Sabtu, 28 Januari 2017

SESUNGGUHNYA DOSA ITU LAHIR SAAT IMAN TIDAK HADIR DALAM HATI KITA

Saya ambil dari group FB "idolaku Rasulullah SAW" :

SESUNGGUHNYA DOSA ITU LAHIR SAAT IMAN TIDAK HADIR DALAM HATI KITA

Seorang profesor yang Atheis berbicara dalam sebuah kelas fisika.

Profesor: "Apakah Allah menciptakan segala yang ada?"
Para mahasiswa: "Betul! Dia pencipta segalanya."
Profesor: "Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan."
(Semua terdiam dan agak kesulitan menjawab hipotesis profesor itu).

Tiba-tiba suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.
Mahasiswa: "Prof! Saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?"
Profesor: "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada."
Mahasiswa: "Prof! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas.
Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.

Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mengungkapkan ketiadaan panas.
Selanjutnya! Apakah gelap itu ada?"
Profesor: "Tentu saja ada!"
Mahasiswa: "Anda salah lagi Prof! Gelap juga tidak ada.
Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari. Sedangkan gelap tidak bisa.
Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna.

Tapi! Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu.
Kata 'gelap' dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.

Jadi! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada?"
Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga: "Tentu saja ada."
Mahasiswa: "Sekali lagi anda salah Prof! Kejahatan itu tidak ada. Allah tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin dan gelap juga.

Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya.
Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia."

Profesor terpaku dan terdiam!
_Dosa terjadi karena manusia lupa menghadirkan Allah dalam hatinya.._
*Hadirkan Allah dalam hati kita setiap saat, maka akan selamatlah kita..*Itulah _*IMAN..*_

oleh Hamba Allah

Wallahu`alam

My hero HARRIS J LYRICS

HARRIS J LYRICS

Play the Harris J Quiz

"My Hero"

You were always unselfish and sacrificed
Everything you risked to change life
Even when there was darkness
You broke the shackles and brought light
You called everyone to believe in Allah
O Muhammad! You are my

You are my hero, you are my hero
You are my hero, always my hero

It's the way that you smiled with serenity
And how you forgave all your enemies
I will always hold your love
And all your teachings in my heart
You called everyone to believe in Allah
O Muhammad! You are my

You are my hero, you are my hero
You are my hero, always my hero
You are my hero, you are my hero
You are my hero, always my hero

You are my hero and I'll keep you safe in my heart
You are my hero till the end and from the very start
You are my hero and you'll always be the best part
Of every single day, I will follow you

You are my hero and I'll keep you safe in my heart
You are my hero till the end and from the very start
You are my hero and you'll always be the best part
Of every single day, I will follow you

hero, you are my hero
hero, always my hero
You are my, you are my hero, you are my hero
You are my hero, always my hero
You are my hero, you are my hero
You are my hero, always my hero

You are my hero
You are my hero, always my hero

Jumat, 27 Januari 2017

Lirik Lagu Salam Alaikum - Harris J

Lirik Lagu Salam Alaikum - Harris J
You can try and turn off the sun
I’m still going to shine away, yeah
And tell everyone
We’re having some fun today
We can go wherever you want to
And do whatever you like
Let’s just have a real good time

Reff Chorus:
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah

Interlude:
I just want to spread love and peace
And all of my happiness, yeah
To everyone I that meet
Cause I'm feeling spectacular
I love it when we love one another
Give thanks everyday
For this life, living with a smile on our face

Chorus:
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah       Assalamu Alaikum, Alaikum yeah         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah

Interlude:   
Spread peace on the earth
Cherish the love that is around us
Spread peace on the earth
Treasure the love, let it surround us
Always be kind
Always remind one another
Peace on the earth everyday

Chorus:         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah         
Assalamu Alaikum, Alaikum yeah

Assalamu Alaikum
Assalamu Alaikum

Assalamu Alaikum
Wa Alaikumussalam~

Assalamu Alaikum
Assalamu Alaikum
Assalamu Alaikum
Assalamu Alaikum ye

Interlude:       
Spread peace on the earth
Cherish the love that is around us 
Spread peace on the earth
Everyday

Kamis, 26 Januari 2017

Menghindari Anak dari Kekerasan Seksual, Seks Dini dan Suka Sama Suka*

Bismillahirrahmanirrahim

🎀 Resume Kulwap Parenting KOBAR ke 8 🎀

{ *Komunitas Ibu Belajar* }

📅 Jum'at, 20 Januari 2017
⏰ 14.00

Tema: *Menghindari Anak dari Kekerasan Seksual, Seks Dini dan Suka Sama Suka*

Nara Sumber: *Dian Dwara Sukci*

Profil Nara Sumber:
Profile singkat :
Dian Dwara Sukci 
Temtala :Jakarta 28 sept 1978
Profesi : stay at home mom,
1 putra 4y2mo

Pendidikan;
Sarjana Tehnik jurusan Tehnik dan Manajemen Industri 2002
Magister Manajemen jurusan Marketing 2008

Pengalaman bekerja:
2003-2014 BNI
Resign tahun 2014 untuk menjadi SAHM

Mulai Belajar Parenting sejak 2013 s/d sekarang .
Telah mengikuti pelatihan, workshop dan seminar bersama pakar-pakar parenting diantaranya : Ibu Elly Risman, Psi,  Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari, Sarra Risman, Winna Risman, Bpk. Faisal Sundani, Bpk Asep Haerul Ghani,Bpk Agus Sutiyono (alm) dan masih banyak lagi

Sejak Tahun 2016 telah bergabung menjadi kader "pembisik' SEMAI 2045 , dibawah asuhan YAYASAN KITA DAN BUAH HATI

Aktif dalam komunitas parenting "YAYASAN KITA DAN BUAH HATI" dan  "YUK JADI ORANGTUA SHALIH-JAKARTA"

Moderator: *Cut Rafiqa Majid*
Co-Moderator & Peresume: *Hasfiani*

📖📖 *Materi* 📖📖

(Berupa Slide Gambar)

____________________________
🤗🤗 Sambutan 🤗🤗

🎙 *Moderator*
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته bu dian..
Ahlan wa sahlan di Group Kulwap Parenting KOBAR  yang ke 8. Terimakasih atas kesediaan waktu nya untuk hadir bersama kami disni berbagi Ilmu..
Saya cut rafiqa moderator kulwap hari ini,
Sebelumnya bu hasfiani sebagai Co. moderator sekaligus peresume group kobar telah mengumpulkan pertanyaan yang masuk dari materi yg telah kami share.

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
Walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh, apakabar buibu pembelajar disini... semoga dalam rahmat Allah Subhanallahu Wa ta alla.

🎙 *Moderator*
*Bismillahirrahmanirrahiim*

Innalhamdalillahi nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu Wana’udzubiillah minsyurruri ‘anfusinaa waminsayyi’ati ‘amaalinnaa Manyahdihillah falah mudhillalah Wa man yudhlil falaa haadiyalah Wa asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh.

Puji dan syukur kepada Allah سبحانه و تعالى atas nikmat waktu luang yg di berikan kepada kita sehingga kita bisa menuntut ilmu di dalam group ini, shalawat dan salam kita sanjungkan kepada Nabiyullah kita Muhammad صلى الله عليه وسلم , yang karen perjuangan beliau, keluarga dan para sahabat nya kita masih bisa menimba ilmu untuk melanjutkan risalah dan tauladan dari beliau.

Yg  saya hormati Narasumber kita hari ini bu dian dwara sukci, terimakasih atas waktu nya..

Yang saya muliakan dan sayangi kepada para member group kulwap kobar yg selalu bersemangat menuntut ilmu .

Semoga Allah faqihkan kita dalam setiap ilmu yg kita ketahui untuk kita amalkan..

Baik, saya akan memulai kuliah kita dengan pertanyaan yang telah masuk..
____________________________

*Sesi Tanya Jawab*

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣
Assalamualaikum wrwb... Bu dian jawaban yang tepat untuk anak yang bertanya jika dia bercerita mendapat surat dari teman lelakinya yang mengatakan bahwa dia suka sama anak perempuan saya? Dan jika dia bertanya kenapa dalam islam tidak boleh pacaran, jawaban dan ulasan apa yang mesti dijelaskan? Dan apakah ini baiknya dijelaskan sebelum dia bertanya atau sesudah ada pertanyaan ya? Makasih bu
-Nurkomala Dewi, TangSel-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣
Walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh bu Nur.
Anak umur berapa bu?
⏺Umur berapapun anak ibu jika bercerita terima surat cinta, terima perasaannya, tanyakan apa yang dirasakannya, bahwa perasaan suka itu anugerah dari Allah.
⏺Jika anak dibawah 7 tahun , cukup dijelaskan bahwa dalam islam juga boleh pacaran yaitu ketika sudah sah menjadi suami isteri, analogikan jika dia mau membeli kue yang di sajikan di luar dengan tampah dan banyak lalar akan mengincar dan hinggap dengan kue tart mahal dalam etalase toko yang hanya bisa dilihat dan tidak bisa disentuh, kue mana yang akan kamu pilih nak?
⏺Untuk anak diatas 7 tahun sertakan dalil jika muslim, seperti menjaga pandangan, an Nur 30-31 , an nissa 22-24(mahram), bahwa ia harus menjaga dirinya agar kelak mendapatkan pasangan yang baik(An Nur 26) dan mulai masuk secara bertahal ke pemahaman tarbiyah pubertas.
Yang paling utama adalah menjaga bonding dan komunikasi oleh orangtua dan anak, jika dijadwalkan secara teratur misal liqo kecil di rumah bersama keluarga membahas tarbiyah pubertas dan kisah nabawiyah yang bisa dijadikan tauladan .
⏺jadwalkan private time secara rutin , yaitu waktu khusus dengan salah satu orangtua. Misal hari senin pergi dengan hanya uminya, hari jumat sore hanya dengan abinya. Jika tidak memungkinkan menghabiskan waktu lama bahkan ke minimarket terdekat, beli es krim dan mendengar anak bercerita 1--2 jam cukup asal dilakukan secara rutin. Bonding dan komunilasi akan terjaga. Hingga kelak anak mendapatkan ortu menjadi teman terbaik untuk curhat, tempat terbaik dan aman untuk mencari tahu.
⏺dijelaskan jika ada pertanyaan apabila dibawah 7 thn, dijelaskan secara bertahap  sebelum ada pertanyaan seperti penjelasan diatas jika diatas 7 tahun ✅

Tanggapan:
*Ibu Marissa* ▶ Maaf bu Dian, saya mau nanya, private time itu sebaiknya 1 on 1 atau bisa saya dg 2 anak perempuan..? Krn saya ada 2 anak perempuan dan 1 laki2..
*Ibu Dian* ↪ 1 on 1 jika ibu punya 3 anak maka sediakan harinyang berbeda untuk 3 anak. Dilakukan untuk anak diatas 7 tahun
▶ Frekuensi nya berapa kali bu dian?
↪ Sebisa ortu kalau mampu dan sanggup setiap minggu lakukan. Jika 2 minggu sekali atau 3 minggu sekali tidak mengapa yang penting rutin , kontinyu . Dan bukan hanya oleh ibu . Bapak juga harus punya jadwal private time dengan anak.

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 2⃣
Bismillaah.. Pada poin Tanda2 Anak Korban Kejahatan Seksual no 2 ditulis "Kesadaran akan masalah kelamin & tindakan serta kata2 yang berkonotasi seksual yang sering terucap" Maksudnya bagaimana & contohnya seperti apa, bu? Syukron
-Dini Ummu Ibrahim, Ksa-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
2⃣ jika anak menjadi korban tindak kejahatan seksual, poin no 2 tergantung pada kondisi kejiwaan dan penerimaan anak bu. Jika terjadi trauma , kemungkinan besar akan histeris, berkeringat panik atau otomatis tidak sengaja bereaksi jika melihat gambar, orang yang lewat yang mungkin kita tidak tampak tapi bisa menjadi pencetus dia histeris. Bisa jadi dia berkata : "aku gak mau liat gak mau liat!!" Hanya dengan melihat orang bercelana panjang biru karena pemerkosa mengenakan itu sebelumnya
Ada juga yang tidak trauma tapi berkomentar misal : "penisnya pasti besar"
"Body bu guru sexy saya jadi terbayang"
"Kue apem nya keknya empuk tuh cewek"
Bahkan anak yang tidak mengerti bisa mengatakan dengan polos
"Main odom odoman yuk" (sodomi)
"Tindihin nih ya" (melakukan gerakan seperti orang berhubungan seks) karena pernah diperlihatkan paksa pada gadget oleh teman afau sebagai korban pelecehan seksual yang tidak tertangani.
Bentuk kejahatan seksual tidak selalu fisik karena bisa dengan bentuk kata kata, bisa jadi anak terbiasa dengan obrolan "kata temenku dadaku seksi"
Dan lainnya
Yang paling penting adalah orangtua mengenal anak dengan baik jadi bisa mendeteksi dini adanya tindak kejahatan seksual dan hal yang tidak biasa pada anak.
Korban tindak kejahatan seksual yang tidak ditangani dengan baik cenderung akan menjadi pelaku kelak. ✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 3⃣
Assalamualaikum mba Dian.
Thn 2016 ada permainan anak2 yaitu "STATER". Dimana permainan bisa berkelompok, berdua dll.
Ada anak usia 7 thn, dengan tanpa tekanan bercerita tentang permainan tersebut dan merasa tidak bersalah. Anak tersebut menjadi korban dan pelaku juga. Anak tersebut mampu menjelaskan tempatnya (sekolah), siapa saja (teman kelasnya), berapa kali (3x), rasanya bagaimana (geli), perasaannya bagaimana (gak tau jawabnya). Bahkan setelah dialog berlanjut, anak tersebut mampu menyebutkan bahwa mainan STATER itu berbahaya dan Haram. Anak tersebut sepertinya tidak trauma, dan mulai melupakan permainan yang terjadi di sekolahnya. Anak tersebut pun di pindahkan ke sekolah lain.
Nah pertanyaannya,
1. kira2 hal permainan itu apakah sudah meng on kan tombol pornografinya? (anak tersebut tidak berlayar tv maupun gadget, jika berlayar pun ortunya mendampingi).
2. Ingin ortunya, anaknya dapat melupakan or tidak ingat2 lagi, bagaimana caranya?
3. Kira2 kita bisa tau permainan anak2 yang marak yang mengarah pornografi dimana ya? adakah kira2 situsnya?
3. Apakah perlu ortu untuk membahas permaianan "STATER" suatu hari?
4. Bagaimana mengecek or berjaga2 untuk selanjutnya?
Terima kasih
-NN, Jakarta-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
3⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh,
1. Kita tidak bisa menebak apa yang menjadi pemicu on tombol pornografi anak, apakah permainan stater itu ternyata memberikan sensasi birahi pada anak?  tetap lakukan bonding dan komunikasi . Anak bercerita apa yang terjadk itu sudah sangat baik. Ajarkan menghargai tubuhnya , katakan tegas tidak, jika teman menyentuh bagian tubuh yang tidak boleh disentuh (pun teman sesama lelaki maupun sesama perempuan) meskipun dianggap permainan.
2. Banyak lakukan kegiatan positif , instal ilmu agama.
3. Cek setiap permainan anak, ada games2 yang pada level tertentu ada
unsur pornografi contoh : level tertinggi masuk ke ruangan, ada perempuan berbaju sangat seksi didalamnya, kemudian bangunan tsb goyang goyang, padahal di level awal aman dan tampak biasa. Memang sudah menjadi target pebisnis pornografi untuk menyisipkan unsur pornografi pada anak lewat gambar, games, film kartun,komik dll. Tujuannya adalah melemahkan generasi muda, target utama adalah anak laki laki karena memiliki alat kelamin diluar tubuh dan hormon testosteron yang mudah dirangsang dengan gambar, film,iklan dan lainnya. Ortu selalu update info mengenai games dan film film yang akan dikonsumsi anak, misal barbie itu ternyata punya pacar kent, ternyata ada adegan kissing di film frozen, games south park ternyata ada adegan memasukkan tongkat ke anus sebagai hukuman, games GTA mengandung unsur pornografi.bahwa mickey dan minnie status hubungannya tidak jelas (pacaran, tidak menikah) Dan lainnya .
Situs pornografi banyak, situs daftar pencetus pornografi belum ada tapi biasanya banyak review permainan, film, bacaan(komik,novel dll) yang bisa ibu cari di internet.
3. Perlu, dengan mengecek pemahaman anak. Jika anak sudah berpendapat itu haram dan berbahaya, apa yang harus dia lakukan jika ada temannya mengajak permainan stater ? Role play bagaimana anak harus bereaksi.
4. Kuatkan bonding dan komunikasi dengan anak, pengawasan dan pendampingan anak pada penggunaan gadget, bacaan, permainan yang akan dia konsumsi ( sortir terlebih dahulu) . Ortu pelajari sistem otak bekerja, pada anak laki laki, pada anak perempuan  dan bagaimana pornografi bisa masuk ke dalam otak anak untuk bisa menghasilkan dopamin yang bisa merusak pfc jika terjadi kecanduan (lihat video otak rusak karena pornografi) bahas ini juga pada anak diumur 7 keatas. Kunci dan install dengan agama. ✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 4⃣
Assalamualaikum.wr.wb. Bagaiamana cara yang tepat untuk menjelaskan kepada anak mengenai mahram dan bukan, bahwa ada hal yang harus dijaga kehormatannya pada anak perempuan usia 6 th?
-AR, Jakarta Pusat-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
4⃣walaikumsalam wadohmatullohi wabarokatuh bu AR, penjelasan untuk anak 6 kebawah dilakukan diiringi dengan pembiasaan dan tauladan bu. Ibu dan ayah menjadi contoh utama misal di rumah ibu berhijab jika paman (adik dari ayah) datang, tapi tidak berhijab jika paman (adik kandung ibu) datang. Melihat ayah tidak bersalaman kepada tante (istri dari kakak kandung) tapi bersalaman pada tante (adik kandungnya) , mamanya (nenek anak) dan contoh lainnya. Malu tutup pintunya mama sedang tak berhijab ada tukang sayur lewat bukan mahrom dan contoh lainnya.
Jika diatas 7 tahun tentunya disertai pemahaman agamanya beserta dalilnya. Bahas dalam pertemuan rutin keluarga (liqo keluarga)
Menjaga kehormatan ajarkan sentuhan boleh dan tidak boleh, role play , contohkan, bagaimana dia harus bereaksi, jaga aurat, pembiasan tidak memakaikan pakaian yang seksi atau mengandung karakter seksi (contoh gambar frozen yang terlihat dadanya) dan hanya karena mengikuti tren atau terlihat lucu. Pembiasaan memakaikan pakaian yang tertutup jika keluar rumah misal rok panjang lengan panjang. ✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 5⃣
Assalaamu'alaykum wRwb, Bu Dian Dwara Sukci. Untuk menghindari anak dari buruknya pengaruh pornografi lingkungan (teman2 yang kurang diawasi orang tuanya), apakah cukup dengan membekali anak dengan batasan2 bagian tubuh yang boleh disentuh dan tidak, mengajarkan menutup aurat dan menjaga pandangan? Atau kah harus men-sterilkan anak dari lingkungan luar (tidak mengizinkan anak bermain di luar rumah sampai usia SMP?).
-Yudith, Jakarta-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
5⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh bu yudith, selain mengajarkan hal hal yang ibu sebutkan tetap jaga  bonding dan komunikasi anak dengan ortu , agar anak nyaman dan aman menjadikan ortu tempat bercerita dan mencari tahu, selalu install dan kunci dengan agama setelah mengecek pemahaman anak, untuk sterilisasi saya termasuk yang mensterilkan anak dengan teman yang kita tidak tahu pola pengasuhan orangtuanya, bukan berarti anak saya tidak berteman,tapi mencari komunitas yang memang saya tahu pola pengasuhan anaknya, apabila bermain pun dilakukan pengawasan, jika ingin lingkungan kita sevisi dan semisi dengan pola pengasuhan kita lakukan sharing mengenai bahaya pornografi pada lingkungan tempat tinggal, sekolah. Upgrade dan update ilmu pengasuhan bersama, galang persatuan dan kebersamaan. Jadi bisa saling menjaga dengan lingkungan sekitar.✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 6⃣
Assalamualaikum warrahmatulloh wabarakatuh..
1. Anak sulung saya laki2 11 tahun, dia sudah terlanjur mempunyai gadget sendiri untuk alasan komunikasi apabila penjemputan sekolah. Terkait dengan kekerasan seksual/ kejahatan seksual, bagaimana contoh pertanyaan yang cocok untuk usia 11 tahun untuk mengetahui apakah dia sudah terpapar / mengenal pornografi? Dan lebih baik ibu atau ayah untuk bertanya masalah ini kepada anak laki2
2. Anak saya pernah saya suruh ke warung dan dia bertemu banci pengamen di warung, anak saya lapor pada saya katanya kemaluannya di remas oleh banci tersebut. Sewaktu saya susulin kewarung banci tersebut sudah tidak ada. Kalau kejadian seperti itu saya harus bersikap bagaimana ?
-Juariah Suhada, Bandung-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
6⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh, bu Juariah
1. Sebenarnya komunikasi penjemputan sekolah bisa dilakukan dengan kerjasama ortu dan guru di sekolah tanpa memberikan gadget ke anak. Pengecekannya bisa dilihat dari history di gadget, kenali bahasa tubuh anak, apa yg tdk biasa? Ada perubahan apa? Mulai dengan menjaga komunikasi baik dan benar serta bonding yang baik dan rutin anak otomatis akan banyak cerita ke ortu. Cek isu kritis yang terjadi , contoh "kak ada cerita heboh apa di sekolah?"
"Kak ibu/ayah kok denger berita aw***in itu siapa sih?" Menurut kakak dia bagaimana ?" (kalau anak menjawab tau ttg ini) selalu cek pemahaman dan akhiri dan kunci dengan agama.
Private time dengan salah satu ortu bergantian dijadwalkan dengan rutin  adalah salah satu cara menjaga komunikasi dan membentuk bonding dengan anak.
Ayah lebih baik. Yang mimpi basah kan ayah bu,ibu jelaskan mimpi basah dan ereksi tidak akan bisa seperti ayah yang menjelaskan karena yang mengalaminya laki laki. Namun private time bergantian tetap perlu, contoh: anak bercerita tentang rasa sukanya pada lawan jenis beda saat dia bercerita dengan ayah dan saat dengan ibu.
Umur 11 sudah masuk penjelasan tarbiyah pubertas.
2.cek perasaannya, tanya apa yang akan dia lakukan jika hal ini akan terulang lagi, ajarkan bahwa tubuhnya berharga, tegas berkata tidak, ajarkan cara membela diri; teriak, tangkis , lari ,cari pertolongan, role play, contohkan.✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 7⃣
Assalamualaikum.. Sedih memang mendengar anak jadi korban pelecehan sexsual apalagi masih dibawah umur (4 thn) Ortunya nanya apa yang harus dilakukan ke anak klo ditanyakan takut jadi trauma sampai dia besar, tidak ditanyain apa dia bisa langsung lupa? Pelaku orang yang dikenal, dan dari pihak korban ga ada tindakan apa-apa, ya itu tadi ga pengen anaknya trauma. Mohon pencerahannya.
Apa maksud texting menjadi sexting? Terus terang penasaran dengan isi tulisan di powerpointnya bu. Karena bacanya aja susah 😇Syukran jazakillahukhairan katsiran bu dian😊
-Sukma, Banda Aceh-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
7⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh,bu Sukma. Bawa ke psikolog, trauma pada anak kadang tidak terlihat sekarang, perlu bantuan tenaga professional (psikolog) , banyak peluk, perkuat bonding anak ortu, pendampingan dan pengawasan ortu. Cek materi ortu menghadapi dan menjadi terapis bagi anak dan penanganan kasus pelecehan seksual 🙂 . Anak korban tindak kejahatan seksual harus ditangani dengan baik karena
*Korban  cenderung bisa jadi pelaku kelak.
*trauma bisa muncul saat masa pubertas, atau malah penasaran dan menjadi pemicu kecanduan pornografi
*Bisa menganggu kejiwaannya saat sudah menjadi pasangan suami isteri
dan efek lainnya

Texting dijadikan ajang sexting saat ini anak memodifikasi sms, wa, inbox dll dengan bahasa kode dan ramuan bahasa lain diusahakan untuk tidak diketahui orangtua. Contoh yg saya lampirkan :

"My lupp!
thanks ya udah mo nyoba , bener
Khan Sakitnya cuman sebentar
besok k ke rumahmu
kita coba lagi ya
Ku beliin pengamannya
Mau rasa apa?"

Ini sudah dibalik bu, terkirimnya terbalik jadi untuk baca yg ada dicontoh hapenya harus dibalik dulu . Yang sudah dibalik saja susah terbaca😅
Intinya ortu harus update dan upgrade ga boleh ketinggalan oleh anak.
Jangan sampai anak nanya : anak :"bu aw***in itu siapa ya? Kok banyak temen ngomongin?"
Ibu: "ga tau nak. Gak kenal"😂
Seharusnya ibu mencari tahu.
Pengawasan penggunaan gadget pada anak. ✅

Tanggapan:
*Ibu Sukmawati* ▶ Wah gt ya, bs efeknya ketika dia dewasa.
*Ibu Dian* ↪ Kita tidak akan pernah tahu bu apa yang tersimpan dalam memori anak ini. Baiknya dibawa ke psikolog untuk dicek. Pun terapinya bertahap pada usia tertentu cek di materi.
▶ Cuma gmn ni sikap ortunya untuk si pelaku, krn pelaku org yg dikemal dan da dlingkungan keluarga itu sndri....
↪ Laporkan. Minta pendampingan . Sayangnya jika peristiwanya sudah lama terjadi tdk bisa dijadikan bukti visum karena alat kelamin punya kemampuan penyembuhan yang cepat.
*Moderator* ▶ Tambah ilmu dan pengetahuan kita ttg mengajarkan anak bersikap tegas terhadap orang yg di kenal maupun tidak, bahkan orang orang terdekat nya, pun yang mahram sekalipun punya batasan yg tidak boleh di langgar. Semoga segera mendapat batuan pedampingan ya bu sukma..

*NN* ▶ Jujur sy g tau apa yg dmksd dgn aw***in ?
*Ibu Dian* ↪ Selebgram bu menjadi kiblat pergaulan anak muda saat ini dengan pakaian yang seksi pelukan dengan pacar dan bahkan adegan ciuman yang divideokan. Followernya subhanallahu banyak sekali anak anak muda 😭
*Moderator* ▶ Ini salahsatu ortu harus update dan upgrade ya bu.... supaya ortu bisa menguatkan pemahaman  agama ke anak anak dan pilah pilih agar tidak ikut ikutan trend buruk ya bu
*Ibu Dian* ↪ Isu kritis contoh lainnya seperti "kak kenal nikki minaj?" "Miley cyrus?" Dll tapi jika ada isu kritis yang terjadi bisa jadi pintu untuk menjelaskan tentang pornografi , pengaruhnya, pemahamannya dll. intinya ortu juga harus update info.

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 8⃣
Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Bu Dian... Bagaimana memberi pengertian kepada anak, agar jika ada seseorang yang 'mengganggunya', langsung  bercerita kepada kami orang tua tanpa harus merasa malu?
Anak yang pernah mengalami kejahatan seksual, apakah akan berdampak pada interaksi dia dengan teman lain pada kesehariannya?
-Deasty, Bandung-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
8⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh bu Desty, agar anak selalu bercerita dengan ortunya, kuatkan bonding dengan anak bu, ada penjabarannya bagaimana menguatkan bonding dengan anak di jawaban pertanyaan sebelumnya, tehnik berkomunikasi juga harus dikuasai, komunikasi dengan anak harus baik benar dan menyenangkan, menghindari 12 gaya populer . Jika ada bonding dan komunikasi yang baik antara anak dan ortu, otomatis anak akan selalu menjadikan ortu tempat bertanya, tempat curhat, tempat yang aman dan nyaman untuk mencari tahu segala informasi dan ketidaktahuannya.
Tergantung kondisi kejiwaan anaknya bu, kalau menyebabkan trauma dan terlihat dengan ciri fisik, berkeringat, gemetar, atau histeris dan ketakutan terhadap benda atau seseorang, malas sekolah, takut bertemu orang bisa jadi dia dijauhi dengan temannya  ,atau justru anak menghindari teman teman karena ketakutan dan cemas, tapi jika traumanya tidak terlihat anak akan bersikap biasa pada teman tetapi sebenarnya tersimpan dalam jiwa dan memori anak dan akan muncul dalam perkembangan dan pertumbuhannya hingga dewasa nanti.  Bahkan bisa mempengaruhi kehidupan pernikahannya kelak.
Atau kejahatan seksual pemaksaan melihat pornografi, justru anak bisa kecanduan . Sehingga mencari teman yang bisa senasib (juga kecanduan)  dengan dirinya bisa berakhir pada seks suka sama suka.
Ada kasus pemerkosaan terhadap seorang perempuan yang akhirnya dia ketagihan untuk bisa disetubuhi. Jadi balik lagi reaksi anak terhadap tindak kejahatan seksual yang dia terima.
Poin pentingnya ,kenali anak anda, bahasa tubuh, gestur, perubahan dan lainnya.
Orangtua yg dimaksud adalah dual parenting ya bu✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 9⃣
Assalamualaikum wr.wb Mbak Deun, Kita bareng di MN tapi blm sempat ngobrol2 😊
1⃣ Apakah saya bisa memberi tugas untuk anak pertama saya (perempuan, 7th), mengawasi adiknya (perempuan, 3.5th) mandi untuk memastikan kena air semua dan sudah bersih dari sabun?
2⃣ Anak pertama saya (perempuan, 7thn) belum 100% malu kalau kelihatan ga pakai baju sama ayahnya, apakah wajar?
kadang teriak2 ayah jangan liat, malu dan langsung tutup pintu, kadang keluar kamar mandi handuknya lepas malah kayak lenggak lenggok (ga bersegera masuk kamar). Terima kasih
-Wina, Jakarta Selatan-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
9⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh, bu Wina
1.  Bisa,  cukup diperiksa bu tidak perlu diawasi dari awal sampai akhir .
2. Sudah 7 tahun sudah masuk penjelasan dengan agama bu, bahwa mahrom  hanya boleh melihat lutut kebawah, lengan dan leher keatas, bahwa yang berhak melihat seluruh tubuhnya adalah suaminya kelak. Jabarkan siapa mahromnya .  Bertahap persiapkan masa baligh ya bu ada di materi tarbiyah pubertas😊✅

Tanggapan:
*Ibu Wina* ▶ Untuk menjelaskan mahrom saya mulai dari mana ya bu?
*Ibu Dian* ↪ An nissa 22-23, buat tabel mahrom bu bisa di brows  di internet sudah ada yang membuatnya. Contoh dan tauladan seperti jawaban pertanyaan sebelumnya.
Pendalaman agama ortu agar bisa menjelaskan sengan baik dan benar kepada anak
Ikuti kajian kajian kitab fiqih yang syar'i

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 🔟
Assalamu'alaikum.. BuDian... Maaf mau bertanya tapi beranak.. :)
1. Usia berapakah anak bisa diajarkan tentang Mahrom? 7 thn bisa..?
2. Bagaimana mengajarkan anak saya agar tidak ikut2an melihat hp ketika saudara2 sepupunya pada maen hp?
3. Sepupu anak saya ini ada yang pernah melihat video porno di hp ayahnya tanpa sengaja (ibunya yang bercerita ke saya). Yang ketahuannya sekali, tapi apakah itu bisa berpengaruh anak jadi kecanduan? Pada saat melihat video itu anaknya ketawa2 lalu ibunya langsung ambil hpnya. Oh iya anak saya perempuan sepupunya laki2 semua.
-NN, Ambon-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
🔟walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh ibu,
1. Bahkan sebelum 7 tahun dengan pembiasaan dan tauladan cek jawaban dari pertanyaan sebelumnya. 7 tahun keatas sudah bisa disertai dengan penjelasan agama.
2. Beri aturan dan batasan yang jelas, namun anak anak hanyalah anak anak. Tetap perlu pengawasan, jika bermain dengan sepupu harus diawasi.
3. Kita tidak akan pernah tau kapan tombol on itu menyala, namun gambar dan video itu sudah tersimpan di otak anak dan bisa jadi muncul kapan saja, mungkin akan menjadi kecanduan jika terus menerus muncul karena menghasilkan hormon dopamin dalam otak. Merusak pfc dan anak bisa acting out/ melakukan. Apalagi sepupu lain jenis kelamin ya bu, baiknya diawasi dan diajarkan bagaimana bersikap terhadap bukan mahrom.✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣1⃣
Putri pertama saya umur 8th dan sangat dekat dengan ayahnya, sampai sekarang dia belum punya rasa malu dengan ayahnya, kesadaran akan aurat. Walaupun kalau keluar sudah belajar berhijab. Suami saya juga memang tipe yang dekat dengan anak, biasanya kalau weekend dia mengambil peran yang mandiin anak sejak mereka bayi. Sekarang anak yg ke 2 sudah 3 th dan kebiasan itu masih berjalan. Cuma masalahnya kakaknya tetep mau ikutan dimandiin bareng. Walaupun kita sudah bilang suruh mandi sendiri tapi ada aja alesannya takut padahal hari biasa dia mandi sendiri. Bagaimana cara menanamkan malu dengan ayahnya pada putri saya ini, dan batasan umur berapa anak ga boleh dimandiin sama ayahnya lagi, makasih 🙏
-Feby, Jakarta-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣1⃣ sudah dijawab di pertanyaan sebelumnya ya bu Feby, mengenai penjelasan aurat anak perempuan kepada mahromnya, dan sebisa mungkin anak perempuan tidak dimandikan oleh ayahnya meskipun masih 3 tahun(anak kedua perempuan atau laki). Sudah bisa  mulai diajarkan mandi sendiri untuk anak umur 3 tahun .
Untuk suami duduk bersama komunikasikan dan beri batasan yang jelas mengenai aurat, bahas bersama beserta dalil dalilnya.✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣2⃣
Assalamu'alaikum, saya mempunyai putri umur 12 thn, dia mempunyai sifat introvet, tapi beberapa saat yang lalu dia becerita dengan saya kalau dia suka dengan kaka kelasnya. Pada saat dia bercerita saya kaget tapi saya berusaha untuk mendengarkan
1. Apakah tindakan saya sudah benar mendengarkan saja? Padahal hati saya sangat berontak rasa ingin melarang keras tapi saya takut dia tidak mau bercerita lagi.
2. Bagaimana dan kapan saat harus menjelaskan untuk melarangnya agar anak saya bisa nerima dan tetap terbuka oleh saya.Terima kasih
-Fitri, Tangerang-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣2⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh bu Fitri
1. Sudah benar bu , terima perasannya , dengarkan dan tambahkan dengan tanyakan bagaimana dan apa yang dia rasakan
2. Sudah masuk ke penjelasan tarbiyah pubertas ya bu di umur ini, mulai dari menjaga pandangan, menjaga diri agar kelak mendapat suami yang baik kelak, tentang batasan mahrom dan bukan mahrom beserta dalil dalilnya. Dari penjelasan bertahap ini ibu bisa bertanya pada anak, "jadi menurut kamu pacaran itu boleh atau tidak?" "Apa bahayanya?" 'Kenapa tidak boleh pacaran?" "Apa itu zina?" , "konsekuensi zina selain dosa apa?"  Otomatis akan mengajak anak berpikir dan belajar bmm (berpikir memilih dan memutuskan) . Jadi tidak melulu nasehat yang dia terima. 😊
Mengajak anak berpikir akan lebih dipahami daripada kita terus yang memberikan nasehat. Justru dengan pertanyaan yang mengajak anak berpikir itulah isi nasehat kita. Dan anak bisa kroscek ke dalam dirinya sendiri dan berpikir kritis. Suatu saat kita tidak bisa mendampinginya anak sudah bisa bmm dengan baik 😊✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣3⃣
Assalamualaikum buDeun, 1. Bagaimana sikap kita terhadap saudari ayah yang ketika bertemu dengan anak2 kami mereka bercanda tapi dengan memegang kemaluan anak? Ditambah ucapan "mbah sunat ya.. dll..
2. Adakah batasan anak2 boleh dicium pipi oleh tetangga atau teman kami? Terimakasih
-Nur Rohmah, Temanggung-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣3⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh bu Nur Rohmah,
1. ayahnya  bu Nur masih ada? Sampaikan keberatan ibu pada ayah ibu untuk bisa disampaikan ke saudarinya bahwa perlakuannya itu tidak benar. Ajarkan pula anak tegas berkata tidak suka dan tangkis tiap mbahnya mau memegang kemaluannya dengan contoh, role play bersama ibu atau ayahnya, sampai anak paham bagaimana harus bersikap saat kejadian . Jika anak diumur yang belum paham untuk bisa bersikap, maka ibu yang harus mengatakan pada mbahnya bahwa itu tidak benar, membiasakan anak menjaga auratnya dll tentunya dengan bahasa yang santun.
2. Balita ya bu umurnya? Sebenarnya cium pipi masih boleh, yang tidak boleh cium bibir anak karena alasan gemas. Tapi saya pribadi mengajarkan anak untuk menolak dan berkata tidak suka, cium pipi atau pelukan dari orang yang bukan mahromnya meski umurnya masih balita.😊 pembiasaan sejak dini baik untuk anak.✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣4⃣
Assalamualaikum.. Bagaimana cara kita menjelaskan kepada anak. Kalau anak bertanya tentang seksual kepada kita? Wassalam, terima kasih
-Khadijah, Banda aceh-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣4⃣ walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh,bu khadijah umur berapa bu anaknya? bawah 7 atau atas 7. Anak bertanya pada umur berapapun selalu cek pemahamannya terlebih dahulu dari situ kita baru bisa menjawab  dibawah 7 thn cukup jelaskan yang bisa diterima dengan konkrit .
Contoh cek pemahaman anak;
Anak:"apa itu seks?"
Ibu: "Dengar dari mana nak?"
Ibu: "Menurut kamu apa?"
Jika anak tidak  bisa menjawab tunda sebisa mungkin jawaban hingga diumur yang cukup, dan jangan panik , jangan jangan yang dimaksut seks adalah tulisan seks : female or male pada formulir yang tidak sengaja dia baca. Itulah gunanya mengecek pemahaman anak. begitu juga untuk anak diatas 7 tahun  sudah bisa masuk materi tarbiyah pubertas secara bertahap seperti jawaban di pertanyaan pertayaan sebelumnya. Materi tarbiyah pubertas sudah pernah dibahas di kobar kan ya😊. Pendidikan seksualitas pada anak bukan hanya hubungan suami isteri tapi seksualitas yang lurus dan benar pemahan tentang fiqih, seperti thaharah karena anak persiapan baligh, apa itu mimpi basah, mani madzi, darah haid ,darah istihadhoh dan lainnya yang sudah dibahas di tarbiyah pubertas 😊. Dalam penjelasan Jika perlu sertakan alat peraga contoh lem bening dan keruh untuk membedakan madzi dan mani , Selalu kunci dengan agama segala penjelasan materi kepada anak.
Dan jika anak telah diinstall agama sebelumnya, tentang menjaga pandangan, menjaga aurat, mahram dan bukan mahram, menjaga diri agar mendapat pasangan yang baik, konsekuensi zina dll (melalui pembahasan rutin dalam keluarga) pada umur baligh anak sudah bisa diceritakan proses penciptaan manusia sertakan dalil dalilnya, fiqih perkawinan dan lainnya, tentunya secara bertahap . Anak baligh berarti sudah menanggung dosa ingatkan segala perbuatannya dicatat dan akan dihisab nanti. Karena rata rata dikelas 5 sd sekarang sudah diajarkan alat reproduksi di sekolah. Jadi ayah dan ibu dirumah sudah harus mempersiapkannya dengan baik. Masa baligh anak semakin bergeser cepat sekarang anak perempuan sudah haid diumur 9 tahun . Laki laki mimpi basah diumur 11 tahun. Jangan sampai anak mencari tau dari orang lain yang tidak bertanggungjawab atau mencari tahu lewat internet sendiri.✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣5⃣
Assalamualaikum bu dian
1. Bagaimana cara melarang anak kita dalam memilih teman bermain karena terus terang disekitar rumah saya (tetangga) kebanyakan ortu mereka sibuk bekerja jadi anak2nya dikasih gadget/ps?
2. Kami sudah setahun tidak memiliki tv dirmh. Hp juga saya batasi bersama suami tapi terkadang kalau saya keluar rumah si kaka (daffa/6th) pasti ke rumah teman untuk nonton tv/main ps/ nonton youtube.. Saya bingung bu? Apakah saya harus adakan lagi tv dirmh.. Sedangkan banyak hal positif setahun ini selama tidak ada tv dirmh kami.. Tp lingkungan rumah kami yang kurang mendukung.. Apakah saya sebaiknya pindah rumah saja yah bu untuk mnghindari hal2 yang tidak diinginkan😔
-Amirah, Sulawesi Selatan-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣5⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh bu amirah,
1. Orangtua sebagai pengawas, bentuk komunitas yang ortu tahu pola pengasuhan orangtuanya jadi anak tetap bisa bermain dengan teman tapi yang ortunya satu visi dan satu misi dengan pola pengasuhan kita, sosialisasi anak cukup saat playdate, teman terbaik anak adalah orangtua. Jika sudah sekolah, sosialisasi anak sudah cukup di sekolah. Jika ibu tidak tahu bagaimana pola asuh anak tetangga sebaiknya tidak diijinkan maen bersama mereka apalagi jika membawa pengaruh buruk untuk anak (gadget,ps dll) bahaya sekali jika lewat games dan gadget teman, anak terpapar pornografi.
Pilihan lain, jika anak tetangga main di rumah kita dengan diawasi berikan kegiatan /permainan positif daripada ps/gadget jauh lebih baik daripada anak kita main di rumah tetangga tanpa pengawasan
2. Anak 6 tahun tidak bisa ditinggal sendiri bu, harus ada pengawasnya.
Jika ibu ingin lingkungan tempat tinggal satu visi dan misi dengan pola asuh ibu, gandeng dan kerjasamalah dengan tetangga ,sharing ilmu yang ibu dapat. Ajak belajar bersama. Dan jika memang sudah tidak kondusif setelah diusahakan menggalang kerjasama dan batasan yang tegas pada anak juga tidak bisa dijalankan, pindah bisa menjadi alternatif. Tapi apakah ibu yakin lingkungan baru tidak akan ada yang seperti itu? Kuatkan pondasi dari dalam rumah terlebih dulu yang utama. ✅

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣6⃣
Apa yang harus saya lakukan dalam menanggapi cerita anak saya perempuan kls 3 SD yang bercerita bahwa temannya si A suka dengan si B, klo si C sukanya dengan si D?
-Riska, Lombok-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣6⃣ cek pemahaman mengenai suka antara lawan jenis itu bagaimana? Tanya pendapatnya bagaimana dengan suka sukaan temannya itu. Tanya apakah ada teman yang juga dia suka? Sukanya karena apa? Terima dulu perasaannya ya bu Riska, komunikasikan dengan baik dan benar ,tetap cek pemahaman arti suka dan kenapa suka?  untuk kelas 3 sd sudah masuk ke  pemahaman tarbiyah pubertas , mohon disimak sudah ada di jawaban pertanyaan pertanyaan sebelumnya.✅

Tanggapan:
*Ibu Riska* ▶ Kan anak sy ceritanya sdh lama ttg temannya itu, apakah gpp skrg baru sy tanyakan seperti yg ibu sarankan td?
*Ibu Dian* ↪ Tidak apa bu. Mulai dengan teknik komunikasi yang benar dan menyenangkan ya bu. Biasanya anak tidak terlalu suka jika ditanggapi terlalu "kepo"🙂

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣7⃣
Assalamualaikum.. Bu Dian,
saya ingin bertanya, kriteria anak seperti apa yang menjadi sasaran kejahatan seksual pada anak? Terima kasih sebelumnya.
-Irkhamna Satiti, Sidoarjo-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣7⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh bu irkhamna, kalau ditanyakan kriteria, semua bisa jadi korban dan semua bisa jadi pelaku. Yang utama adalah membentuk sikap kritis, tegas dan berani berkata tidak oleh anak, kenalkan jenis sentuhan jika dibawah 5, kenalkan mahram, menutup aurat, dan urutan lain yang harus di install pada anak . Kalau seorang pedhophil bisa tertarik pada anak 2.5 thn yang belum punya bentuk tubuh, dan seorang guru perempuan melakukan pelecehan seksual pada anak muridnya dan ada anak umur 9 tahun mampu menyodomi temannya berumur 4 tahun, nyata bahwa semua bisa jadi korban dan pelaku. Kecanduan pornografi membuat pfc (prefrontal cortex) /direktur otak manusia rusak karena banjirnya dopamin (lihat video pornografi merusak otak), itulah kenapa bahkan orang yang terlihat agamis atau berperilaku sangat baik jika sudah kecanduan pornografi bisa melakukan tindak kejahatan seksual kepada siapa saja dan kapan saja.
Bahayanya adalah orang yang rusak pfc nya tidak nampak seperti orang yang kecanduan napza,mereka berperilaku dan berwajah sama seperti kita. Ini yang harus diwaspadai.✅

Tanggapan:
*Ibu Irkhamna* ▶ baik budian..saya paham semua bisa jadi korban, dan orang dg penampilan atau berperilaku baik pun bila sudah kecanduan pornografi bisa melakukan perbuatan keji tsb.
Terimakasih atas jawabannya😊😊
*Ibu Dian* ↪ Iya bu bahkan ada kasus ayam  dan kambing bisa dijadikan media seksual orang yang kecanduan pornogragi dan rusak pfcnya. Jdi kalau ditanya kriteria khusus tentunya tidak ada 🙂

🎙 *Moderator*
Pertanyaan 1⃣8⃣
Assalamu'alaikum...
1. Jika ada anak perempuan umur 8 thn dia buang air kecil, dia senang sekali menyemprotkan shower cebok itu ke V nya dalam waktu yang agak lama, apakah itu ada indikasi kecanduan?
2. Bagaimana cara memberitahukan ke anak itu?
-NN, Jakarta-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣8⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh ibu di jkt,
1. Belum tentu bu,untuk mengeceknya buka lagi materi deteksi terpapar pornografi. Bisa jadi ya bisa jadi tidak. Harus di cek lebih detail.
2. Katakan bahwa tidak boleh berlama lama di dalam kamar mandi , tempat syaithon (selalu kunci dengan agama)
Tanya kenapa dia melakukan itu (spray lama di daerah v) ?  apa yang dia rasakan saat melakukan itu?
Cek pemahamannya dengan tenang dan tanpa menuduh.
Gunakan teknik komunikasi yang baik benar dan menyenangkan
Ajari seharusnya bagaimana membersihkan v dengan baik dan benar.
Sudah bisa masuk ke tarbiyah pubertas ya 8 tahun,  aurat, fiqih thaharah dan lainnya.✅

🎙 *Co-Moderator*
Pertanyaan 1⃣9⃣
Assalamualaikum budian.. Bagaimana cara kita menjelaskan pada anak usia 9 & 7 thn jika mereka menonton tayangan iklan di tv dengan pakaian minim? Saya biasanya bilang kalau org itu tidak Sholeha/sholeh Karena tidak menutup auratnya. Apa penjelasan saya ada yang kurang?
Terimakasih, wassalam
-Verly, Pekanbaru-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
1⃣9⃣walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh bu Verly, anaknya laki atau perempuan bu? Jika anak laki, hati hati bisa menjadi pemicu paparan pornografi, jika anak perempuan hati hati, bisa menjadi pemicu gaya hedonism yang kerap diikuti remaja. 7&9 tahun sudah bisa mulai masuk pembahasan tarbiyah pubertas secara bertahap , simak jawaban di pertanyaan pertanyaan sebelumnya . Selalu kunci dengan agama,  mengenai jaga pandangan coba tanyakan dan uji pada anak "jika melihat aurat orang lain maka harus bagaimana nak?"
Sebisa mungkin sortir tontonan anak bu, memang produsen pornografi menyisipkan secara halus lewat apa saja termasuk iklan.  Berikan banyak kegiatan positif lainnya, bisa membaca bersama, bermain bersama dan lainnya. Sortir, dan dampingi anak saat menonton televisi atau film. Selalu bahas apa yang baru saja ditonton dan cek pemahaman anak, dari situ kita bisa memasukkan nilai dan norma yang selalu dikunci dengan agama (dalil)✅

🎙 *Co-Moderator*
Pertanyaan 2⃣0⃣
Pertanyaan titipan seorang ibu: Jika anak perempuan usia 8thn terpapar pornografi (video hubungan badan di instagram beberapa detik),
apakah hal tersebut akan menjadi potensi untuk melakukan seks dini?
Bagaimana cara "membersihkan" otaknya dari apa yang sudah dilihatnya tersebut?
-Hamba Allah, Jakarta-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
2⃣0⃣ jawaban sama dengan Pertanyaan sebelumnya, kita tidak akan pernah tau kapan tombol on pronografi pada otak anak nyala. Karena otomatis apa yang dilihat mata disimpan dalam otak dan bisa muncul lagi kapan saja(pop up),jika terus menerus muncul akibatnya anak terbayang , penasaran, memicu hormon dopamin dan jika sering membanjiri pfc fungsi direktur otak rusak karena kecanduan.
Potensi melakukan seks dini bisa saja terjadi jika tidak ditangani dengan baik karena anak bisa penasaran dan mencoba untuk melakukan jika sudah kecanduan (cek video bagaimana pornografi merusak otak)
Untuk menghadapi anak yg terpapar pornografi ada poin poinnya di materi,mohon disimak. Jika tidak tahu harus bagaimana menanganinya ajak terapi ke psikolog namun tetap peran ortu sangat penting untuk menggantikan memori pornografi pada anak, berikan pelukan, bonding yang kuat, komunikasi yang baik benar dan menyenangkan, isi kegiatan positif. Selalu ada saat anak butuh curhat. Install dan kunci dengan agama.✅

🎙 *Co-Moderator*
Pertanyaan 2⃣1⃣
Assalamualaikum.. Bagaimana cara memilih sekolah SD yang resiko kekerasan seksualnya tidak ada atau sangat minimal? Terimakasih
-Venni, Jakarta-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
2⃣1⃣ walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh, bu Venni sama untuk kriteria memilih sekolah pada umumnya,
Selain survey dan dapatkan referensi orang yang terpercaya (sahabat saudara dll)
Buat list pertanyaan saat survey berlangsung
Bertanya pada kepala sekolah tentang peraturan yang berlaku apakah ada peraturan tidaak membolehkan gadget, bagaimana penanganan kasus bullying dan kejahatan seksual (contoh pemaksaan melihat video porno, menarik tali bra dll)
Apakah guri disekolah telah di berikan pelatihan mengenai bahaya pornografi?
Bagaimana adab dan akhlak guru dan murid ?
Bertanya juga pada satpam,tukang sapu ,penjaga kantin ortu murid dan anak anak yang sekolah disana
Dan yang paling penting ibu harus datang dan mensurvey keadaan nyata di sekolah saat jam pelajaran, saat istirahat, dan saat pulang sekolah. Jadi tidak serta merta  mempercayai hasil wawancara.✅

🎙 *Co-Moderator*
Pertanyaan 2⃣2⃣
Bagaimana jika anak lk 10th kita ty soal mimpi basah dan ayah mencoba menjelaskan anak jawabnya ah gak taw ah, gak ngerti, gak mudeng
-Lilik-

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
Gapapa mungkin dia masih bingung . Katakan saja. Kalau kamu mimpi mengenai..... (titik titik ya bapaknya yang jelasin ya! Karena yang mengalami bapaknya) saya mana tau mimpi basah itu cuma mimpi ttg cewek cantik atau bersetubuh atau ciuman 😅. Dan kamu merasa ada cairan yang keluar dan celdammu bterasa basah bilang sama ayah klo ayah ga ada lapor dulu ke ibu.  Ayahnya yg harus ngomong.
Tetap jelaskan bagaimana bersuci jika mimpi basah.
Khwatir terjadi saat kedua ortu tidak dirumah, jika tidam diajari anak kemudian sholat , sholatnya tidak sah.
Perlu dibantu dengan alat peraga mungkin seperti yang dijelaskan diatas lem bening dan keruh. 🙂
Tetap terima perasaan anak. Jika anak bingung sampaikan seperti diatas.

Tanggapan:
*Ibu Lilik* ▶ baik tks bu dian jawabannya, mgkn harus berulang yaa penjelasannya, soalnya laki2 kadang cara penyampaiannya dg bahasa kaku dan bingung memilih kata2nya
*Ibu Dian* ↪ Pelajari juga bagaimana cara kerja otak laki laki agar bisa berkomunikasi yang baik pada anak laki 🙂
____________________________

*Penutup*

🎙 *Co-Moderator*
Jazakillah khoir BuDian atas waktu dan ilmunya yg luar biasa.. Semoga kita semua bisa mengambil manfaatnya..

🎙 *Ibu Dian Dwara Sukci*
Terima kasih atas kesempatannya buibu kobar, tetap semangat menjadi ibu pembelajar 💪❤😘
Mohon maaf atas segala kekurangan jawaban saya🙏.yang salah datangnya dari saya dan yang benar dari Allahu ta ala semata.

Tambahan dari Ibu Dian Dwara Sukci
_Mengenai penjelasan zina untuk kepada anak selain dosa dan akan ada hisabnya , sertakan juga penjelasan konsekuensi mengenai penyakit kelamin. Bahwa kondom tidak bisa mencegah masuknya virus jika melakukan zina karena ukuran virus jauuuh lebih kecil daripada ujung jarum, jadi bisa lolos meski menggunakan virus, jika perlu sertakan alat peraga tiup kondom dan tusuk dengan jarum. Kondom alat kontrasepsi bukan alat mencegah virus. Diskusi bersama. Bahwa zina itu melalui semua lubang bahkan oral seks juga bisa ketularan virus._

_Komunikasi dan bonding inti utama pengasuhan Agama sebagai pondasi utama, kuatkan dari dalam rumah. Ilmu yang terus di upgrade. Semoga Allah melindungi kita dan keturunan kita. 🙏_

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh 🙏

🎙 *Co-Moderator*
Wa'alaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh 🙏

Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Narasumber; untuk para ayah dan ibu , semoga tercerahkan , semoga setiap ilmu yang kita dapat bisa kita amalkan dengan sebaik baik nya ..

Semoga Allah menjadikan kita orangtua yang mampu menjaga dan mendidik amanah dari Allah سبحانه و تعالى .

BuCut selaku moderator dan sy selaku co-mod undur diri, mohon maaf jika ada kekurangan .. sesungguh nya Hanya Allah yang maha Benar.

Saya tutup dengan sama sama kita bacakan doa kaffaratul majelis.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa’atubu ilaik

(Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih)

Jazaakumullahu khairan katsiran.

Wassalam

Kenali Bullying, Lindungi Anak Anda

Bismillah 
Resume Kulwap grup Kajian Parenting ke 7
Selasa, 26 January 2016 
Pkl 10.00

Tema: Kenali Bullying, Lindungi Anak Anda
Narsum: Bunda Tanti Diniyanti SPsi
Moderator: Bunda Mutiara
Notulen: Bunda Triska

🌻 Materi 🌻

Apa itu Bullying?

Bullying adalah tingkah laku kekerasan dengan tujuan untuk menyakiti orang lain baik secara fisik maupun mental yang dilakukan secara berulang. (Dan Olweus www.kidscape.org.uk)

1. NIAT, sengaja untuk menyakiti lewat kata atau tingkah laku.
2. Ketidakseimbangan KEKUATAN (POWERFULL - POWERLESS)
3. Ancaman kekerasan lebih lanjut dan berulang.
Akhirnya, ketika meningkat tanpa henti, muncullah:
4. TEROR

TIGA JENIS BULLYING:

1. FISIK 
    Mudah terlihat akibatnya
    - Memiting, mencakar, meludahi, menonjok, memukul, mendorong seseorang, mencubit, menjambak
    - Mencuri, menyembunyikan atau merusak barang milik target
    - Membuat seseorang melakukan sesuatu yang tidak dia inginkan
    - Memalak

2. VERBAL
    Paling banyak terjadi, karena mudah dilakukan.
    - Dengan kata-kata, ekspresi wajah dan gentur tubuh yang sangat melukai target dimana orang direndahkan martabatnya dan diabaikan.
    - Merendahkan, mengejek, julukan nama, celaan, fitnah, kritik tajam.
    - Menghina, memaki, mengatai, kasak kusuk, gosip, ajakan seksual, pelecehan seksual
    - Perampasan uang jajan
    - Telepon kasar, email mengintimidasi, surat kaleng ancaman

3. RELASIONAL
    Akibat secara emosi, sulit terlihat jelas, tapi terasa menyakitkan buat korban.
    - Diabaikan, disisihkan, dikucilkan
    - Memandang agresi, melirik tajam
    - Helaan nafas, bahu bergidik
    - Cibiran, tawa mengejek, menolak bicara, menyebarkan kebohongan

TANDA TANDA ANAK JADI KORBAN
- Tidak mau pergi sekolah
- Rute yang ditempuh tidak lazim
- Prestasi menurun
- Tidak mau terlibat dengan keluarga dan sekolah, penyendiri
- Anak pulang sekolah, kelaparan
- Anak mencuri uang
- Anak merasa sedih, pendiam tapi gampang marah
- Baju robek, berantakan
- Cidera fisik yang tidak konsisten dengan penjelasannya
- Sakit perut, pusing, panik, sulit tidur

DENGARKAN
Dengarkan seluruh cerita anak, tanpa disela.
Berikan perhatian penuh.
Terima perasaannya.
"Saya disini untukmu"
"Saya percaya kamu"
"Kamu tidak sendiri dalam masalah ini"

SELIDIKI
Cari info, apa masalahnya?
Tanyakan tentang: siapa saja yang terlibat?
Kapan terjadinya?
Dimana lokasinya?
Mengapa bullying itu terjadi?

KATAKAN
Yakinkan anak dan besarkan hatinya.
"Ini bukan salahmu, pelaku yang bermasalah"
"Kesalahan pelaku adalah melakukan kekerasan"

AJARI, LATIHKAN!
Pertolongan pertama bagi anak, adalah:
- Abaikan mereka! Cari tempat aman dan ramai.
- Pura pura tidak mendengar.
- Tidak usah nengok
- Jangan nangis
- Jangan jadi marah
- Jangan tunjukin kecewamu.

Tanya Jawab (Q&A)

Q.1:
Assalamualaikum Bu, kalau bullying  terjadi di tk B gmn y?  Krn maaf anak  tk B usia (4-5) mainnya masih blm terkendali batasannya blm jelas. Saya bingung ketika anak saya mengalaminya harus berbuat apa. Dan memutus bullying itu sendiri gmn?

🌸A: Waalaikum salam Bunda, saat anak usia 4-5 tahun, justru waktu terbaik untuk mengajari perilaku dengan batasan benar-salahnya, bagaimana peka dengan perasaan diri dan temannya, belajar atasi konflik dengan teman-temannya.
Pahami dulu ya, mana kejadian yang disebut Bullying dengan kejadian yang disebut Konflik. Lihat Slide 13. Perbedaan Konflik dan Bullying.

Ada 4 Langkah AWAL ketika anak mengalami Bulllying (slide Anak Anda Menjadi Korban?),
1. DENGARKAN   (slide 8)
2. KATAKAN   (slide 9)
3. SELIDIKI (slide 10)
4. AJARI, LATIHKAN (slide 11)
Bunda jalani ya 4 Langkah itu, tentunya Bunda tidak panik dan emosian terhadap anak sendiri, pelaku, orang tua pelaku, maupun sekolah. Fokuskan energi kita untuk tangani anak sendiri dulu untuk saat ini.
Selamat menjalankan ya Bunda...

Terlampir slide : Perbedaan KONFLIK dan BULLYING

KONFLIK:
@ Status yang setara dalam posisi/ teman
@ Mudah terlihat di tempat umum
@ Ada niat mengakhiri
@ Bisa berteman/baik kembali lagi sesudah Konflik

BULLYING:
@ Status posisi/ berteman yang tidak setara
@ Di tempat yang tidak terawasi oleh orang dewasa
@ Ada Agresi dan Intimidasi
@ Penyalahgunaan kekuasaan
@ Target nya rapuh

Q.2:
Bagaimana sebaiknya sikap kita jika bullying sdh terjadi dan setelah ditelusuri ada satu anak yg sering kali jadi komandan bullyingnya?
apakah kita perlu membatasi pertemanan anak kita? bgmn sikap kita jg thdp anak yg suka membully tsbt?

A : Menyikapi Bullying jika sudah terjadi di kelas berulangkali dan sudah diketahui pelakunya, perlu mengajak serta sekolah untuk menanganinya. Bikin Program Awareness, Program Kesadaran apa itu Bullying, sehingga setiap murid, setiap guru, setiap pegawai sekolah, setiap orang tua di lingkungan sekolah menjadi sadar dan paham apa itu Bullying. Lalu membuat kegiatan-kegiatan Anti Bullying. Pelaku Bullying memang maunya mengajak-ngajak teman lain untuk ia jadi punya POWER, kekuasaan dan jumlah yang banyak.

Buat anaknya Bunda, boleh saja mengajak dia diskus tentang Pertemanan.
Isinya cara  berteman, gimana kalo ada teman kelakuannya abcd, gimana memahami perasaannya, gimana memutuskan apakah membatasi pertemanan sementara, atau menyikapi terbaiknya bagaimana. Intinya, keputusan untuk membatasi temannya anak, bukan semata dari keputusan Bunda. Tapi anak dilibatkan juga pendapatnya.
Selamat ya Bunda, bisa jadi pelopor menggerakkan sekolah untuk aksi Anti Bullying, sekaligus mengajari tentang Pertemanan dengan anaknya…

Q.2.1 :
 Memahami perasaan yg dimaksud diatas apakah selain kita paham perasaan anak, pada tahap selanjutnya kita perlu juga mengajak anak memahami perasaan si pembully?  Jadi anak tahu story behind the story nya.  Sehingga alih2 takut dia merasa kasihan.  Apakah begitu mba?

A : Trims pertanyaannya mba...., mengajak anak mengenali perasaan orang lain, temannya, bahkan yang membullynya akan melatih kepekaan rasa dan empati dari anak kita. Behind the story juga membuka mata hati anak kita, ternyata ada yang pelaku tidak dapatkan selama ini sehingga ia menjadi pelaku.... karena banyak pelaku itu tumbuh dengan rasa takut di rumah karena orang di rumahnya model ngasuhnya pake marah-marah, diabaikan perasaannya, diajak teman ngebully, dll.

Q.2.2:
Iyaa ya mba jadi terasah empati anak-anak kita. Ga cuma mengedepankan emosi sendiri ya

Q. 3:
Apa ciri2/ tanda kalau anak kita terkena bullying d sklh nya ? Dan bgm cara bertanya ke anak apakah dia menjd korban bullying atau tidak ?

A: Pengamatan Bunda juga perasaan Bunda, termasuk intuisi seorang ibu akan menuntun mata hati Bunda  terhadap perubahan perilaku dan fisik anak yang memang terkena Bullying. Bunda Gadis bisa telaah lagi Slide 7, Tanda Tanda Anak  Jadi Korban.
Cara bertanya pada anak tentang Bullying :
1.Sediakan waktu, dimana Bunda Gadis memang menyediakan waktu hanya untuk Ananda
2.Ajukan pertanyaan :
” Kakak, di sekolah, adakah anak yang sering mukul atau cubit temannya?”
“Lalu, pernahkah Kakak yang kena pukul?” (jika dijawab IYA,  Bunda minta maaf ya, saat itu Bunda tidak hadir pada diri Kakak)
3.Bertanya tentang PERASAAN. “Apa perasaan Kakak waktu itu?”
Amat penting untuk para Bunda, mendampingi Ananda dengan menerapkan Ketrampilan Parenting, agar anak menjadi lapang hati dan punya tempat berdiskusi sehingga punya solusi.

Q.3.1:
Terima kasih bunda Tanti...waktu itu anak saya di rumah saya lihat paha nya biru2...saya tanya knp...tp ga mau cerita...mungkin cara saya bertanya yg salah ya bunda Tanti ?

A: Bunda, bisa mencoba cara lain.... kadang anak juga perlu kesiapan hati kapan ia mau bercerita...kadang tidak mudah baginya untuk langsung ngomong. Cara memancing biar anak bicara, bisa juga Bunda bercerita kisah mirip kejadian anaknya.... biasanya anak jadi kepancing kisahnya sendiri.....
: oh iya, di Parenting, ada banyak cara untuk bertanya dan ngobrol dengan anak ketika ia sedang bermasalah. Jika ditanya 'Kenapa?', umumnya anak sulit menjawabnya. Jadi, lwt Sapa Perasaan itu salah satunya.

Q. 3.2:
Ya bunda tanti...tebak perasaan dan berbicara positif ya bund..
A: Ya Bunda...

Q.3.3:
Baik bunda tanti...jd inti nya yg nama nya bullying itu apabila berbeda level atau tingkatan kls/usia ya bund ?

A: Bullying ini bisa terjadi di beragam level, usia, jenis kelamin, lokasi dll. Tapi tanda yang paling utamanya adalah Derajat Penerimaan Korban. Artinya, jika A di cubit B, dan A merasa POWERLESS (tidak berdaya untuk membela dirinya sendiri) maka A sudah menjadi korban Bullyingnya B. Tapi jika A bisa BELA DIRInya, dengan ngomong "Sakit Tau!", itu bukan situasi Bullying

Q.3.4:
Oh gitu ya bund...jd kalau si anak itu bs menjawab,bkn bullying... Nah kalau si A membalas perlakuan si B,apakah itu nama nya membela diri atau apa bund ?

A:
jika jawabannya A adalah salah satu caranya membela dirinya....
jika si A membalas cubit B,  itu membela diri juga, ini bukan Bullying. Tapi, justru A diajari oleh orang dewasa untuk bisa membela dirinya tanpa kekerasan. Karena kekerasan (mencubit), tidak boleh dibalas dengan kekerasan lagi (mencubit lagi). Nanti terjadi siklus kekerasan yang tak berkesudahan.

Q.4: 4:
Assalamualaikum mba Tanti.. Anak saya bbrp kali 'dikerjain' sm temannya (1 pelaku) sering diganggu, disindir2, dilempar mainan, sampe jatoh terlentang krn kursi ditarik pas anakku mau duduk. Tp pihak sklh berusaha meyakinkan kalo itu bukan bully.. tp hanya iseng/bercanda kelewatan. Sbenarnya apa batas antara iseng dgn bully...?

A: Waalaikum salam Bunda
Sebelum Bunda bergerak ke sekolah untuk menyakinkan mereka, sudahkah Ananda disapa perasaannya?
Peluk anak ya, peluk hati dan jiwanya. Sapa perasaannya, selama ini diperlakukan seperti itu tentunya tidak nyaman.
Dengarkan seluruh perasaannya, hingga hatinya lapang. Ajari ia untuk mengeluaran perasaannya terhadap 1 pelaku itu. Misalnya ia bilang, “aku marrraaah banget dan takut”. Terima ya perasaan dia.
Bunda bisa menyediakan 1 boneka, main role play dengan anak. Umpamakan boneka itu si A. Persilahkan Ananda untuk mengeluarkan rasa marahnya itu kepada boneka. Pukul, injak, banting, dll. Niatkan mengeluarkan emosi marahnya, hingga ia reda marahnya.
Barulah setelah ia tenang, ajak bicara dan diskusi tentang Bullying lewat Film (di youtube banyak pilihan tentang film antibullying untuk anak), lewat Buku Cerita, lewat Kisah, dll.
Bunda, silahkan pilih, mana yang akan difokuskan, apakah mendampingi Ananda dahulu atau menyakinkan sekolah bahwa perilaku anak itu Bullying?

Lihat lagi Slide 2. Definisi Bullying dan  Slide 13. Beda Bullying dan Konflik, untuk tahu batasannya.

Q.4.5:
Bagaimana menjelaskan kpd orang tua yg menganggap bully tsb iseng atau bercanda berlebihan?
Mereka kadang berlindung dgn kata 'bercanda'.

A: Bunda... Ajak orang tua lain belajar dan paham tentang Bullying... standarnya bukan berdasarkan tanggapan orang tua lain, tapi standarnya dari Perasaan Anak yang jadi Korban. 'Bercanda' menurut orang tua lain, tentu beda rasa menurut si korban

Q.4.6:
Ohh baik. Iya saya sdh bicara seperti itu.. tp menurut gurunya jg itu cuma bercanda

A: keputusan ada di Bunda untuk sekarang ini,  mana yang akan difokuskan, apakah mendampingi Ananda dahulu atau menyakinkan guru, sekolah, orang tua lain bahwa perilaku anak itu Bullying?... silahkan ditimbang timbang dulu yaa

Q.4.7:
Alhamdulillah anak saya sdh tenang. Tp pihak sekolah masih anggap itu hanya bercanda berlebihan.. bukan bullying.

A: Menghadapi situasi bullying, menguras emosi sekali....untuk semua pihak yang terlibat. untuk anak dan ortunya, untuk pelaku dan ortunya, untuk Penonton dan org disekitarnya. Kita belum bahas tentang emosi Pelaku dan Penonton... ini punya efek masing masing.
Moga anak Bunda sudah tenang, membuat Bunda juga tenang ya....

Q. 5: 5.
Bagaimana caranya menanamkan self defence pada anak, agar bisa menjaga dirinya ketika mengalami bullying? Terima kasih bunda.

A: Bunda, Self Defence itu bisa lewat beragam cara…misalnya dengan Pujian, Pelukan, Sapaan, Perhatian, Waktu bersama Anak, Menerima Kesalahan Anak, Mengajari Berteman, Menyapa Perasaan….dan banyak lagi lainnya….yang menimbulkan KONSEP DIRI Ananda menjadi tumbuh kuat, Ananda jadi PERCAYA DIRI dengan kelebihannya, sehingga bisa menganggap dirinya punya POWER yang sama dengan para pelaku.

Selamat menanamkan Self Defence pada ananda ya Bunda…

Q.5.1
Brati mmg lebih ke inner self defense ya mbaa
Kl konsep diri bagus, insyaallah anak bernyali dan pede.  Walaupun badannya kecil.

A: Iya Mbak .... lengkapi dan kuatkan yang dimiliki oleh anak anak kita....sebagai penangkal gangguan dari sekitarnya

Q.6:
Di sekolah anak saya ada teman yg suka membully, nama nya D. Dari kelas 3 dia suka membully teman yg juga tetangga anak saya yg nama nya F. Sampai2 wkt itu org tua F, org tua pembully, wali kelas dan kepsek mengadakan pertemuan dan membuat perjanjian (karena F pernah sampai terluka dan akhirnya ibu F tau ttg anaknya di bully).

Di kelas 4 ini anak saya sekelas lagi dengan pembully ini. Dan pembully ini ternyata suka memerintah anak saya utk menyiksa F. Anak saya menolak dan pembully mengancam akan membully anak saya kalau tdk menuruti perintahnya.
Sejauh ini anak saya diganggu misal peci nya diambil dan di bawa lari sampai pernah rusak, dipukul pelan, diejek2.
Kalo F pernah dipukul keras sampai hampir nangis, dipanggil pembully ke kmr mandi diancam akan dikurung.

Apa yg harus saya lakukan dlm hal ini?

A: Bunda, Selama 1 tahun ini, dari kelas 3 ke kelas 4, berarti Perjanjian yang dibuat diantara Korban, Pelaku, masing-masing orang tua dan sekolah, belum efektif meredam perilaku Bullying dari D.
Sehingga, D masih mengajak Ananda untuk mengganggu F. Situasi seperti ini, tidak boleh dibiarkan oleh orang dewasa yang mengetahuinya. Perlu dilaporkan ke Sekolah. Sekolah belum jadi tempat yang aman untuk siswa. Antisipasi utk tidak berlarut. Kita sudah banyak baca berita, sekolah bereaksi setelah terjadi kejadian tragis.
Selain ada Kegiatan AntiBullying, perlu ada sesi Konseling baik untuk D maupun F, yang nantinya melibatkan Orang Tua D dan Orang Tua F.
Ajak pihak Komite Sekolah/POMG untuk terlibat. Perlu dukungan semua pihak untuk paham AntiBullying. Dan ini sifatnya SEGERA.

Bunda, ajak Ananda pelajari Bullying untuk punya pemahaman yang sama tentang Ciri Ciri Pembully dan bagaimana melindungi diri Ananda sendiri. Setelah menguatkan Ananda, Ananda pun jadi merasa aman ketika ia tahu bahwa orang dewasa disekitarnya bergerak bersama dan punya perhatian atas peristiwa ini.

Selamat Bergerak Bersama untuk AntiBullying Program di Sekolah.

Q.6.1 :
Jadi memang sebaiknya di laporkan ke sekolah ya mba tanti?
A: Iya laporkan Bunda

Q.6.2:
Anak ini memiliki kelompok yg isinya teman2 yg sepertinya diperintah oleh dia. Anak saya pernah menyatakan tdk mau masuk ke kelompoknya dan dia langsung mengejek2 anak saya dengan kata2 kasar. Sepertinya sering menonton film2 kekerasan juga ya. Karna dia pernah mengatakan pd salah satu 'anak buah' nya bahwa dia akan meledakkan rmh temamya ini. Entah hanya imajinasi atau bagaimana..

A: Apalagi sudah bergerombol begitu. Laporkan Bunda. Anak anak ini perlu bimbingan diajari perilaku yang baik. Segera Intervensi oleh orang dewasa. Mereka perlu dibantu bukan dibiarkan.

Saya seringkali mendengarkan kisah kisah bullying terjadi, dan pembiaran terjadi....dan saya menyaksikan begitu tersiksanya perasaan para korban bully hingga besarnya ia....
miris dan sedih.... mereka minta tolong, gimana ngelola perasaan yang belum tertuntaskan saat mengingat dan mengalami situasi bullying saat mereka kecil dulu.

PENUTUP

Justru dengan intervensi saat ini, anak yang jadi korban akan pulih Harga Dirinya. Anak yang jadi Pelaku, akan tahu menata diri dan perilakunya. Anak yang jadi Penonton, akan tahu bagaimana Dirinya bisa membantu sesama, berempati.....
Terimakasih ya buat para Bunda-bunda yang punya perhatian dan semangat belajar dan menerapakan Parenting dan Bullying. Cakupan Bullying luas sekali…. Untuk awalan memang fokuskan dulu pada PERASAAN anak, untuk lanjutannya kita share lagi di lain waktu yaa… Trims juga buat Mbak Mutiara, untuk ngajak saya sharing dan belajar lagi dengan para Bunda disini….Senangggg deh…. Pamit dulu ya, maaf kalo ada yg terasa kurang pas. Most welcome untuk diajak sharing lagi di Kulwaps ini…

Kontak Jadwal 2017

Barangkali butuh

Kontak Jadwal 2017

Jadwal Auladi Parenting School 2017

Januari
7-8  ​PSPA ​Serang ​by Khalifah, cp: Nuha +62 811 1200446
14-15 ​PSPA ​Banjarbaru ​by Bina Ilmi, cp: Juli +62 819 53673222
21-22 ​PSPA ​Cikarang​ by Khairu Ummah, cp: Elis  +62 813 99038184
28-29 ​PSPA ​Bandung ​by Sekolah Salman, cp: Fety 0813 20032289

Februari
4-5 ​PSPA ​Semarang ​by Bintang Juara, cp: Vivi +62 813-2660-3360
11 ​PDA ​Bandung​ by YJos Community, cp: Tita +62 811-2237-172
12 ​KCR ​Bandung​ by YJos Community, cp: Tita +62 811-2237-172
18-19​ PSPA ​Bintaro​ by Radeesya EO, cp: Intania +62 812 81728185
25 ​PAT ​Jakarta​​ by Cinta Quran, cp: Aziz +62 857 16586959
26 ​PAT ​Bekasi​​ by Sekolah Salsabila
27​ PAT​Jakarta by Al-Azhar Rawamangun, cp: Yani +62 897 9968589

Maret
4-5​ PSPA​ Duri by Sekolah Alam Duri, cp: Diah Novi 081268806012
11-12​ PSPA​ Banjarmasin​ by MDIM, cp: Murni 085248334861
18-19​ PSPA​ Kandangan​ by QurotaAyun, cp: Yulia +62 852-9207-0552
25-26​ PSPA ​Muara Enim​ by Rabbani, cp: Kamaliah +62 821 85116006

April
1-2​ PSPA​ Banjarbaru​ by Insantama, cp: Mawardi +62 813 51011031
8-9​ PSPA​ Karawang​ SIT by SIT Harum, cp: Atar +62 856 95797556
15-16​ PSPA​ Pangkalanbun​ by Al-Manar, cp: Mutmainah +62 852 29055529
22-23​ PSPA​ Surabaya​ by SNC, cp: Eka +62 821-1006-7765
29-30​ PSPA​ Jakarta​​ by DreamLight, cp: Nurliani 0812 87180855

Mei
6-7​ N/A Privat Schedulle
13-14 PSPA Banda Aceh by Al-Azhar Aceh, cp: Melly +62 852 60123133
20-21​ PSPA​ Semarang​ by Sekolah Alam Ar-Ridho, cp: MIA +62 813-2620-0631
27 N/A Privat Schedulle

Juli
8-9​ PSPA​ Jambi​​ by Sekolah An-Nahl, cp: Rini +62 853 66518783
15-16​ N/A Privat Schedulle
22-23​ PSPA​ Semarang ​Bina Insani, cp: Widi +62 821-3513-2169
22-23 N/A Privat Schedulle

Agustus
5-6 ​PSPA​ Cirebon​ by Smart Auladi Bilingual School, cp: Elsa +62 816-4865-610
12-13 Pilgrim Schedulle
19-20 Pilgrim Schedulle
26-27 Pilgrim Schedulle

September
2-3 Pilgrim Schedulle
9-10 Pilgrim Schedulle
16-17 Privat Schedulle
23-24​ PSPA​ Depok by Kepik, cp: Etha +62 813 10363573
30-01​ PSPA​ Palembang by ​Izzudin, cp: Tini +62 813 68228044

Oktober
7​-8 PSPA Palembang​​ by Bina Ilmi Pusat, cp: Syukri +62 813-6733-1043
14-15​ PSPA​ Surabaya by​​ IKA Auto 2000, cp: Wiwik Endang +62 852 10806344
21-22​ PSPA​ Palembang by Bina Ilmi, cp: Narti +62 812 71984885
28-29​ PSPA​ Lampung By Fitrah Insani, cp: Evi +62 821 83068633

November
4 PDA​ Palembang​ by Bina Ilmi, cp: Narti +62 812 71984885
11-12​ PSPA ​Bandung​ by Auladi Organizer, cp: Auladi 08112285234
18-19​ PSPA​ Bintaro by Radeesya EO, cp: Intania +62 812 81728185
25-26​ PSPA​ Medan by Moms Project, cp: Yensi +62 852 07284741

Desember
2 Des PDA Jakarta by Dreamlight, cp: Nurliani 0812 87180855
9-10 PSPA Des Bogor by RB Faqih, cp: Yuli +62 818-106-333
16​ Des KCR Jakarta by Dreamlight, cp: Nurliani 0812 87180855

EVALUASI BUAT SUAMI*

Sharing di Kamis optimis

*EVALUASI BUAT SUAMI*
by : Bendri Jaisyurrahman
(twitter/IG : @ajobendri)

Mari bayangkan situasi ini. Suami baru pulang kerja dalam kondisi lelah. Masih menggerutu akibat macet di jalan yang kian tambah parah. Belum lagi, terbayang ultimatum dari atasan akan adanya pengurangan karyawan di perusahaan. Ditambah dengan kejadian kena tilang gara-gara ‘menjomblo’ sendirian dalam mobil ketika melintasi area three in one. Plus perut yang udah kayak ban motor.
Seharian isinya angin doang hehe..Masih belum dramatik ya? Ok. Kita tambah. Pas di lampu merah dicolek bencong yang dandanannya bikin hilang nafsu makan. Diperparah lagi dengan isi dompet yang jika memandangnya seperti melihat batu nisan kekasih.yang tiada. Bercucuran air mata menatapnya. Kebayang kan suasana tragisnya?
Begitu tiba di rumah, ternyata istri menyambut dengan cemberut dan keluh kesah. Bukan dengan senyuman dan air kopi hangat. Ampasnya aja yang tersisa, rasa pahit hingga ke dada..
Tetiba istri memberikan sebuah surat dari sekolah yang kesekian kalinya tentang perilaku anak yang mencemaskan. Diembel-embeli kalimat pengantar “kita harus evaluasi anak-anak kita. Kapan mas bisa bicara?”. Duh Horor. Benar-benar menyeramkan. Ini lebih menakutkan daripada film Annabelle. Dan lebih memusingkan dibandingkan senandung cherrybelle.
Bagi sebagian lelaki, ajakan mengevaluasi pengasuhan anak dari istri ibarat hadirnya debt collector ke rumah untuk menagih utang dengan mengutus orang berbadan besar yang lingkar lengannya aja udah kayak bola dunia yang terpajang di lemari sekolah.
Makin mencemaskan jika kondisi emosi suuami lagi gak nyaman dan pikiran kusut karena masalah kerjaan. Maka menjadi ‘patung’ sesaat dalam situasi tersebut adalah upaya penyelamatan diri segera. Suami hanya bisa diam. Seraya mengademkan hati dengan nonton TV atau main angry bird di HP. Istri makin kesal. Dianggap suami cuek sama urusan anak. Cuma mau ‘ngebuat’ aja. Gak ikut memelihara. Persis kayak dewa brahmana dalam ajaran Hindu yang sekedar mencipta. Urusan memelihara, itu tanggung jawab Wishnu, katanya.
Sebegitunya kah para lelaki? Apa betul mereka cuek dan tak peduli dengan urusan anak? Sehingga paling malas kalau diminta evaluasi masalah buah hati mereka? Tentu tidak. Bagi lelaki, menjadi ayah adalah impian tertinggi mereka. Ini lebih hebat dibandingkan jadi Superman, spiderman atau salesman.
Ups
Bahkan lebih keren daripada pemeran sinetron ganteng ganteng serigala. Panggilan ‘ayah’, ‘papa’, ‘abi’ dan semisalnya dari seorang anak adalah senandung cinta paling indah yang begitu syahdu. Menjadikan diri mereka naik kelas tanpa perlu ngambil raport hehe..emangnya anak SD?
Maksudnya membuat diri mereka makin bernilai dan berharga. Terlebih jika anak yang hadir sesuai dengan harapan. Jika pernikahan tak menjadikan mereka ‘ayah’ tersebab anak yang dirindukan tak jua hadir, hidup terasa tak lengkap. Berbagai upaya akan dilakukan demi hadirnya buah hati. Sehingga sejatinya keberadaan anak sekaligus kebaikan dan segudang prestasinya adalah kebutuhan dasar bagi para lelaki.
Jadi, bukannya mereka menolak diri untuk mengevaluasi. Mereka hanya tak ingin harga diri mereka jatuh. Sebab, evaluasi yang dilakukan istri tentang anak mirip dengan hak angket anggota dewan kepada pemerintah. Intinya mempertanyakan dan mempersalahkan kebijakan mereka sebagai kepala keluarga. Ujung-ujungnya ‘impeachment’ dari istri dalam bentuk boikot urusan pelayanan domestik. Ini yang dikhawatirkan. Itulah kenapa cueknya mereka adalah upaya mengulur waktu. Syukur-syukur istri akhirnya menyerah dan melupakan. Dan akhirnya perilaku anak pun makin jauh dari harapan.
Maka, mengevaluasi anak-anak ke suami tidaklah salah. Wajib bahkan. Namun harus tau tekniknya. Agar suami secara sadar terlibat dalam pengasuhan. Tak perlu lah pakai gaya sindiran. Atau kode-kodean. Kecuali jika sang suami tercatat sebagai anggota intelijen. Paham bahasa kode-kodean. Meletakkan buku parenting di meja suami atau nge tag artikel pengasuhan ke Wall FB nya. Ini gak efektif. Suami merasa ditoyor dari belakang secara diam-diam. Egonya naik, pesan nya ditolak. Istri juga yang rugi.
Pakailah cara elegan yang disukai suami. Caranya bagaimana? Hmmm kasih tau gak ya? *mendadak Alay* Kasih tau dong kakak hehe…
Sebenarnya banyak cara untuk menaklukkan hati suami agar mau peduli dan siap mengevaluasi masalah anak. Salah satunya belajar dari kisah Ummu Sulaim. Ia harus menerima kenyataan pahit anaknya wafat di saat suami tak di rumah. Padahal ia tau, anak tersebut kebanggaan suaminya. Maka, ia pun mencari ide agar bisa menyampaikan pesan ‘pahit’ ini ke suaminya tanpa melukai perasaannya. Mulailah ia berdandan yang cantik layaknya bidadari.
Seraya memasak makanan kesukaan suami. Ia tau, untuk menyampaikan kabar buruk maka senangkan hati suaminya dulu. Targetnya adalah meminimalisir penolakan dan reaksi negatif dari sang suami. Begitu suami sudah terpuaskan kebutuhan perut dan di ‘bawah perut’ nya, kabar duka itu pun disampaikan dengan cara santun. Dan ajaib. Suami menerima hal ini dengan lapang. Tidak sampai gebrak meja atau teriak lantang. Sebab, sejatinya ummu sulaim telah memberikan jamu yang pahit dengan campuran madu. Pahitnya tak terasa. Tersamarkan oleh manisnya madu.
Disinilah hikmahnya. Bahwa untuk mengajak suami mengevaluasi diri khususnya dalam pengasuhan harus tau kapan waktunya. Saat suami nyaman dan terpuaskan oleh istri maka, silahkan sampaikan. Kalau perlu sekalian minta tambahan uang belanja atau dibeliin galaxy S7 plus logam mulia.
Tapi ingat, saat bicara pun tak boleh panjang kata. Lelaki biasanya tertarik dengan pembicaraan yang dimulai dengan 10 kata pertama. Setelah suami tertarik, maka lanjutkan ke pembicaraan inti. Lambat laun suami terbiasa untuk mengevaluasi diri bersama istri. Silahkan praktekkan.
Kesimpulannya, jadi suami sekaligus ayah harus mau mengevaluasi diri agar tujuan pengasuhan tercapai. Dan sebagai istri sekaligus ibu, pandai-pandailah berbicara kepada suami. Biasakan selalu dengan kalimat positif. Asal jangan bilang : aku positif HIV.
Ini mah bawa petaka namanya😁