ada *RINTANGAN* kita menjadi *OPTIMIS*.
Tetapi karena kita optimis, *RINTANGAN* akan menjadi tak terasa.

Bukan karena *MUDAH* kita *YAKIN BISA*.
Tetapi karena kita *YAKIN BISA*.!
semuanya menjadi *MUDAH*.

Bukan karena semua *BAIK* kita *TERSENYUM*.
Tetapi karena kita *TERSENYUM*, maka semua menjadi *BAIK*,

Tak ada hari yang *MENYULITKAN* kita, kecuali kita *SENDIRI* yang membuat *SULIT*.

Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar,
cukuplah menjadi *JALAN SETAPAK*
yang dapat dilalui orang,

Bila kita tidak dapat menjadi matahari,
cukuplah menjadi *LENTERA*
yang dapat menerangi sekitar kita,

Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang,
maka *BERDOALAH* untuk
kebaikan.

🌹🍃🌹🍃🌹🍃🌹🍃🌹🍃

Minggu, 08 April 2018

sabar dalam dakwah


Dlau’ al-Kitab wa as-Sunnah,” hal 7-27 Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani.  
Di dalam ayat yang lain disebut-kan,“Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka.(Qs. Al-Ahqaaf: 35) J
uga firman-Nya yang lain, artinya, “Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami terhadap mereka.” (QS. 6: 34)
Jika Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam saja, yang beliau adalah manusia paling mulia, penghulu Bani Adam masih diperintahkan untuk bersabar, maka bagaimana lagi dengan kita?
Allah Subhannahu wa Ta’ala telah menjelaskan kepada kita semua, bahwa kehidupan ini penuh dengan ujian dan cobaan. Salah satu hikmah diturunkannya cobaan dan ujian adalah agar diketahuai mana orang yang jujur dan yang dusta, mana yang benar-benar mukmin dan yang munafik, mana yang bersabar dan mana yang tidak. Seorang da’i membutuhkan kesabaran yang ekstra kuat, hal ini karena keberadaan seorang da’i lain dengan masyarakat pada umumnya. Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam telah memberitahukan, bahwa semakin tinggi tingkat keimanan seseorang, maka semakin berat ujian yang dihadapi, beliau bersabda, “Orang yang paling berat ujiannya adalah para nabi, kemudian yang semisal mereka, lalu yang semisal mereka. Seseorang diberi ujian berdasarkan tingkatnya dalam beragama.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan al-Hakim. Dihasankan oleh al-Albani) Maka kesabaran bagi seorang da’i amatlah penting, di antara pentingnya kesabaran di dalam berdakwah adalah sebagai berikut:
1. Sabar di dalam Berdakwah Ibarat Kepala bagi Badan
Dapat dikatakan, bahwa tidak ada dakwah yang tanpa kesabaran, sebagai-mana tidak ada badan yang tanpa kepala. Jika kepala lepas dari badan, maka itu artinya kematian. Oleh karena itu, Iman Ibnu Qayim mengatakan, ”Kedudukan sabar terhadap iman, ibarat kedudukan kepala terhadap badan. Maka tidak ada iman bagi orang yang tidak punya kesabaran, sebagaimana jasad juga tak berarti tanpa adanya kepala.” Jika dalam keimanan yang sifatnya masih individual dibutuhkan kesabar-an, maka dalam dakwah yang skupnya lebih luas dan kompleks sudah barang tentu sangat lebih dibutuhkan lagi.

2. Sabar Merupakan Salah Satu Empat Rukun Kebahagiaan.
Sebagaimana firman Allah Subhannahu wa Ta’ala, “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. 103:1-3)

3. Sabar Termasuk Akhlak Paling Agung.
Kesabaran merupakan akhlak yang dibutuhkan oleh setiap muslim secara umum dan lebih khusus para da’i.

Para ulama telah banyak menying-gung masalah pentingnya sabar dalam banyak risalah dan karya mereka.
 4. Sabar Termasuk Perkara Paling Penting.
5. Sabar Merupakan Pendekatan Diri kepada Allah yang Utama
Di dalam al-Qur’an disebutkan, bahwa hanya kesabaranlah yang akan dibalas oleh Allah dengan pahala yang tidak terhitung. Hal ini menunjukkan, bahwa ia merupakan amal yang sangat utama dan tinggi kedudukannya. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas.” (QS. 39:10

6. Kesabaran Meringankan Penderitaan
Setiap muslim dan terutama para da’i pasti menghadapi tantangan dalam hidupnya, karena seorang da’i menga-jak manusia untuk meninggalkan hawa nafsu dan syahwat yang dibenci oleh Allah, tunduk terhadap perintah-Nya, berhati-hati terhadap batasan-batasan-Nya serta menjalankan apa yang disyariatkan oleh-Nya. Maka orang-orang yang berseberangan dengan dakwahnya, pasti akan memusuhi dengan segenap tenaga bahkan bila perlu dengan angkat senjata. Menghadapi rintangan semacam ini seorang da’i mau tidak mau harus me-megang kayakinan dengan teguh dan bersabar, karena sabar merupakan pedang yang tak pernah tumpul dan sinar yang tak kenal redup.

7. Sabar Adalah Sifat
Para Nabi
Para nabi dan rasul alaihimussalam mendapatkan keselamatan, kesukses-an dan kekuatan dikarenakan sikap sabar mereka. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, “Maka bersabarlah Kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan kamu.” (QS. 30: 60) Lukman al-Hakim, seorang yang telah diberikan hikmah oleh Allah, telah mewasiatkan kesabaran kepada anaknya, sebagaimana yang telah difirmankan Allah Subhannahu wa Ta’ala , “Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari per-buatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS. 31:17)

8. Dengan Kesabaran Seorang Da’i Menjadi Teladan
Seorang dai hendaknya menjadi teladan bagi masyarakatnya, sebagai-mana ini merupakan salah satu sifat hamba yang ideal (Ibadur Rahman). Keteladanan dalam beragama tidak akan didapat, kecuali dengan bersabar, karena Allah telah menetapkan, bahwa imamah (keteladanan) hanya didapati oleh mereka yang sabar dan yakin ter-hadap ayat-ayat Allah. Firman Allah Subhannahu wa Ta’ala , “Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. 32:24)

9. Sabar Menghantarkan Kepada Pertolongan Allah.
Hal ini tentunya bukan berarti dengan meninggalkan usaha, karena pertolongan dari Allah tidak mungkin tercapai dengan sendirinya tanpa melakukan sebab- sebab yang mengan-tarkan kepadanya. “Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah menge-tahui segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. 3:120) “Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang- orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (QS. 3:186) Allah Subhannahu wa Ta’ala menceritakan perihal Nabi Yusuf, bahwasanya dia mendapatkan pertolongan dikarenakan kesabaran-nya. Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya, “Sesungguhnya Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami”. Sesungguh-nya barang siapa yang bertaqwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik”. (QS. 12:90)

10. Sabar Merupakan Kumpulan Berbagai Akhlak Luhur
Di dalam sabar termuat berbagai macam akhlak yang mulia, di antaranya adalah santun, lembut, ramah, pemaaf, toleran, lapang dada, adil, menyembunyikan aib orang dan lain sebagainya. Seorang da’i akan menghadapai orang yang memiliki berbagai macam karak-ter.

Ada yang banyak bertanya, sering membuat jengkel, malas, pembuat onar, menghadapi pertengkaran dan lain-lain, maka menghadapi masyara-kat yang bermacam-macam dibutuhkan kesabaran yang tinggi.
 11. Sabar adalah Separuh Iman
Sabar dan Syukur adalah inti keimanan, Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.” (QS. 14:5) Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam telah menyifati seorang mukmin dengan sifat yang menakjub-kan, sifat itu tidak akan didapati, kecuali pada seorang mukmin, yaitu, “Kalau mendapatkan kelapangan, maka ia bersyukur, yang demikian adalah baik baginya. Dan apabila ditimpa kesempitan, maka ia bersabar dan itu pun baik baginya juga.” (HR. Muslim)

12. Sabar Merupakan Sebab Untuk Meraih Kesempurnaan
Kesempurnaan iman hanya akan dapat diraih dengan kemauan keras dan keteguhan. Oleh karena itu, dalam sebuah riwayat disebutkan doa berikut, “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keteguhan dari setiap urusan dan kemauan keras dalam meraih petunjuk.” Keteguhan dan kemauan yang keras tidak akan dapat berdiri dengan tegak, tanpa adanya pondasi kesabaran.

13. Kesabaran Merupakan Sarana Melatih Diri
Seorang da’i harus melatih diri untuk menjauhi perkara-perkara yang tidak selayaknya dilakukan olehnya seperti berkeluh kesah, bosan, patah semangat, terburu-buru, marah, takut, rakus, mendahulukan hawa nafsu dan lain-lain. Hanya dengan membiasakan bersikap sabar, ia akan mampu menjauhi semua itu, sehingga ia dapat bersikap proporsional dan adil dalam berbagai permasalahan, mempertimbangkan sesuatu dengan matang dan dengan pemikiran yang jernih. Akhirnya dakwah yang disampaikan menjadi lebih mengena, karena ia dapat mencari waktu yang tepat, metode yang sesuai dan penuh dengan hikmah.

14. Sabar Mempunyai Kedudukan yang Tinggi.
Di dalam beberapa firman Allah, sabar selalu bergandengan dengan sifat-sifat mulia yang lain, seperti yakin, syukur, tawakkal, shalat, tasbih dan istighfar, jihad, taqwa, al-haq, belas kasih dan sebagainya.

15. Kebaikan Dunia Akhirat Bagi Orang yang Sabar
Kebaikan bagi orang sabar: Allah beserta orang yang sabar; Allah mencintai orang yang sabar; Mendapatkan kesejahteraan dan rahmat dari Allah; Mendapatkan pertolongan; Dijaga dari tipu daya musuh dan yang paling penting adalah ia berhak mendapatkan surga, sebagaimana firman Allah Subhannahu wa Ta’ala , Artinya, “Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya”, (QS. 25:75)
Diringkas dari buku, “Anwa’u ash-Shabr wa Majalatihi fi Dlau’ al-Kitab wa as-Sunnah,” hal 7-27 Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani.