Selasa, 30 Juli 2013

Itu Tugas mu Bukan Tugas Mereka

Renungan Ramadhan;

Itu Tugasmu Bukan Tugas Mereka

Engkau boleh beribadah sepuas mu, boleh kau semarakan masjid-masjid dan semua ritual agamamu tapi haram bagi mu memasuki wilayah ini, negara!

Kau tak boleh memasukinya, seberapa baiknya engkau mengikuti aturan main, seberapa baiknya engkau berkompetisi dan seberapa moderatnya perilaku mu. Untuk yang satu ini tidak boleh. Semua aturan boleh berubah, semua yang boleh bisa menjadi tidak boleh dan semua larangan bisa menjadi niscaya kalau engkau masuk mengelola negara.

Hari ini kita kehilangan bench-mark tentang peradaban masyarakat sipil yang dielu-elukan oleh mainstream rejim beradab dunia kontemporer dengan Barat sebagai pemimpinnya. Kita kehilangan rujukan dan patokan tentang apa yang mereka maksudkan tentang negara sipil dan demokrasi. Negara yang demokratis, yang semua warga negaranya mempunyai kebebasan untuk memilih bagaimana mereka dipimpin dan siapa pemimpinnya. Kita kehilangan bench-mark karena ternyata warga negara itu boleh memilih apa saja bagaimana mereka akan dipimpin dan bentuk pemimpinnya kecuali tidak boleh untuk Islam.

Sebuah negara boleh dipimpin oleh ideologi apapun atau oleh pemimpin jenis apapun kalau prosesnya adalah proses yang beradab melaui election yang jujur, adil, langsung dan tidak ada intervensi. Tapi aneh memang ketika yang menang pertandingan itu adalah yang membawa ideologi Islam maka semua postulat tentang negara sipil dan demokrasi bisa dibuang ketempat sampah.

Bagaimana mungkin negara-negara kampiun pendukung negara sipil dan demokratisasi berdiam diri atau sebuah kudeta berdarah, jangankan kutukan dan sangsi, sekedar celapun tidak.

Tetapi begitulah sunnatullah, Islam itu hadir bukan untuk mengemis keadilan dan belas kasihan tapi untuk memberikan keadilan dan rahmat, Islam dan penyerunya adalah subyek yang menghadirkan keadilan dan rahmat tersebut bukan obyek yang mengemis untuk itu. Tidak bisa selainnya mampu memberikan obyektifikasi peradaban sebagaimana yang pernah dihadirkan Islam untuk dunia.

Maka jangan engkau minta penguasa dunia hari ini untuk mengharapkan keadilan pandangan mereka, dan jangan pula engkau minta penguasa-penguasa boneka yang menetek kepadanya. Karena keadilan dan rahmat bagi dunia memang bukan tugas mereka menghadirkannya tapi tugasmu.

“Beginilah kalian ini. Kalian mencintai mereka padahal mereka tidak mencintai kalian, dan kalian beriman kepada semua kitab. Jika berjumpa kalian mereka berkata “Kami beriman”. Apabila mereka menyendiri mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci pada kalian. Katakanlah “mampuslah kalian karena kemarahan kalian” Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati. Jika kalian memperoleh kebaikan mereka bersedih hati tapi jika kalian ditimpa bencana mereka bergembira karenanya. Jika kalian bersabar dan bertaqwa tipudaya mereka tidak membahayakan kalian sedikitpun. Sesungguhnya Allah mengetahui segala yang mereka kerjakan (QS Ali Imran: 119-120)

__._,_.___

Ilmuan NASA menenukan trompet sangkakala malaikat isrofil

Peristiwa mengerikan yang akan terjadi pertama kali pada hari kiamat adalah ditiupnya sangkakala (ash-shur) oleh malaikat Israfil atas perintah Allah.

Makna ash-shur secara etimologi (bahasa) adalah al-qarn (tanduk). Sedangkan menurut istilah syariat, yang dimaksud adalah sangkakala yang sangat besar yang malaikat Israfil telah memasukkannya ke dalam mulutnya (siap untuk meniupnya), dan dia sedang menunggu kapan dia diperintahkan untuk meniupnya. (Syarh Lum’atul Itiqad karya Ibnu Utsaimin, hal. 114)

Makna ini disebutkan dalam hadits shahih dari Abdullah bin ‘Amr, dia berkata: Seorang badui bertanya: “Wahai Rasulullah, apa itu ash-shur?” Rasulullah menjawab: “Tanduk yang akan ditiup.” (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Abu Dawud. Hadits ini disebutkan dalam Al Jami Ash Shahih 6/113-114, karya Asy Syaikh Muqbil)

Ilmuwan NASA ‘Menemukan’ Terompet Sangkakala Malaikat Israfil Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) adalah alat yang merupakan bagian dari program atau misi NASA untuk melihat Kosmologi (studi tentang sifat alam semesta) secara keseluruhan. Proyek ini melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta. Sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat-bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar.

Dengan menggunakan WMAP, mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan, karena hasil penelitian tersebut menemukan bahwa alam semesta ini berbentuk seperti terompet.

Pada bagian ujung belakang wilayah ‘terompet’ alam semesta itu merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable).

“Dan ditiuplah sangkakala, Maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu putusannya masing-masing.” (Az Zumar: 68)

“Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.” (Al Kahfi: 99)

“Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. (An Naml: 87)

“Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.” (Yasin: 51)

Banyak ulama tafsir mengatakan bahwa tiupan terompet sangkakala di ayat-ayat tadi selalu diartikan sebagai peristiwa di hari kiamat. Dr Wahbah az-Zuhaily dalam Tafsir Al Wasith menguraikan bahwa tiupan terompet di hari kiamat itu tiga kali. Pertama, tiupan yang menggentarkan, lalu kedua yang mematikan seketika seluruh makhluk. Tiupan ketiga tanda mulainya hari kiamat, di mana semua dibangkitkan dan dikumpulkan.

Kalau kita cermati, Al Quran menyebutkan bahwa tiupan itu selalu “di dalam” terompet, “Wanufikha fi-shshuuri”. Mengapa terompet? Mengapa di dalam (Fi)?

Tim WMAP mengamati pola titik-titik panas dan dingin radiasi microwave kosmik, yang bisa menggambarkan bentuk alam semesta 380.000 tahun setelah Big Bang. Proyek WMAP dari NASA membuat peta titik-titik tadi secara mendetail, hasilnya ialah pola itu cenderung memudar, yakni tidak ada titik panas dan dingin yang tampak melebihi jarak rentang 60 derajat. Ini menyimpulkan bahwa ketika mengembang, alam semesta terulur panjang. Sempit di awal dan kemudian makin lebar seperti corong. Mirip bentuk terompet abad pertengahan. Hal ini tentu mematahkan prediksi selama ini yang menyatakan bahwa bentuk alam semesta seperti bola (bulat) yang mengembang ke segala arah.

Tim WMAP yakin bahwa alam semesta bukanlah berbentuk bola, tetapi berbentuk terompet. Alam semesta bukan meluas tak terbatas, tetapi dibatasi oleh ujung terompet. Jadi, alam semesta ada awal dan akhirnya. Hanya Allah yang tidak berawal dan berakhir, “Huwal awwalu wal akhiru”.

“Sesungguhnya telah datang kepada kalian cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan. Dengan Kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan Kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari keadaan gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (Al Maidah: 15-16)

“Itulah Kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al Baqarah: 2)

“Sesungguhnya Al Quran itu adalah kitab yang mulia. Yang tidak datang kepadanya kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.” (Fusshilat: 41-42)

Maha Benar Allah atas segala Firman-Nya

Sabtu, 27 Juli 2013

Bunda

LIRIK LAGU Melly Goeslaw - Bunda Kubuka album biru Penuh debu dan usang Ku pandangi semua gambar diri Kecil bersih belum ternoda

Pikirkupun melayang Dahulu penuh kasih Teringat semua cerita orang Tentang riwayatku

Reff: Kata mereka diriku slalu dimanja Kata mereka diriku slalu dtimang

Nada nada yang indah Slalu terurai darinya Tangisan nakal dari bibirku Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci

Tlah mengangkat diri ini Jiwa raga dan seluruh hidup Rela dia berikan

Back to reff

Oh bunda ada dan tiada dirimu Kan slalu ada di dalam hatiku

Minggu, 21 Juli 2013

Samudra artik

Samudera Artik

Mengapa disebut samudera Artik????

Samudera yang berada di bagian utara bumi kita ini adalah sebuah peraiaran yang beku sepanjang jahun. Dikatakan samudera bukan benua dikarenaka kawasan ini seluruhnya berupa perairan yang terbekukan sehingga nampak seperti daratan yang luas yang tertutup es abadi, tapi fakta di dalamnya yaitu tidak terdapat batuan maupun tanah dibawah permukaan es tersebut. oleh karena itu kawasan ini disebut dengan samudera Artik bukan benua Artik. Berbeda dengan kutub selatan yang memiliki lapisan tanah dan batuan dibawah lapisan es abadinya, maka dari itu kutub selatan dissebut sebagai Benua Antartika.

Sejarah penemuan Samudera Artik

Pertama kali ditemukan oleh Robert Edwin Peary, seorang warga negara Amerika yang mendaratkan kaki di kutub utara tahun 1909 pada tanggal 6 april. Setelah pendaratanya samudera ini mulai dikenalkannya ke dunia luar.

Letak Samudera Artik

Samudera ini terletak di utara tiga benua besar yaitu, benua Asia, Benua Eropa, Benua Amerika, serta utara Greendland. Wilayah Samudera ini seluruhnya berada di lingkaran kutub utara.

Karakteristik samudera Artik:

1. Samudera ini seluruhnya berada di lingkaran kutub utara.

Berbeda dengan samudera lain, seperti samudera Hindia, Atlantik, dan Pasifik yang berada pada lintang rendah sampai tinggi, dengan suhu air laut yang bervariasi antara kawasan satu dengan yang lain, samudera Artik ini berada pada satu kawasan dengan lintang tinggi dan berada satu kawasan, yaitu di lingkaran kutub utara.

2. Samudera yang memiliki luas tersempit di dunia. Luasan samudera Artik ini adalah 14.100.000 km² kurang lebih sepersepuluh dari luasan Samudera Pasifik (samudera terluas di dunia) yang memiliki luas 165.700.000 km².

3. Samudera dengan suhu paling dingin. Seluruh wilayahnya yang berada di kutub utara menyebabkan samudera ini memiliki suhu paling dingin diantara samudera yang lainnya. Kawasan perairannya yang terbekukan, menyebabkan kawsan Samudera Artik ini tidak nampak sebagai suatu samudera.

4. Samudera yang dihuni oleh satu suku.

Umunnya samudera adalah suatu perairan yang luas dan tidak ada kehidupan manusia diatasnya kecuali di pulau-pulau kecil di sekitar samudera tersebut. Berbeda dengan samudera Artik, samudera ini memiliki suatu lapisan es tebal yang menutupi hampir seluruh wilayahnya, hingga nampak seperti sebuah daratan luas yang tertutu es abadi. Kawsan samudera artik ini di huni oleh suku bangsa Eskimo, yang konon telah hidup di samudera Artik sekitar 4000 tahun yang lalu, suku bangsa ini hidup dengan cara berburu ikan dan binatang kubub dan memakannya secra mentah. Suku bangsa ini memiliki rumah adat yang disebut dengan Rumah Iglo.

5. Samudera dengan jenis ikan yang paling sedikit Mengingat suhu yang sangat beku menyebabkan tidak memenuhi syarat hidup makhluk hidup pada umumnya, hanya jenis hewan dan ikan kawan kutub dan tidak banyak spesiesnya.

top 10 habits to help you turn your dream of weight loss into a reality

top 10 habits to help you turn your dream of weight loss into a reality:

1. Evaluate your eating habits. Are you eating late at night, nibbling while cooking, finishing the kids' meals? Take a look around, and it will be easy to identify a few behaviors you can change that will add up to big calorie savings.

2. If you fail to plan, plan to fail. You need a strategy for your meals and snacks. Pack healthful snacks for the times of day that you know you are typically hungry and can easily stray from your eating plan.

3. Always shop with a full belly. It's a recipe for disaster to go into the grocery store when you are hungry. Shop from a prepared list so impulse buying is kept to a minimum. Eating right starts with stocking healthy food in your pantry and refrigerator.

4. Eat regular meals. Figure out the frequency of your meals that works best in your life and stick to it. Regular meals help prevent bingeing.

5. Eat your food sitting down at a table, and from a plate. Food eaten out of packages and while standing is forgettable. You can wind up eating lots more than if you sit down and consciously enjoy your meals.

6. Serve food onto individual plates, and leave the extras back at the stove. Bowls of food on the table beg to be eaten, and it takes incredible will power not to dig in for seconds. Remember, it takes about 20 minutes for your mind to get the signal from your belly that you are full.

7. Eat slowly, chew every bite, and savor the taste of the food. Try resting your fork between bites and drinking plenty of water with your meals.

8. Don't eat after dinner. This is where lots of folks pack on the extra pounds. If you are hungry, try satisfying your urge with a non-caloric beverage or a piece of hard candy. Brushing your teeth after dinner helps reduce the temptation to eat again.

9. If you snack during the day, treat the snack like a mini-meal. The most nutritious snacks contain complex carbohydrates and a small amount of protein and fat.

10. Start your day with breakfast. It is the most important meal of the day. After a long night's rest, your body needs the fuel to get your metabolism going and give you energy for the rest of the day.

Minggu, 14 Juli 2013

Muhasabah cinta

Lirik Muhasabah Cinta - Edcoustic

Wahai pemilik nyawaku Betapa lemah diriku ini Berat ujian dari Mu Kupasrahkan semua pada Mu

Tuhan baru kusadar Indah nikmat sehat itu Tak pandai aku bersyukur Kini ku harapkan cinta Mu

Reff Kata kata cinta terucap indah Mengalir berdzikir di kidung do’a ku Sakit yang kurasa biar Jadi penawar dosaku

* Butir butir cinta air mataku Terlihat semua yang Kau beri untukku Ampuni khilaf dan salah selama ini Ya Illahi Muhasabat cintaku

Tuhan kuatkan aku Lindungiku dari putus asa Jika ku harus mati Pertemukan aku dengan Mu

Back to Reff

Back to *

Repeat Reff 2x

Selasa, 09 Juli 2013

Puasa vs Laju Inflasi

Puasa vs Laju Inflasi

Kita tentu sedih dan sedikit tersentak dengan kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok serta kebutuhan sehari-hari pascakenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Harga barang-barang tersebut sontak meningkat tajam. Hal serupa sebenarnya selalu terjadi setiap tahun di saat menjelang memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Namun tahun ini porsinya lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena bersamaan dengan peristiwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Beban tersebut tentu makin dirasakan masyarakat, karena juga bersamaan dengan datangnya tahun ajaran baru. Para orangtua harus mengeluarkan biaya ekstra untuk biaya anak masuk sekolah atau kuliah, mulai dari TK sampai perguruan tinggi. Para orangtua juga harus menyisihkan sejumlah uang untuk beli buku, peralatan dan seragam sekolah.

Fenomena anomali tersebut memang selalu terjadi setiap tahun selama bulan Ramadhan (puasa). Di saat Allah menganjurkan kita untuk berpuasa, di saat kita hanya diperbolehkan makan dan minum di malam hari, justru pengeluaran keluarga di bulan puasa malah meningkat. Kaum ibu makin mengeluh, karena uang belanja sehari-hari tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan Ramadhan.

Apa yang terjadi? Berdasarkan pengamatan lapangan, memang biasa terjadi penurunan jumlah penjualan beras selama bulan Ramadhan, karena umumnya masyarakat berpuasa. Namun terjadi kenaikan untuk membeli bahan makanan lain. Anggaran lauk pauk justru meningkat, anggaran untuk mem‐beli “pabukoan” yang di hari-hari biasa tidak ada, di bulan puasa justru tinggi secara signifikan.

Maka makin pusinglah para ibu-ibu mengatur uang belanja dapurnya. Di sisi lain, otomatis berlaku hukum ekonomi. Jika permintaan meningkat, sementara persediaan barang terbatas, maka harga otomatis juga akan meningkat. Kondisi ini seperti bak kata pepatah: sudah jatuh ditimpa tangga. Harga barang-barang naik mengikuti kenaikan harga BBM, ditambah lagi dengan meningkatnya permintaan konsumen “menyambut” bulan puasa. Maka laju inflasi makin menjadi-jadi.

Lalu apa solusinya? Solusi yang termudah yang bisa kita lakukan saat ini adalah kembali ke konsep dasar puasa. Puasa kunci dasarnya adalah mengendalikan hawa napsu, mengendalikan sikap dan perilaku, serta meningkatkan ibadah. Dengan mengendalikan hawa nafsu, terutama makan dan minum, insya Allah kita bisa mengen‐dalikan membengkaknya kebutuhan belanja di bulan puasa dan pada akhirnya mampu menekan gejolak harga pasar dan pada akhirnya mampu menekan laju inflasi.

Fenomena bulan puasa yang terjadi selama ini sebaiknya perlu dikoreksi. Puasa tidak lagi sekadar mengurangi konsumsi beras, namun meningkatkan konsumsi bahan makanan lain yang harga jualnya justru jauh lebih tinggi. Kita bisa memilih bahan makanan yang lebih murah, namun tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi terutama energi yang di‐butuhkan.

Kebahagiaan bukan terletak pada banyaknya harta yang dimiliki dan banyak serta mewah‐nya makanan yang kita makan. Banyak orang yang kaya raya dan hartanya berlimpah, tapi mereka tidak bahagia. Banyak juga orang yang menderita berbagai penyakit, karena makan makanan serba mewah dan berlebihan. Di situlah letak pentingnya pengendalian diri, memperbanyak ibadah (selama bulan puasa) yang membuat jiwa selalu merasa tenang dan tentram. Itulah hik‐mah berpuasa.

Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Allah akan menunjukkan berbagai jalan (subula) bagi orang-orang yang sabar dan bertakwa. (*)

Irwan Prayitno Gubernur Sumbar