Sabtu, 26 Januari 2019

Tips Mengatasi Anak yang Kecanduan Gadget


*Tips Mengatasi Anak yang Kecanduan Gadget*

Pertanyaan :
Bagaimana cara mengatasi anak yang kecanduan gadget? sampai ia menjadi malas sholat berjama'ah di masjid (dia anak laki-laki dan sudah baligh), jika diajak sholat dia tidak segera beranjak karena sedang asik dengan handphonenya.

Jawaban :
Urutan-urutan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Orangtua (Bapak dan Ibu), harus bertaubat kepada Allah.
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, termasuk kesalahan kita dalam mendidik anak-anak kita.
Agar Allah mensucikan dan membuka kembali hati kita.

2. Mengilmui Ilmu Pendidikan Anak

Kajian-kajian mengenai pendidikan anak ini banyak, luangkan waktu untuk menuntut ilmu.

3. Lakukan kebaikan sebanyak-banyaknya

Setiap ada suatu keburukan yang menimpa kita, iringilah dengan banyak kebaikan karena kebaikan itu menghapuskan keburukan.

"Bertakwalah kamu kepada Allah di mana pun kamu berada, iringilah kesalahanmu (keburukan) dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapuskannya dan pergaulilah semua manusia dengan budi pekerti yang baik.” (HR. Tirmidz)

4. Jangan lansung ke teknis

Jangan buru-buru untuk melakukan tindakan yang teknis sekali, karena kemampuan manusia sangat terbatas.
Allah yang memiliki hati anak kita, maka mintalah pada Allah.

Nawwas bin Sam’an Al Kilabi berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ قَلْبٍ إِلَّا وَهُوَ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Tidak ada satu hati pun kecuali ia berada di antara dua jari dari Jari-Jemari Rabb semesta alam.

إِنْ شَاءَ أَنْ يُقِيمَهُ أَقَامَهُ وَإِنْ شَاءَ أَنْ يُزِيغَهُ أَزَاغَهُ

Jika Dia ingin memberikannya keistiqamahan niscaya Ia akan berikan keistiqamahan padanya. Dan jika Dia ingin memalingkannya (dari Islam) niscaya akan dipalingkan-Nya dari Islam.”

Dan beliau berdo’a:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ

“YAA MUQALLIBAL QULUUB TSABBIT QULUUBANAA ‘ALAA DIINIK

(Wahai Dzat yang membulak-balikkan hati tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu).

Dan Al Mizan juga berada di Jari Ar Rahman ‘azza wajalla Dia lah yang meringankan dan mengangkatnya.”
(HR. Ahmad; dishahiihkan syaikh muqbil dalam shahiihul musnad)

Maka perbanyaklah membaca doa ini agar Allah membalikkan hati anak kita, karena Allah yang Maha membolak balikkan hati :

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“Wahai Robb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

‎اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ

“Allahumma mushorrifal quluub shorrif quluubana ‘ala tho’atik.”

[Ya Allah yang memalingkan (membolak-balikkan) hati manusia, palingkanlah hati kami di atas ketaatan kepada-Mu]

5. Tangani sumber Masalahnya

Jika kecanduan gadget ini diibaratkan penyakit, maka untuk menyembuhkannya jauhkan anak dari sumber penyakit yaitu gadget.

Gadget itu alat, ia ibarat pisau
jika belum waktunya memberi gadget tapi sudah kita beri maka seperti kita memberi pisau pada anak bayi.
Gadget hanyalah alat, ia yang tidak menjamin komunikasi kita lancar dan hilang miscom, kita hanya butuh TAWAKAL pada Allah agar Allah menjaga diri dan hati anak kita.

Dua syarat yang harus diperhatikan sebelum memberi anak gadget :
√ Gadget hanya untuk anak yang jiwanya sudah tenang
√ Mengerti manfaat dan mudhorotnya.

6. Lakukan secara bertahap dengan dialog, jika tidak bisa maka ambil paksa gadget itu.
(cari orang yang dikagumi anak untuk melakukan hal ini, misalnya Ibu atau Ayah atau yang lain yang memiliki tempat tersendiri di hati anak. Hal ini untuk memudahkan prosesnya)

7. Keteladanan

8. Sabar, dengan kesabaran yang berlipat-lipat.

(di jawab oleh Ustadz Budi Ashari, Lc)

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Rabu, 16 Januari 2019

100 PERINTAH ALLAH PADA MANUSIA YANG TERCATAT DI DALAM QURAN

.
*100 PERINTAH ALLAH PADA MANUSIA YANG TERCATAT DI DALAM QURAN.*

*1. Jangan berkata kasar.*
(QS 3 – Ali Imran : 159)

*2. Tahanlah marah.*
(QS 3 – Ali Imran : 134)

*3. Berbaiklah kepada orang lain.*
(QS 4 – An Nisaa’ : 36)

*4. Jangan sombong dan congkak.*
(QS 7 – Al A’raaf : 13)

*5. Maafkanlah kesalahan orang lain.*
(QS 7 – Al A’raaf : 199)

*6. Berbicaralah dengan nada halus dan bersopan.*
(QS 20 – Thaahaa : 44)

*7. Rendahkanlah suaramu.*
(QS 31 - Luqman : 19)

*8. Jangan mengejek orang lain.*
(QS 49 – Al Hujuraat : 11)

*9. Berbaktilah pada orang tua (ibu bapa).*
(QS 17 – Al Israa’ : 23)

*10. Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua ( ibu bapa).*
(QS 17 – Al Israa’ : 23)

*11. Jangan memasuki kamar peribadi ibu bapa tanpa izin.*
(QS 24 – An Nuur : 58)

*12. Catatlah hutang-hutangmu.*
(QS 2 – Al Baqarah : 282)

*13. Jangan mengikuti orang secara membabi buta.*
(QS 2 – Al Baqarah : 170)

*14. Berikanlah lanjutan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesempitan.*
(QS 2 – Al Baqarah : 280)

*15. Jangan makan riba’/membungakan uang*
(QS 2 – Al Baqarah : l

*16. Jangan melakukan sogok/ raswah*
(QS 2 – Al Baqarah : 188)

*17. Jangan ingkar atau melanggar janji*
(QS 2 – Al Baqarah : 177)

*18. Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu*
(QS 2 – Al Baqarah : 283)

*19. Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan*
(QS 2 – Al Baqarah : 42)

*20. Berlakulah adil terhadap semua orang*
(QS 4 – An Nisaa’ : 58)

*21. Tegakkanlah keadilan dengan tegas*
(QS 4 – An Nisaa’ : 135)

*22. Harta yang meninggal atau waris harus dibagikan kepada anggota keluarga ahli waris*
(QS 4 – An Nisaa’ : 7)

*23. Wanita memiliki hak waris*
(QS 4 – An Nisaa’ : 7)

*24. Jangan memakan harta anak yatim*
(QS 4 – An Nisaa’ : 10)

*25. Lindungi anak yatim*
(QS 2 – Al Baqarah : 220)

*26. Jangan memboroskan harta dengan sewenang-wenang.*
(QS 4 – An Nisaa’ : 29)

*27. Damaikanlah orang yang berselisih*
(QS 49 – Al Hujuraat : 9)

*28. Hindari perasangka buruk*
(QS 49 – Al Hujuraat : 12)

*29. Mencatat perjanjian hutang piutang*
(QS 2 – Al Baqarah : 283)

*30. Jangan memfitnah orang*
(QS 49 – Al Hujuraat : 12)

*31. Gunakan harta untuk kegiatan sosial*(QS 57 – Al Hadid : 7)

*32. Biasakan memberi makan orang miskin*
(QS 107 – Al Maa’uun : 3)

*33. Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah*
(QS 2 – Al Baqarah : 273)

*34. Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah*
(QS 17 – Al Israa’ : 29)

*35. Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu*
(QS 2 – Al Baqarah : 264)

*36. Hormatilah tamu anda*
(QS 51 – Adz Dzaariyaat : 26)

*37. Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri*
(QS 2 – Al Baqarah : 44)

*38. Jangan berbuat kerusakan di muka bumi*
(QS 2 – Al Baqarah : 60)

*39. Jangan menghalangi orang datang ke masjid*
(QS 2 – Al Baqarah : 114)

*40. Perangilah mereka yang memerangi mu*
(QS 2 – Al Baqarah : 190)

*41. Jagalah etika perang*
(QS 2 – Al Baqarah : 191)

*42. Jangan lari dari peperangan*
(QS 8 – Al Anfaal : 15)

*43. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam*
(QS 2 – Al Baqarah : 256)

*44. Berimanlah kepada para Nabi*
(QS 2 – Al Baqarah : 285)

*45. Jangan melakukan hubungan suami-istri di saat haid*
(QS 2 – Al Baqarah : 222)

*46. Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh*
(QS 2 – Al Baqarah : 233)

*47. Jauhilah zina di luar nikah*
(QS 17 – Al Israa’ : 32)

*48. Pilihlah pemimpin dari yang bertaqwa. Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya*
(QS 2 – Al Baqarah : 247)

*49. Jangan membebani orang di luar kesanggupannya*
(QS 2 – Al Baqarah : 286)

*50. Jangan mau dipecah belah*
(QS 3 – Ali Imran : 103)

*51. Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta*
(QS 3 – Ali Imran 3 :191)

*52. Lelaki maupun wanita mendapat balasan yang sama sesuai perbuatannya*
(QS 3 – Ali Imran : 195)

*53. Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu*
(QS 4 – An Nisaa’ : 23)

*54. Keluarga harus di-imami oleh seorang lelaki*
(QS 4 – An Nisaa’ : 34)

*55. Jangan pelit atau kikir*
(QS 4 – An Nisaa’ : 37)

*56. Jangan iri hati*
(QS 4 – An Nisaa’ : 54)

*57. Jangan saling membunuh*
(QS 4 – An Nisaa’ : 92)

*58. Jangan membela ketidak jujuran atau kebohongan*
(QS 4 – An Nisaa’ : 105)

*59. Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan*
(QS 5 – Al Maa-idah : 2)

*60. Bekerja samalah dalam kebenaran*
(QS 5 – Al Maa-idah : 2)

*61. Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran*
(QS 6 – Al An’aam : 116)

*62. Berlaku adil*
(QS 5 – Al Maa-idah:8)

*63. Berikan hukuman untuk setiap kejahatan*
(QS 5 – Al Maa-idah : 38)

*64. Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum*
(QS 5 – Al Maa-idah : 63)

*65. Dilarang memakan binatang mati, darah dan daging babi*
(QS 5 – Al Maa-idah : 3)

*66. Hindari minum racun dan alkohol*
(QS 5 – Al Maa-idah : 90)

*67. Jangan berjudi*
(QS 5 – Al Maa-idah : 90)

*68. Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain*
(QS 6 – Al An’aam : 108)

*69. Jangan mengurangi timbangan untuk menipu*
(QS 6 – Al An’aam : 152)

*70. Makan dan minumlah secukupnya*
(QS 7 – Al A’raaf : 31)

*71. Kenakanlah pakaian yang bagus di saat sholat*
(QS 7 – Al A’raaf : 31)

*72. Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan*
(QS 9 – At Taubah:6)

*73. Jangan melaksanakan sholat dimasjid yang dibangun dengan kedengkian*
(QS 9 – At Taubah : 108)

*74. Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah*
(QS 12 – Yusuf : 87)

*75. Allah mengampuni orang yang berbuat dosa karena kebodohan*
(QS 16 – An Nahl : 119)

*76. Berserulah/ajaklah  kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana*
(QS 16 – An Nahl : 125)

*77. Tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain*
(QS 17 – Al Israa’ : 15)

*78. Jangan membunuh anak-anakmu kerana takut akan kemiskinan*
(QS 17 – Al Israa’ : 31)

*79. Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan hukumnya tentang hal itu*
(QS 17 – Al Israa’ : 36)

*80. Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanfaat*
(QS 23 – Al Mu’minuun : 3)

*81. Jangan memasuki rumah orang lain tanpa seizin pemilik rumah*
(QS 24 – An Nuur : 27)

*82. Allah menjamin balasan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah*
(QS 24 – An Nuur : 55)

*83. Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati*
(QS 25 – Al Furqaan : 63)

*84. Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan*
(QS 28 – Al Qashash : 77)

*85. Jangan menyembah Tuhan selain Allah*
(QS 28 – Al Qashash:88)

*86. Jangan terlibat dalam perbuatan homosexual dan sejenisnya*
(QS 29 – Al ‘Ankabuut : 29)

*87. Berbuat baik dan cegahlah perbuatan mungkar*
(QS 31 - Luqman : 17)

*88. Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong*
(QS 31 - Luqman : 18)

*89. Wanita dilarang mempamerkan diri*
(QS 33 – Al Ahzab : 33)

*90. Allah berkehendak mengampuni semua dosa-dosa kita*
(QS 39 – Az Zumar : 53)

*91. Jangan berputus asa dari pengampunan Allah*
(QS 39 – Az Zumar : 53)

*92. Balaslah kejahatan dengan kebaikan*
(QS 41 – Fushshilat : 34)

*93. Selesaikan persoalan dengan bermusyawarah*
(QS 42 – Asy Syuura : 38)

*94. Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertaqwa*
(QS 49 – Al Hujuraat : 13)

*95. Agama Islam melarang Rahbaniyyah atau mengkultus individukan para ulama*
(QS 57 – Al Hadid : 27)

*96. Allah akan meninggikan darjat mereka yang berilmu*
(QS 58 – Al Mujaadilah : 11)

*97. Perlakukan terhadap non muslim dengan baik dan adil*
(QS 60 - Al Mumtahanah :

*98. Menginfakkan harta dan Hindari diri dari sifat kikir*
(QS 64 – At Taghaabun : 16)

*99. Mohon ampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang*
(QS 73 – Al Muzzammil : 20)

*100. Jangan menghardik orang yang meminta-minta*
(QS 93 – Adh Dhuhaa : 10)

*101. Berbuat Baiklah, Allah maha pencipta mengetahui setiap perbuatan*
(QS 14 - Ibrahim: 24-26)

*102. Allah memanggil manusia untuk masuk kedalam surgaNya*
(QS 89 - Al Fajr: 27-30)

*103. Allah menghapus kesalahan dan dosa manusia beragama Islam yang beriman dengan ajaran Nabi Muhammad*
(QS 47 - Muhammad: 2)

*
*SHARING IS CARING AND CARING IS LOVING.*
@Sang Musafir

Minggu, 13 Januari 2019

*DAHSYATNYA MENYEBUT NAMA ANAK DALAM DOA*

*DAHSYATNYA MENYEBUT NAMA ANAK DALAM DOA*

*Dr Fauzia Addabbus*, seorang psikolog yang amat populer di Kuwait pernah menulis di Twitter, tentang rahasia-rahasia doa seorang Ibu jika tiap malam ia mendoakan anak-anaknya, dan ternyata efek dari twitter itu telah mengubah jalan hidup banyak orang.

Isi twitternya sebagai berikut :

*"Wahai para ibu agar jangan engkau tidur tiap malam sebelum kau angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu dan mengabarkan kepada Nya bahwa engkau ridha atas mereka masing-masing.*

Begini doanya :

*اَللّٰهُمُّ اِنِّی اُشْهِدُكَ اَنِّی رَاضِيَۃٌ عَنْ اِبْنِی/اِبْنَتِی....تَمَامَ الرِّضَی وَكَمَالَ الرِّضَی وَمُنْتَهَی الرِّضَی فَاللّٰهُمَّ اَنْزِلْ رِضْوَانَكَ عَلَيْهِمْ بِرِضَائِى عَنْهُمْ*

_*(Ya allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridha kepada anak-anakku (sebutkan nama mereka, satu persatu) dengan ridha paripurna, ridha yang sempurna dan ridha yang paling komplit. Maka turunkanlah Yaa Allah keridhaanMu kepada mereka demi ridhaku kepada mereka).*_

*TESTIMONI PARA IBU YG MENDOAKAN ANAK..*

Seorang ibu yang mendoakan anak laki-lakinya yang berumur 22 tahun. Maka bercerita...

Sejak kelahiran anakku itu aku hidup dalam penderitaan karenanya.

Dia tak pernah shalat dan bahkan jarang mandi , dia sering berdebat panjang denganku, dan tak jarang dia membentakku dan tak menghormatiku, walaupun sudah sering aku mendoakannya.

Maka ketika membaca twittermu aku berkata :

"Mungkinkah omongan ini benar? Tampaknya masuk akal? Dan seterusnya...."

Dan akhirnya kuputuskan untuk mencoba mendoakan.

Lalu...

Setelah seminggu mulai nada suara putraku kepadaku melunak, dan pertama kali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian.

Dan kemudian kudapati putraku mandi, padahal aku tak menyuruhnya.

Minggu kedua dan aku terus mendoakannya sesuai anjuranmu...

Dia membukakan pintu untukku dan menyapaku _"Apa kabar ibu?"_ dengan suara lembut yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu.

Aku gembira tak terkira walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya sama sekali.

4 jam kemudian aku menelponnya di ponselnya, dan ia menjawabku dengan nada yang berbeda dari biasanya : _"Bu, aku disamping masjid dan aku baru akan shalat waktu ibu menelponku._

Maka akupun tak mampu menahan tangisku, bagaimana mungkin ia yang tak pernah shalat bisa mulai shalat dan dengan lembut menanyaiku apa kabar?

Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai sejak kapan engkau mulai shalat?

Jawabnya, Aku sendiri tak tahu Bu, waktu aku didekat masjid mendadak hatiku tergerak untuk shalat."

Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat, dan anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku dan sangat menghormatiku.

Tak pernah aku mengalami kebahagiaan seperti ini walaupun aku sebelumnya sering hadir di majelis-majelis zikir dan pengajian-pengajian.

*Doa Ibu itu ampuh*

Karena beratnya kehidupan sehari-hari seringkali seorang ibu melupakan doa untuk anak-anaknya.

Sering juga dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi adalah jalan lebih baik untuk perkembangan anak-anaknya.

Padahal justru doa Ibu adalah jalan tersingkat untuk mencapai kebahagiaan anak-anaknya di dunia dan akhirat.

Jangan pernah bilang: _"Ah anakku masih kecil, ngapain didoakan?"_

Jadi doakan mereka mulai sekarang, dan jadilah orang yang bermurah hati dengan doa-doamu untuk mereka.

Allah telah mengkaruniai kita para ibu sebagai wasilah bagi anak-anak kita dalam hubungan mereka dengan Allah melalui doa-doa kita untuk mereka.

*Ya, Kita bisa melakukannya kapanpun kita mau, dan kita bisa mengetuk pintuNya kapanpun kita mau dan Allah tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur.*

10 tips mendo'akan agar memiliki anak-anak yang sholeh ..

Mari kita amalkan 10 tips mendo'akan agar memiliki anak-anak yang sholeh .... terutama tips no 6...

1. Kalau tiba-tiba teringat pada anak, kirimkan bacaan Al Fatihah. Sampai ke ayat "Iyyakanakbudu waiyyakanastain" ("Hanya kepada Mu kami menyembah dan hanya kepadaMulah kami mohon  pertolongan."), mintalah apa-apa hajat saat itu yang ada hubungannya dengan anak yang kita ingat saat itu, habiskan bacaan surah Al Fatihah doakan semoga anak kita diberi kepahaman yang sebenarnya dalam urusan agamanya, memiliki ilmu yang bermanfaat dan serahkan urusan anak kepada Allah untuk menjaganya.

2. Pandang wajahnya saat dia tidur, ucapkan...."Ibu mau (nama anak) jadi anak yang sholeh, sayang..."
Coba amalkan (seperti kata Ustadz, kata-kata ini bermakna kita bercakap dengan rohnya)
dan ucapan ini adalah DOA, sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

3. Bangun shalat malam, shalat lah disisinya. Maksudnya kita shalat dalam kamar dia dan dekat dengan ananda. Jika Kita sering melakukannya dan kita juga selalu beritahu dia bahwa kita sering doakan dia, dia akan merasakan satu ikatan kasih sayang yang hakiki yang kita sangat sayang pada dia dan mau dia jadi anak yang sholeh. Dia akan tahu kita selalu shalat hajat untuknya.

4. Minta dikasihani. Ucapkan setiap saat bahwa kita ini sedang menunggu panggilan Allah. Jika dia tidak jadi anak sholeh bermakna dia tidak sayang kita dan tentunya kita akan merana di Alam Barzah nanti.

5. Peluklah anak selalu walaupun dia sudah besar, sebagaimana kita sayang dia saat kecilnya. Aura ciuman dan belaian Ibu sambil bisikkan padanya bahwa kita bangga mempunyai anak sepertinya.

6. Maafkan anak kita setiap waktu walaupun perbuatannya amat melukai hati kita. Muhasabbah diri, mungkin kesalahan yang anak kita lakukan itu adalah karena dosa-dosa kita dimasa lalu.

7. Yang paling penting jaga tutur kata kita, jangan sekali-kali ucapkan perkataan yang bisa melukai hatinya. Jika ini terjadi juga karena kita khilaf, cepat-cepat cari waktu yang sesuai untuk kita minta maaf padanya. Mengakulah padanya itu kelemahan kita, kita marah karena dia berbuat salah, bukan bermaksud membenci.

8. Amalkan membaca *ayat 40 Surah Ibrahim (QS 14:40)* supaya kita, anak
kita dan keturunan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang tetap mendirikan sholat. *Robbij'alnii muqiimash shalaati wamin dzurriyatii Robbanaa wataqabbal du'aa*
(Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat,
Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku)

9. Selalu ingatkan anak bahwa tak guna ada pangkat, belajar tinggi, harta, hafal Quran sekalipun...jika tidak mempunyai akhlak yang mulia. Allah tidak melihat wajah yang cantik tapi melihat hati yang cantik.

10. Saat mencuci beras niatkan... "Ya Allah...lembutkanlah hati anak-anakku, sebut nama anak kita.....untuk paham agamanya..... (kenapa kita mau dia paham agama, karena anak yang tak paham agama akan bawa orangtuanya juga ke neraka).... seperti engkau lembutkan beras ini menjadi nasi ".
Cuci beras lawan arah jam (putar kekiri seperti orang thawaf ) sambil sholawat kepada Nabi Muhamad saw.
Hati jangan lalai saat melakukannya, dan ingat kepada Allah selalu.

via : Prof. Dr. Muhaya

Sabtu, 12 Januari 2019

Wiih, ternyata khasiat apel rebus sebanyak ini

🍎 🍎🍎 *Setelah Tahu Segudang Khasiat "Apel Rebus", Saya Tidak Mau Makan Apel Mentah Lagi! Nyesel Baru Tahu Sekarang..* 🍎🍎🍎

Apel adalah salah satu jenis buah yang sangat mudah ditemukan di Indonesia, apel pun tidak ada musim- musimnya, kita bisa menikmati buah apel kapan pun kita mau sepanjang tahun. Namun sayangnya kita semua pasti mengonsumsi apel mentah langsung, padahal khasiat apel rebus itu sangat banyak,lho!


1. Usus menjadi lebih baik dan lancar

Setelah apel dipanaskan, kandungan pektin dalam apel akan melunak, nah, pektin yang sudah lunak ini akan lebih mudah dicerna oleh tubuh manusia. Pektin apel dapat membantu melancarkan BAB, mencegah infeksi usus dan mengobati diare.

2.Menurunkan gula dan lemak darah

Makan apel yang sudah dimasak mampu membantu tubuh menurunkan gula dan lemak darah, serta meningkatkan antioksidan tubuh agar lebih terlindung dari bakteri kuman penyakit. Apel rebus juga mampu menurunkan kolesterol!

3. Mencegah panas dalam

Rutin mengonsumsi apel rebus dapat mencegah terjadinya gejala- gejala panas dalam seperti sariawan, sakit tenggorokan, gusi bengkak dan lain- lain.

Nah, sudah tahu kan khasiat- khasiatnya yang luar biasa? Mungkin kamu bertanya- tanya, bagaimana yah caranya membuat apel rebus? Simak di bawah ini:

Potong apel menjadi 6-8 bagian, masukan ke dalam panci berisi air, kemudian rebus bersamaan dengan air. Bila airnya sudah mendidik, angkat apelnya dalam sudah boleh dimakan. Makanlah 1 hari sekali, dan rasakan efek- efek ajaibnya!

Apel yang direbus juga cocok sekali untuk beberapa kelompok orang berkebutuhan khusus seperti: orang- orang yang hanya bisa terbaring di ranjang, orang yang lambung dan ususnya tidak bekerja dengan baik, orang yang tidak bisa mengunyah, dll.

Kapan sebaiknya mengonsumsi apel?

Apel sebenarnya paling baik dikonsumsi di pagi hari, mengapa? Apel mengandung banyak gula,cocok sekali dikonsumsi saat lapar di pagi hari. Pagi hari juga merupakan saat- saat lambung manusia bekerja keras, gula baik dalam apel pun akan mudah diserap langsung oleh tubuh. Mengonsumsi apel saat peruh kosong dapat membantu pencernaan dan meningkatkan energi tubuh.

Makan apel sebelum makan makanan berat pun memiliki 1 manfaat, yaitu membantu diet. Memakan apel dapat memberimu rasa kenyang sehingga membuatmu tidak akan mengonsumsi terlalu banyak makanan berat.

*Wiih, ternyata khasiat apel rebus sebanyak ini! Gak pernah tahu kan?*

Sabtu, 22 Desember 2018

IBUMU SARJANA APA

💐❤EDISI HARI IBU❤💐

*" IBUMU SARJANA APA ? "*

Ibuku gelarnya adalah MSi : Master Segala ilmu.

Tak terbayang bukan, menjadi ibu yang baik itu harus banyak belajar dan terus belajar, lifelong education istilah kerennya.

1. Ibu harus belajar Akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya untuk kebutuhan rumah tangga, tabungan, serta menata pemasukan & pengeluaran yang seimbang.

2. Ibu harus belajar ilmu Tata Boga, chef, atau perhotelan, belajar mengatur masakan keluarga dengan kreatif, supaya tidak bosan.

3. Ibu harus belajar ilmu Keguruan. Ia harus menguasai ilmu yang diajarkan di sekolah dasar, agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dengan PR-nya.

4. Ibu harus belajar Agama, karena ibu-lah yang pertama kali mengenalkan anak pada Allah, membangun akhlak yang luhur serta iman yang kokoh.

5. Ibu harus belajar Ilmu Gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga, setiap hari.

6. Ibu harus belajar Farmasi, agar dapat memberi pertolongan awal pada keluarga yang sedang sakit dan menyediakan obat-obatan ketika keadaan darurat.

7. Ibu harus belajar Keperawatan, karena beliaulah yang merawat anak/suami ketika sakit. Yang menyeka tubuhnya ketika tidak diperbolehkan mandi, mengganti kompres. Ibu adalah perawat yang handal.

8. Ibu harus belajar ilmu Kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan, kebersihan melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk, dll.

9. Ibu harus belajar Psikologi, agar bisa berkomunikasi dengan baik saat menghadapi anak-anak di setiap jenjang usia, juga sebagai teman curhat suami yang terbaik, ketika suami sedang mengalami masalah.

10. Ibu juga bisa cari uang (bekerja)

Seandainya ibu harus kuliah dulu, butuh berapa lama? Bisa jadi lebih dari 9 jurusan di atas tadi.
Begitu luar biasanya seorang ibu, dengan multi talentanya, kesabarannya merawat, mendidik & menemani anak-anak dan suami tercinta. Sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk ibu kita?

“Seorang ibu bisa merawat 10 anak, namun 10 anak belum tentu bisa merawat satu ibunya."

Selamat BERBAHAGIA  untuk semua Ibu-Ibu Cantik ....happy mother's day 💞💐

Kamis, 13 Desember 2018

*Ibuku Inspirasiku*

*Ibuku Inspirasiku*

☪ Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc
Menteri Pariwisata Republik Indonesia ☪

Terima kasih, Merry Riana. Saya dimasukkan dalam daftar orang yang memiliki kisah kehidupan yang luar biasa. Bahkan dinilai telah berhasil melampaui batas kemampuan saya. Dari Impossible menjadi I’m Possible. Sebuah kehormatan yang luar biasa buat saya. Sekali lagi terima kasih.

Tentu, tidak elok jika saya menuturkan kisah-kisah “luar biasa” itu di sini. Biarlah orang lain yang lebih jernih melihat, lebih fair memandang dan lebih objektif menilai saya. Tetapi, sebagai inspirasi, buat khalayak ramai, saya ingin bercerita: Mengapa saya bisa melakukannya?

Menjawab pertanyaan “why” itu jauh lebih bermakna, lebih merasuk ke dalam dan lebih menginspirasi anak-anak muda sekarang. Jawaban pendeknya: Saya mencintai dan memuliakan Ibu saya sepenuh hati. Ibu adalah segala-galanya buat saya.

Nah, di sinilah, inti sari pelajaran berharga itu. Inilah rahasia saya, rasa cinta pada Ibu sangatlah personal dan saya meyakini ketika sesuatu itu sangat personal, maka ia akan sangat general. “The most personal, the most general.”

Artinya, pengalaman personal mirip saya dengan Ibu ini juga pasti dialami oleh orang-orang lain. Dengan begitu saya berharap pengalaman-pengalaman yang saya tuliskan ini bisa semakin kuat menginspirasi dan pembelajaran bagi banyak orang.

Ibu adalah segala-galanya bagi saya. Ibu adalah inspirasi terbesar dalam hidup saya. Ibu saya lah orang yang paling berjasa dalam hidup saya, yang berjuang untuk kami anak-anaknya tanpa pamrih. Kasih Ibu mengalir begitu deras, layaknya air terjun, tanpa mengenal berhenti.

Tak ada peristiwa besar dalam hidup saya tanpa restu dari Ibu. Mau sekolah, mau ujian masuk perguruan tinggi, mau tes masuk ke perusahaan, mau kerja, saya selalu minta doa dan restu ke Ibu. Itu sebabnya begitu Ibu meninggal, saya kehilangan pegangan, karena sudah tak ada lagi yang mendoakan.

Kadang-kadang saya berpikir, hidup saya kok gampang. Alhamdulillah, sering sekali saya bisa lepas dari beragam masalah demikian mudah. Saya meyakini itu semua karena doa Ibu. Kalau bukan karena doa Ibu tidak mungkin bisa semudah itu. Ibu seringkali, bahkan mungkin sepanjang hidupnya, selalu sholat malam atau sholat Dhuha untuk mendoakan anaknya.

Saya percaya, ridho Ilahi adalah ridho Ibu. Murka Ilahi adalah murka Ibu. Itu dijamin oleh Tuhan.

Saya teringat masa kecil, setiap kali Ibu datang ke perkawinan, makanannya tidak pernah ia makan. Makanan dibungkus dan dibawa pulang untuk anak-anaknya. Dulu telur dan paha ayam adalah barang mewah, hanya sesekali kami menikmatinya. Kalau Ibu memasak telur maka telur itu dipotong sama rata untuk anak-anaknya. Kalau memasak ayam, maka ayam itu disuwir-suwir rata untuk seluruh anak-anaknya.

Ibu kalau sedang kesusahan tak pernah mau cerita ke anak-anaknya. Hutang berapapun ia lakukan demi kami anak-anaknya. Ia sering menggadaikan barang tanpa pernah kami tahu sedikitpun. Itulah ketulusan Ibu.

Karena peristiwa-peristiwa kecil itu, setiap kali menonton film tentang Ibu, tanpa bisa dikendalikan, pasti air mata saya meleleh. Sekejap kemudian wajah Ibu pun hadir.

Kalau pulang kampung ke Banyuwangi, setiap hari saya ke kuburan Ibu. Kalau saya pulang ke Banyuwangi 7 hari, maka 7 hari pula saya ziarah. Minimal pagi setelah sholat Subuh dan sore hari. Setiap kali menyentuh kuburan Ibu saya merasakan kedekatan dengannya. Mungkin di situ saya curhat ke Ibu: ingin menceritakan kebahagiaan, kegalauan, berdoa, berdialog tanpa kata-kata. Bisa sejam saya duduk bersimpuh di makam Ibu.

Dalam buku Great Spirit, Grand Strategy (2013) saya secara khusus menulis mengenai “spirit of Ihsan”. Di situ saya ilustrasikan karakter Ihsan dengan sifat-sifat mulia dari seorang ibu.

Mengapa ibu kita mencintai kita dengan tulus ikhlas?  Mengapa ibu kita membesarkan kita tanpa pamrih apapun?  Mengapa ibu kita mengasuh dan merawat kita dengan penuh kasih, penuh sayang?

Ini juga menginspirasi saya. untuk berpikir mega. Berpikir tanpa pamrih, tanpa harap, semua penuh kasih, sarat cinta. Semakin banyak memberi, semakin banyak menerima. The more you give, The more you get.

Saya kemudian bertanya lagi. Penuh kasih, penuh sayang itu sifat siapa?
Sifat siapakah Ar Rahman (pengasih) dan Ar Rahim (penyayang) itu? Itu tak lain adalah sifat-sifat Tuhan.

Karena itu saya katakan, ibu kita hebat dan mulia karena ia menggunakan sifat Tuhan untuk mengasuh dan membesarkan anak-anaknya. Ketika ibu kita menggunakan sifat-sifat Tuhan, maka ia adalah orang yang paling hebat di dunia.

Karena itu saya mengatakan: “ibu adalah malaikatmu.”

Dulu, setiap ditanya nantinya saya mau pensiun di mana? Saya selalu menjawab di Banyuwangi. Namun setelah tahun 2000-an, saat ditanya lagi saya mau pensiun di mana, saya tidak bisa menjawabnya. Kenapa? Karena Ibu sudah tidak ada. Ibu meninggal 4 Februari 1994.

Saya kemudian sadar, ketika saya menjawab akan pensiun di Banyuwangi, itu karena saat itu masih ada figur Ibu. Tapi ketika Ibu tidak ada lagi, saya sulit menjawabnya. Terbukti bahwa orientasi hidup saya adalah ke Ibu. Begitu Ibu tiada saya menjadi seperti kehilangan pijakan. Saya mengalami disorientasi.

Saya tidak pernah bisa menjawab pertanyaan itu sampai akhirnya saya membaca di surat kabar ada salah seorang tokoh perbankan nasional membeli sebuah vila di Bali. Ada seorang wartawan bertanya kepadanya, “Apakah Bapak mau pensiun di Bali?” Jawab si tokoh, “Tidak, saya beli vila hanya untuk berlibur di akhir pekan. Saya akan pensiun di mana anak-anak saya berada.”

Sejak saat itu saya punya jawaban: saya akan pensiun di mana anak-anak saya berada.

Ada cerita lain saat adik saya yang terakhir menikah. Saya bahagia karena ikut menjadi panitia. Tak lama setelah itu Ibu tiada. Saya melihat wajah Ibu yang begitu bahagia karena menyaksikan anak terakhirnya menikah, seolah tugasnya sebagai ibu telah selesai. Ia telah mengantarkan anak-anaknya mencapai sukses dan kebahagiaan. Saya teringat, saat itu di dapur belakang serta-merta saya memeluk Ibu dengan kebahagiaan yang luar biasa.

Manusia adalah mahluk rohani yang akan menjalani kehidupan berikutnya di akhirat. Bagaimana cara kita berinvestasi untuk kehidupan di akhirat? Caranya dengan membelanjakan uang kita di jalan Tuhan. Apa itu? Zakat, infak, sodaqoh (ZIS). Saya bukanlah ahli agama, tapi saya berpendapat membahagiakan ibu itu nomor satu. Itu adalah kewajiban utama seorang anak. Bahkan, menurut saya, kita tak boleh berzakat sebelum setor ke ibu.

Karena itu ketika menerima gaji pertama sebagai karyawan dengan sukacita saya memberikan semuanya ke Ibu. Saya teringat, saat itu Ibu menangis bahagia. Gaji saya seamplop-amplopnya dibawa ke kamar untuk ditunjukkan ke Bapak. 

Ibu adalah segalanya bagi saya. Karena itu saya punya prinsip: Kalau Anda mau menjadi orang bahagia, bahagiakanlah ibumu. Kalau Anda mau menjadi orang hebat, hebatkanlah ibumu.

Jadi kalau saya dianggap sebagai orang sukses, maka saya lebih senang dan bangga jika dikenang sebagai orang yang sukses membahagiakan Ibu.

Ingat, kesuksesan yang hakiki adalah kesuksesan dalam membahagiakan ibu Anda. Dan, saya merasakan, sukses melampaui batas kemampuan itu, karena kekuatan doa ibu.(*)