Kamis, 01 Juni 2017

Cerita ini sangat bagus utk diresapi , makna nya sangat dalam..

*Cerita  ini  sangat  bagus utk  diresapi , makna nya sangat  dalam...*

Seorang wanita muda tengah duduk santai di dalam bis yang melaju ke tengah kota.  Di satu pemberhentian bis, seorang wanita tua yang cerewet dan berisik naik ke dalam bis dan duduk di samping wanita muda tadi.  Tas-tas bawaannya yang berat dia tumpuk begitu saja di atas kursi, membuat wanita muda itu harus menggeser duduknya sambil setengah terjepit di antara tas-tas berat dan jendela bis.

Seorang pemuda yang duduk di bangku sebelah melihat kejadian itu dengan kesal, dan bertanya kepada wanita muda itu, "Kenapa kamu tidak bicara saja, katakan pada wanita tua itu bahwa kamu jadi terganggu..."

Wanita muda itu menjawab sambil tersenyum:

"Aku rasa tidak perlu bersikap kasar dan beradu argumentasi untuk sesuatu yang sepele seperti ini, perjalanan bersama kita ini terlalu singkat.  Saya juga akan turun di perhentian bis berikutnya di depan nanti"

Jawaban wanita muda tadi sangat pantas untuk ditulis dengan huruf emas:

*_"Kita tidak perlu berdebat untuk sesuatu yang sepele.  Perjalanan kita bersama amat singkat."_*

*Alangkah indahnya kalau masing-masing kita bisa menyadari bahwa perjalanan hidup kita di dunia ini  sangat singkat; sehingga kita tidak akan membuang waktu untuk membuat perjalanan hidup kita jadi suram dengan macam-macam perdebatan, atau dengan adu argumentasi yang sengit dan tajam.* 

*Kalau kita tahu bahwa perjalanan hidup ini begitu singkat, maka kita tidak akan mau membuang tenaga dengan terus mengeluh, merasa tidak puas, bersikap mencari-cari kesalahan...karena semua hanya membuang waktu kita di perjalanan yang singkat ini.*

*Apakah seseorang sudah melukai bahkan menghancurkan hatimu?  Tetaplah tenang, perjalanan hidupmu terlalu singkat.*

*Apakah seseorang sudah menghianatimu, mengejek-ejek  kamu, menipu atau bahkan menghina kamu?  Tetaplah tenang, maafkan mereka, karena perjalanan hidup kita sangat singkat.*

*Apapun masalah yang dibuat oleh orang lain kepada kita, mari kita selalu ingat bahwa perjalanan hidup kita sangat singkat.*

*Tidak seorang pun yang tahu kapan perjalanan hidupnya akan berakhir.  Tidak ada orang yang tahu kapan dia akan tiba di perhentian bis yang berikutnya.  Perjalanan hidup kita bersama sangat singkat.*

*Sobat2 ku, mari kita saling memberikan kebahagiaan kepada keluarga dan teman-teman kita. Mari kita saling menaruh hormat, saling berbuat baik dan saling memaafkan satu dengan yang lain.  Mari kita isi hidup ini dengan rasa syukur dan bersukacita selalu.*

*Apakah org terdekat kita bikin kita terganggu dgn kebiasaan-kebiasaannya? Selama itu tdk membahayakan mari kita saling terima saja.. krn bisa jadi kita rindukan kebiasaannya itu saat orangnya tiada...*

*Kalau saya pernah menyakiti, saya mohon dimaafkan.  Bila sahabat kerabat dan rekan pernah menyakiti hati saya, saya juga sudah memaafkan🙏🙏*

*Karena*...
*HIDUP INI SANGAT SINGKAT...*maka maapkan lahhhhh

🌺🙏🙏🙏🙏🙏🙏🌺

WANITA PERTAMA YANG MASUK SURGA

WANITA PERTAMA YANG MASUK SURGA

Suatu ketika, Siti fatimah bertanya kepada Rosulullah. Siapakah Perempuan yang kelak pertama kali masuk surga? Rosulullah menjawab:” Dia adalah seorang wanita yang bernama Muti’ah”.

Siti Fatimah terkejut. Ternyata bukan dirinya, seperti yang dibayangkannya. Mengapa justru orang lain, padahal dia adalah putri Rosulullah sendiri? Maka timbullah keinginan fatimah untuk mengetahui siapakan gerangan permpuan itu? Dan apakah yang telah di perbuatnya hingga dia mendapat kehormatan yang begitu tinggi?

Setelah minta izin kepada suaminya, Ali Bin Abi Thalib, Siti Fatimah berngkat mencari rumah kediaman Muti’ah. Putranya yang masih kecil yang bernama Hasan diajak ikut serta.

Ketika tiba di rumah Muti’ah, Siti Fatimah mengetuk pintu seraya memberi salam, “Assalamu’alaikum…!”

“Wa’alaikumussalaam! Siapa di luar?” terdengar jawaban yang lemah lembut dari dalam rumah. Suaranya cerah dan merdu.
“Saya Fatimah, Putri Rosulullah,” sahut Fatimah kembali.

“Alhamdulillah, alangkah bahagia saya hari ini Fatimah, putri Rosululah, sudi berkunjung ke gubug saya,” terdengar kembali jawaban dari dalam. Suara itu terdengar ceria dan semakin mendekat ke pintu.

“Sendirian, Fatimah?” tanya seorang perempuan sebaya dengan Fatimah, Yaitu Muti’ah seraya membukakan pintu.
“Aku ditemani Hasan,” jawab Fatimah.

“Aduh maaf ya,” kata Muti’ah, suaranya terdengar menyesal. Saya belum mendapat izin dari suami saya untuk menerima tamu laki-laki.”
“Tapi Hasan kan masih kecil?” jelas Fatimah.

“Meskipun kecil, Hasan adalah seorang laki-laki. Besok saja Anda datang lagi, ya? saya akan minta izin dulu kepada suami saya,” kata Mutiah dengan menyesal.

Sambil menggeleng-gelengkan kepala , Fatimah pamit dan kembali pulang.
Besoknya, Fatimah dating lagi ke rumah Muti’ah, kali ini ditemani oleh Hasan dan Husain. Beritga mereka mendatangi rumah Muti’ah. Setelah memberi salam dan dijawab gembira, masih dari dalam rumah Muti’ah bertanya:

“Kau masih ditemani oleh Hasan, Fatimah? Suami saya sudah memberi izin.” “Ha? Kenapa kemarin tidak bilang? Yang dapat izin cuma Hasan, dan Husain belum. Terpaksa saya tidak bisa menerimanya juga, “ dengan perasaan menyesal, Muti’ah kai ini juga menolak.

Hari itu Fatimah gagal lagi untuk bertemu dengan Muti’ah. Dan keesokan harinya Fatimah kembali lagi, mereka disambut baik oleh perempuan itu dirumahnya.

Keadaan rumah Mutiah sangat sederhana, tak ada satupun perabot mewah yang menghiasi rumah itu. Namun, semuanya teratur rapi. Tempat tidur yang terbuat dengan kasar juga terlihat bersih, alasnya yang putih, dan baru dicuci. Bau dalam ruangan itu harum dan sangat segar, membuat orang betah tinggal di rumah.

Fatimah sangat kagum melihat suasana yang sangat menyenangkan itu, sehngga Hasan dan Husain yang biasanya tak begitu betah betah berada di rumah orang, kali ini nampak asyik bermain-main.

“Maaf ya, saya tak bisa menemani Fatimah duduk dengan tenang, sebab saya harus menyiapkan makan buat suami saya,” kata Mutiah sambil mondar mandir dari dapur ke ruang tamu.

Mendekati tengah hari , maskan itu sudah siap semuanya, kemudian ditaruh di atas nampan. Mutiah mengambil cambuk, yang juga ditaruh di atas nampan.

“Suamimu bekerja dimana?” Tanya Fatimah
“Di ladang,” jawab Muti’ah.
“Pengembala?” Tanya Fatimah lagi.
“Bukan. Bercocok tanam.”
“Tapi, mengapa kau bawakan cambuk?”

“Oh, itu?” sahut Mutiah denga tersenyu.” Cambuk itu kusediakan untuk keperluan lain. Maksudnya begini, kalau suami saya sedang makan, lalu kutanyakan apakah maskan saya cocok atau tidak? Kalau dia mengatakan cocok, maka tak akan terjadi apa-apa. Tetapi kalau dia bilang tidak cocok, cambuk itu akan saya berikan kepadanya, agar punggung saya dicambuknya, sebab berarti saya tidak bisa melayani suami dan menyenangkan hatinya.”
“Apakah itu kehendak suamimu?” Tanya Fatimah keheranan.

“Oh, bukan! Suami saya adalah seorang penuh kasih sayang. Ini semua adalah kehendakku sendiri, agar aku jangan sampai menjadi istri yang durhaka kepada suami.”

Mendengar penjelasan itu, Fatimah menggeleng-gelengkan kepala. Kemudian ia meminta diri, pamit pulang.

“Pantas kalau Muti’ah kelak menjadi seorang perempuan yang pertama kali masuk surga,” kata Fatimah dalam hati, di tengah perjalannya pulang, “Dia sangat berbakti kepada suami dengan tulus. Prilaku kesetiaan semacam itu bukanlah lambang perbudadakan wanita oleh kaum lelaki, Tapi merupakan cermin bagi citra ketulusan dan pengorbanan kaum wanita yang harus dihargai dengan prilaku yang sama.”

tak hanya itu, saat itu masih ada benda kipas dan kain kecil.
“Buat apa benda ini Muthi’ah?” Siti Muthi’ah tersenyam malu. Namun setelah didesak iapun bercerita. “Engkau tahu Fatimah, suamiku seorang pekerja keras memeras keringat dari hari ke hari.

Aku sangat sayang dan hormat kepadanya. Begitu kulihat ia pulang kerja, cepat-cepat kusambut kedatangannya. Kubuka bajunya, kulap tubuhnya dengan kain kecil ini hingga kering keringatnya. Ia-pun berbaring ditempat tidur melepas lelah, lalu aku kipasi beliau hingga lelahnya hilang atau tertidur pulas”

sungguh mulia Siti Muthi’ah, wanita yang taat kepada suaminya. maka tidaklah salah jika dia wanita pertama yang masuk surga...semoga dapat mengambil hikmah dari cerita di atas...'wallahu muwafiq...''

Selasa, 30 Mei 2017

TIDUR LAGI SEHABIS SHALAT SHUBUH

*TIDUR LAGI SEHABIS SHALAT SHUBUH*

Apakah yang dimaksud dengan *HAILULAH, QAILULAH & 'AILULAH?*

☆ _*HAILULAH*_ adalah :
tidur sehabis melaksanakan sholat subuh, dinamakan demikian karena tidur tersebut dapat menghalangimu dari rejeki yang ALLAH SWT tebar pada waktu pagi hari.

☆ _*QAILULAH*_ adalah :
tidur SEBELUM melakukan sholat dhuhur sekitar 25 - 30 menit sebelum dikumandangkannya adzan dhuhur, tidur jenis ini sangat bemanfaat dan sangat dianjurkan oleh Nabi Saw.

Menjelaskan ketika musim panas rasulullah tidur sebelum Dzuhur dan ketika musim dingin beliau Nabi Muhammad tidur setelah dzhuhur

☆ _*'AILULAH*_ adalah :
tidur sehabis melakukan sholat ashar, tidur jenis satu ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya adalah : sesak napas dan murung dan gelisah.

Sebarkanlah,,,
Karena jarang diantara kita yang faham apa itu *QAILULAH, HAILULAH & 'AILULAH*
sehingga bermanfaat bagi semua dan terhindar segala  macam penyakit, hissiyyah ataupun ma'nawiyyah.
aamiin yra
Wallahu`alam

Subhanallah
Semoga kita dapat mengambil  pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari - hari"

Selasa, 23 Mei 2017

DAMPAK BURUK MENJAUH DARI MAJELIS ILMU..

*DAMPAK BURUK MENJAUH DARI MAJELIS ILMU...*

🌺Bismillaah.

⛔Menjauh dari majelis ilmu dan pertemuan dengan para ikhwah serta menjauh dari kunjungan-kunjungan da’wah dapat mengeraskan hati.

🗣Al Hasan al Bashri berkata : “Sahabat-sahabat kami lebih mahal daripada keluarga kami. Keluarga kami mengingatkan kami kepada dunia sedangkan sahabat-sahabat kami mengingatkan kami kepada akherat."

✅Usahakan selalu hadir di majelis ilmu atau minimal dua majelis ilmu dalam sepekan di masjid.

⛔Jika anda beranggapan mendengar kaset (atau radio) saja sudah cukup maka anda keliru.

🍀Sesungguhnya anda butuh hadir di masjid.
Ketika anda duduk di majelis ilmu dalam masjid,
1⃣para malaikat akan mengelilingimu,
2⃣sakinah (ketenangan) akan menaungimu,
3⃣rahmat akan turun kepadamu dan
4⃣Allah akan memujimu di hadapan para malaikatNya...

Demi Allah, ini sesuatu yang lain dari yang lain.

⛔Oleh karena itu engkau dapati kebanyakan orang-orang yang tergelincir adalah orang-orang yang melalaikan majelis ilmu.

📚Rutinlah hadir di majelis ilmu, jagalah dan ikutilah jadwal-jadwalnya setiap pekan niscaya engkau memperoleh semangat keimanan yang baru.

✅Jika di sana terdapat kekurangan maka akan segera membaik atau bila terdapat retak pasti tertutupi insya Allah.

👍Rahasianya, ketika engkau hadir di majelis-majelis ilmu, keimananmu akan meningkat.

🏬Kami dahulu selalu menyertai para masyaaikh di awal iltizam, lalu salah seorang sahabat kami absen.
Syaikh bertanya tentangnya, mereka berkata :
“Ia sedang asyik membaca sebuah kitab sehingga tidak bisa datang .” Syaikh berkta: “Kabarkan kepadanya bahwa pertemuanmu dengan sahabat-sahabatmu akan menambah keimanan dalam hatimu lebih banyak daripada engkau membaca kitab seorang diri.”

🍀Memang benar, hadir di majelis-majelis ilmu untuk mencari berkah, barangkali ada salah seorang hadirin yang mustajab doanya. Apabila ia mengaminkan doa syaikh niscaya akan dikabulkan doa dan Allah akan merahmati seluruh hadirin.
Dengan begitu engkau akan memperoleh kemenangan yang besar.

🍀Dalam hadits disebutkan :

هُمُ الْقَوْمُ لاَ يَشْقَى بِهِمْ جَلِيْسُهُمْ

“Mereka adalah satu kaum yang tidak akan rugi orang-orang yang bermajelis dengan mereka.” (📓Muttafaq ‘alihi)

💞Oleh karena itu seorang sahabat nabi berkata kepada temannya, “Bergabunglah bersama kami, kita meningkatkan iman sesaat.”
Kemudian apa yang engkau kerjakan apabila engkau tidak hadir ?

⛔Kesibukan-kesibukan dunia, ambisi-ambisi rendahan, bisikan-bisikan setan!

🕌Masjid adalah rumah bagi setiap orang yang bertaqwa, masjidlah tempat kembali kaum mu’minin.

🙏🏻Kembalilah ke masjid, hadirilah halaqah ilmu.
Berlindunglah kepada Allah niscaya Allah akan melindungimu.

⛔Janganlah berpaling, karena Allah akan berpaling darimu.

Dari terjemahan Min Asbaab Al-Futur wa 'Ilaajuhu karya Muhammad Husain Ya'qub

✍🏻Diterjemahkan oleh : Ustadz Abu Ihsan Al Atsari, M.A

Kamis, 18 Mei 2017

Artikel parenting bermanfaat

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Rabbul Alamin, dengan izin-Nya kami dapat mengumpulkan materi-materi parenting dari beberapa Ustad. Diantaranya Ustad Muhammad Fauzil Adhim, Iwan Januar, Budi Ashari Lc dan ustad ustadzah lainnya. Jika Sahabat berkenan, silahkan share ke handai taulan agar bisa dimanfaatkan sebanyak mungkin. Semoga menjadi amal jariyah di sisi Nya. Aamiin.

Membentuk Idealisme Pada Anak -> http://bit.ly/1LOexUO

Mendidik Anak Tanpa Emosi -> http://bit.ly/1LOeEzJ

Hukum Aqiqah Anak Sudah Meninggal -> http://bit.ly/1LUU6ZZ

Durhaka pada Orang Tua , Menuai Petaka -> http://bit.ly/1LuhZG9

Belajar dari masa Kecil -> http://bit.ly/1OOAQQd

8 Panglima Hebat Islam -> http://bit.ly/1S3xWpi

Mencegah Sebelum Parrahhh -> http://bit.ly/1OZ7NYP

Siapa Yang Lebih didengar Anak Kita? -> http://bit.ly/1PKpInz

Remaja Tanpa Krisis Identitas -> http://bit.ly/1Lui4d3

Jika Ingin Melepas Anak Anda Pacaran -> http://bit.ly/1Lui7Wc

Anak Nakal itu Ada -> http://bit.ly/1k1Obaz

Jadilah Ayah Menyenangkan -> http://bit.ly/1OOB21U

Anak Perlu Belajar Mandiri -> http://bit.ly/1GzjiEF

Membiasakan Anak Bersilaturahmi -> http://bit.ly/205mChE

Ayah... Ternyata anda Penyebab Utamanya -> http://bit.ly/1OZ8iSH

Ajarkan Anak Bertahan, Bukan Menyerang -> http://bit.ly/1R5cn6O

Ayah Hebat Peduli Anak -> http://bit.ly/1POaMnA

Mengendong Dalam Penat -> http://bit.ly/1LUU7wR

Bersyukur Sebelum Tidur -> http://bit.ly/1KxNFqg

Peran Ideal Ayah -> http://bit.ly/1KxNFXr

Bersahabat Dengan Anak -> http://bit.ly/1k1OBxM

Katanya Anak Anugerah -> http://bit.ly/1LOff4l

Ayah, Ajaklah Anakmu Bermain -> http://bit.ly/1k1OJgF

-- UPDATE TERBARU KUMPULAN ARTIKEL PARENTING ISLAMI --

Pentingnya Sirah Nabi SAW dan Sahabat bagi Anak -> http://bit.ly/1O62bgx

Agar Anak Respek Pada Orang Tua ->  http://bit.ly/1Mrddgg

Larangan yan dilarang, Larangan yang diperbolehkan -> http://bit.ly/1RA3fah

Menanamkan Adab Bicara Pada Anak -> http://bit.ly/1kOjG8N

Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini -> http://bit.ly/1P3sRgL

Mempersiapkan Anak Memasuki Usia Baligh -> http://bit.ly/1Gw71kE

Mengatasi Kemarahan Anak -> http://bit.ly/1GNfAHI

Manisa -> http://bit.ly/1LESVwr

Memahami Karakter ABG -> http://bit.ly/1WJlLUB

Ayah 'Bisu' -> http://bit.ly/1Qq0cmZ

Ilmuwan Cilik -> http://bit.ly/1RIUcUY

Tanggap Cerita Buruk dan Baik dari Anak -> http://bit.ly/1Sd4Nax

6 Cara Mendidik Anak Sholeh dan Sholehah dengan Tepat -> http://bit.ly/1klpgPX

Kisah hidup secara singkat Imam Syafii -> http://bit.ly/1jDDVVm

Tips Menanamkan Kewajiban Menuntut Ilmu pada Anak -> http://bit.ly/1O7SRU5

Tega Pada Anak itu Penting -> http://bit.ly/1NLTt7T

Kerjakan PR dirumah -> http://bit.ly/1NAgZyl

Buatlah Ibumu Tertawa -> http://bit.ly/1RaTRwZ

Sekali lagi semoga menjadi amal jariyah.

Panduan Shaum Ramadhan

📆 Rabu, 20 Sya'ban 1438H / 17 Mei 2017

📚 *Hadits dan Fiqih*

📝 Pemateri: *Ustadz Farid Nu'man Hasan, SS*

📋 *Panduan Shaum Ramadhan (6)*

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🌹

📚 *Amalan Sunah Ramadhan*

Berikut ini adalah amalan yang sesuai sunah Nabi, baik sunah qauliyah dan filiyah yang bisa kita lakukan selama bulan Ramadhan.

❣ *Bersahur*

Dalilnya: Dari Anas bin Malik Radhiallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

“Bersahurlah kalian, karena pada santap sahur itu ada keberkahan.”  (HR. Bukhari No. 1923, Muslim No. 1095)

Syaikh Sayyid Sabiq Rahimahullah mengatakan:

وقد أجمعت الامة على استحبابه، وأنه لا إثم على من تركه

Umat telah ijma’ atas kesunahannya, dan tidak berdosa meninggalkannya. (Fiqhus Sunnah, 1/455)

Beliau menambahkan:

وسبب البركة: أنه يقوي الصائم، وينشطه، ويهون عليه الصيام.

Sebab keberkahannya adalah karena sahur dapat menguatkan orang yang berpuasa, menggiatkannya, dan membuatnya ringan menjalankannya. (Ibid, 1/456)

*🔹Keutamaannya:*

Dari Abu Sa’id Al Khudri Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

السَّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ، فَلَا تَدَعُوهُ، وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ، فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

Makan sahur adalah berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya, walau kalian hanya meminum seteguk air, karena Allah ‘Azza wa Jalla dan para malaikat mendoakan orang yang makan sahur. (HR. Ahmad No. 11086, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan:  sanadnya shahih. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad No. 11086)

Dari Amru bin Al ‘Ash Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السُّحُور

“Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab adalah pada makan sahur.” (HR. Muslim No. 1096)

Dari hadits dua ini ada beberapa faedah:

✅ Anjurannya begitu kuat, sampai nabi meminta untuk jangan ditinggalkan

✅ Sahur sudah mencukupi walau dengan seteguk air minum

✅ Allah 'Azza wa Jalla dan para malaikat mendoakan (bershalawat) kepada yang makan sahur

✅ Orang kafir Ahli Kitab juga berpuasa, tapi tanpa sahur

✅ Berpuasa tanpa sahur secara sengaja dan terus menerus adalah menyerupai Ahli kitab

*🔹Disunnahkan mentakhirkan sahur:*

Dari Amru bin Maimun Radhiallahu Anhu,  katanya:

كان أصحاب محمد صلى الله عليه و سلم أعجل الناس إفطارا وأبطأهم سحورا

Para sahabat Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah manusia yang paling bersegera dalam berbuka puasa, dan paling akhir dalam sahurnya. (HR. Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra No. 7916. Al Faryabi dalam Ash Shiyam No. 52. Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf No. 9025)

Imam An Nawawi mengatakan: sanadnya shahih.(Lihat Al Majmu Syarh Al Muhadzdzab, 6/362), begitu pula dishahihkan oleh Imam Ibnu Abdil Bar, bahkan menurutnya keshahihan hadits tentang bersegera buka puasa dan mengakhirkan sahur adalah mutawatir. (Lihat Imam Al Aini, Umdatul Qari, 17/9. Imam Ibnu Hajar, Fathul Bari, 4/199)

❣ *Tadarus Al Quran dan Mengkhatamkannya*

Bulan Ramadhan adalah bulan yang amat erat hubungannya dengan Al Quran, karena saat itulah Al Quran diturunkan. Oleh karenanya aktifitas bertadarus (membaca sekaligus mengkaji) adalah hal yang sangat utama saat itu, dan telah menjadi aktifitas utama sejak masa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan generasi terbaik.

Ibnu Abbas Radhiallahu Anhuma menceritakan:

وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril)  bertadarus Al Quran bersamanya.  (HR.  Bukhari No. 3220)

Faedah dalam hadits ini adalah:

✅ Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga melakukan tadarus Al Quran bersama Malaikat Jibril

✅ Beliau melakukannya setiap malam, dan dipilihnya malam karena waktu tersebut biasanya waktu  kosong dari aktifitas keseharian, dan malam hari suasana lebih kondusif dan khusyu.

🔹Bukan hanya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, tetapi ini juga perilaku para sahabat dan generasi setelah mereka.

Imam An Nawawi Rahimahullah menceritakan dalam kitab At Tibyan fi Aadab Hamalatil Quran, bahwa diriwayatlan oleh As Sayyid Al Jalil Ahmad Ad Dawraqi dengan sanadnya, dari Manshur bin Zaadaan, dari para ahli ibadah tabiin  semoga Allah meridhainya- bahwasanya pada bulan Ramadhan dia mengkhatam kan Al Quran antara zhuhur dan ashar, dan juga mengkhatamkan antara maghrib dan isya, dan mereka mengakhirkan isya hingga seperampat malam.

Imam Abu Daud meriwayatkan dengan sanad yang shahih, bahwa Mujahid mengkhatamkan Al Quran  antara maghrib dan isya. Dari Manshur, katanya bahwa Al Azdi mengkhatamkan Al Quran setiap malam antara maghrib dan isya pada bulan Ramadhan.

Ibrahim bin Sa'ad menceritakan: bahwa ayahku kuat menahan duduk dan sekaligus mengkhatam kan Al Quran dalam sekali duduk. Ada pun yang sekali khatam dalam satu rakaat shalat tidak terhitung jumlahnya karena banyak manusia yang melakukannya, seperti Utsman bin Affan, At Tamim Ad Dari, Sa'id bin Jubeir semoga Allah meridhai mereka- yang khatam satu rakaat ketika shalat di dalam Kabah.

Ada juga yang khatam dalam sepekan, seperti Utsman bin Affan, Ibnu Mas'ud, Zaid bin Tsabit, Ubai bin Ka'ab,  dan segolongan tabi;in seperti Abdurrahman bin Yazid, Al Qamah, dan Ibrahim  semoga Allah merahmati mereka semua. (Lingkapnya lihat Imam An Nawawi, At Tibyan, Hal. 60-61)

🔹Bersambung 🔹

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🌹

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

📲Sebarkan! Raih pahala
====================
Ikuti Kami di:
📱 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
🖥 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
📮 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
📸 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
🕹 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
📱 Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

Senin, 08 Mei 2017

Tangan jawab tentang Bulan ramadhan

🔴 TANYA JAWAB TENTANG BULAN RAMADHAN
(no.1 s/d 48 Kholas)

🔵 Penerbit Yufid Publishing
Oleh Ustadz Ammi Nur Baits, ST
(Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

1. SMS MAAF-MAAFAN MENJELANG RAMADHAN
https://konsultasisyariah.com/5767-sms-ramadhan.html

2. PEMBAGIAN HARI DI BULAN RAMADHAN
https://konsultasisyariah.com/6436-pembagian-bulan-ramadan.html

3. TIDAK MENGETAHUI MASUKNYA BULAN RAMADHAN
https://konsultasisyariah.com/5996-cara-mengetahui-bulan-ramadhan.html

4. PERBEDAAN TERBIT HILAL UNTUK BEBERAPA NEGERI
https://konsultasisyariah.com/5759-hilal-ramadhan.html

5. NIAT PUASA RAMADHAN, SETIAP HARI ATAU SEKALI DALAM SEBULAN
https://konsultasisyariah.com/5747-niat-puasa.html

6. MEMULAI BERPUASA DAN BERHARI RAYA BERSAMA PEMERINTAH
https://konsultasisyariah.com/5807-puasa-diluar-negeri.html

7. HUKUM PUASA SAMBIL BERSANTAI
https://konsultasisyariah.com/5756-kegiatan-puasa.html

8. HIKMAH DIWAJIBKANNYA PUASA
https://konsultasisyariah.com/5687-hikmah-puasa-ramadhan.html

9. HUKUM MEMAKAI ALAT BANTU PERNAFASAN BAGI ORANG BERPUASA
https://konsultasisyariah.com/5911-puasa-orang-asma.html

10. WANITA TIDAK PUASA KARENA MENYUSUI, QADHA' ATAUKAH FIDYAH?
https://konsultasisyariah.com/5763-wanita-hamil-puasa.html

11.  HUKUM PUASA BAGI ORANG YANG SAKIT STROKE
https://konsultasisyariah.com/5736-fidyah-orang-sakit.html

12. MENINGGALKAN PUASA RAMADHAN EMPAT TAHUN KARENA GANGGUAN KEJIWAAN
https://konsultasisyariah.com/5692-qadha-puasa.html

13. CUCI DARAH SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/6679-cuci-darah-ketika-puasa.html

14. MEMAKAI CELAK KETIKA BERPUASA
https://konsultasisyariah.com/6443-memakai-celak-ketika-puasa.html

15. SENDAWA KETIKA BERPUASA
https://konsultasisyariah.com/6475-sendawa-ketika-puasa.html

16. WUDHU SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/6473-wudhu-saat-puasa.html

17.. BARU TAHU SUCI DARI HAID SETELAH SUBUH
https://konsultasisyariah.com/6494-setelah-subuh-baru-tahu-suci-dari-haid.html

18.. GUSI BERDARAH SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/6417-gusi-berdarah-saat-puasa.html

19.. BERSIWAK DAN MEMAKAI MINYAK WANGI SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/6581-bersiwak-dan-memakai-minyak-wangi-saat-puasa.html

20. SIKAT GIGI SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/6391-sikat-gigi-saat-puasa.html

21. MUNTAH SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/6407-muntah-saat-puasa.html

22. OBAT TETES MATA WAKTU PUASA
https://konsultasisyariah.com/6378-obat-tetes-mata-waktu-puasa.html

23. MENGELUARKAN DARAH UNTUK PENELITIAN LABORATORIUM WAKTU PUASA
https://konsultasisyariah.com/6353-mengeluarkan-darah-waktu-puasa.html

24. MIMPI BASAH SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/12812-mimpi-basah-saat-puasa-ramadhan.html

25. SUNTIKAN DI SIANG HARI RAMADHAN
https://konsultasisyariah.com/6006-suntik-di-siang-hari-ramadhan.html

26. HUKUM MENGGUNAKAN LIPSTIK KETIKA PUASA
https://konsultasisyariah.com/5984-menggunakan-lipstik-ketika-puasa.html

27. MENCICIPI MAKANAN KETIKA PUASA
https://konsultasisyariah.com/5982-mencicipi-makanan-ketika-puasa.html

28. MELAKUKAN ONANI DI BULAN RAMADAN KARENA TIDAK TAHU
https://konsultasisyariah.com/6504-onani-saat-puasa.html

29. BEDA ANTARA TAHAJUD DENGAN TARAWIH
https://konsultasisyariah.com/5901-tahajud-dan-tarawih.html

30. MENGAPA ROKOK MEMBATALKAN PUASA DAN INHALER TIDAK MEMBATALKAN PUASA?
https://konsultasisyariah.com/5946-rokok-membatalkan-puasa.html

31. JUNUB DI WAKTU SUBUH BULAN RAMADAN
https://konsultasisyariah.com/5925-junub-waktu-puasa.html

32. MENELAN LUDAH SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/5917-menelan-ludah-saat-puasa.html

33. HUKUM MENCIUM BAU WANGI BAGI ORANG YANG BERPUASA
https://konsultasisyariah.com/5905-bau-wangi-puasa.html

34. APAKAH DEBU MEMBATALKAN PUASA
https://konsultasisyariah.com/5861-debu.html

35. HUKUM MENGGUNAKAN OBAT ASMA KETIKA PUASA
https://konsultasisyariah.com/5803-penderita-asma.html

36. TIDUR WAKTU PUASA
https://konsultasisyariah.com/5926-tidur-waktu-puasa.html

37. BERENDAM SAAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/5934-berendam-saat-puasa.html

38. BERSETUBUH DI SIANG HARI RAMADHAN KETIKA SAFAR
https://konsultasisyariah.com/5878-safar-puasa.html

39. CARA WANITA HAID MENGHIDUPKAN LAILATUL QADAR
https://konsultasisyariah.com/6768-lailatul-qadar-untuk-wanita-haid.html

40. SERBA-SERBI LAILATUL QADAR
https://konsultasisyariah.com/6904-malam-lailatul-qadar.html

41. LAILATUL QADAR DAN TANDA-TANDANYA
https://konsultasisyariah.com/6767-lailatul-qadar-tanda-tanda-nya.html

42. SERBA-SERBI I'TIKAF
https://konsultasisyariah.com/6901-iktikaf.html

43. UKURAN FIDYAH
https://konsultasisyariah.com/5898-ukuran-fidyah.html

44. MEMBAYAR FIDYAH DENGAN BAHAN MAKANAN POKOK
https://konsultasisyariah.com/6641-membayar-fidyah-dengan-uang.html

45. TIDAK MAMPU PUASA TAPI TIDAK MAMPU FIDYAH
https://konsultasisyariah.com/6611-tidak-mampu-bayar-fidyah.html

46. FIDYAH MENGGUNAKAN UANG
https://konsultasisyariah.com/6795-fidyah-pakai-uang.html

47. CARA MEMBAYAR KAFARAT PUASA
https://konsultasisyariah.com/5780-kafarat-puasa.html

48. TATACARA QADHA PUASA
https://konsultasisyariah.com/5645-ganti-puasa.htm