Jumat, 13 Januari 2017

Doa keren

*🌾Mari Berdoa🌾*

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِى دِينِىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى، وَأَصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا مَعَاشِى، وَأَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Allaahumma ashlih lii diiniyalladzii huwa 'ishmatu amrii, wa ashlih lii dunyaayallatii fiihaa ma'aasyii, wa ashlih lii aakhirotillatii fiihaa ma'aadii, waj'alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli khoirin, waj'alil mauta roohatan lii min kulli syarrin.

_Ya Allah, perbaikilah agamaku sebagai benteng urusanku, perbaikilah duniaku yang menjadi tempat kehidupanku, perbaikilah akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Dan jadikanlah kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan, dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejahatan._
(HR. Muslim no. 2720.)

Aamiin

Rabu, 11 Januari 2017

11 Sifat Istri yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Deras

11 Sifat Istri yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Deras

Tidak sedikit para suami yang belum tahu bahwa rezekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa 10 sifat istri ini ‘membantu’ mendatangkan rezeki bagi suaminya.

1. Istri yang pandai bersyukur

Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk rezeki. Punya suami, bersyukur. Menjadi ibu, bersyukur. Anak-anak bisa mengaji, bersyukur. Suami memberikan nafkah, bersyukur. Suami memberikan hadiah, bersyukur. Suami mencintai setulus hati, bersyukur. Suami memberikan kenikmatan sebagai suami istri, bersyukur.

“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).

2. Istri yang tawakal kepada Allah

Di saat seseorang bertawakkal kepada Allah, Allah akan mencukupi rezekinya.
“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq: 3).

Jika seorang istri bertawakkal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut. Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.

3. Istri yang baik agamanya

Rasulullah menjelaskan bahwa wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.

“Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
Beruntung itu beruntung di dunia dan di akhirat. Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapatkan rezeki yang halal.

Coba kita perhatikan, insya Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya taat kepada Allah kemudian mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan. Lalu bagaimana dengan seorang suami yang banyak bermaksiat kepada Allah tetapi rezekinya lancar? Bisa jadi Allah hendak memberikan rezeki kepada istri dan anak-anaknya melalui dirinya. Jadi berkat taqwa istrinya dan bayi atau anak kecilnya yang belum berdosa, Allah kemudian mempermudah rezekinya. Suami semacam itu sebenarnya berhutang pada istrinya.

4. Istri yang banyak beristighfar

Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki. Hal itu bisa dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 hingga 12. Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu”(QS. Nuh : 10-12).

5. Istri yang gemar silaturahim
Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik kepada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudari-saudari seaqidah, pada hakikatnya ia sedang membantu suaminya memperlancar rezeki. Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

6. Istri yang suka bersedekah

Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rezeki suaminya. Sebab salah satu keutamaan sedekah sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah hingga 700 kali lipat. Bahkan hingga kelipatan lain sesuai kehendak Allah.

Jika istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak langsung dibalas melaluinya. Namun bisa jadi dibalas melalui suaminya. Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rezekinya berlimpah.

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261).

7. Istri yang bertaqwa

Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.

“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (QS. At Thalaq: 2-3).

8. Istri yang selalu mendoakan suaminya

Jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya. Ia tidak bisa mendapatkan sesuatu tersebut melainkan dari pemiliknya.

Begitulah rezeki. Rezeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rezeki. Maka jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi namun perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami agar senantiasa mendapatkan limpahan rezeki dari Allah, dan yakinlah jika istri berdoa kepada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.
“DanTuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan” (QS. Ghafir: 60).

9. Istri yang gemar shalat dhuha

Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Shalat dhuha dua raka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah tiap persendian. Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjamin rezekinya sepanjang hari.

“Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.”(HR. Ahmad).

10. Istri yang gemar bersholawat

Banyak sekali khasiat dan manfaat Membaca sholawat baik itu dari hadits dan keterangan para ulama. Membaca sholawat mampu membuat hati menjadi tenteram, memudahkan segala urusan Selain keuntungan didunia dan akhirat.

11. Istri yang taat dan melayani suaminya

Salah satu kewajiban istri kepada suami adalah mentaatinya. Sepanjang perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.

Apa hubungannya dengan rezeki? Ketika seorang istri taat kepada suaminya, maka hati suaminya pun tenang dan damai. Ketika hatinya damai, ia bisa berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul. Semangat kerjanya pun menggebu. Ibadah juga lebih tenang, rezeki mengalir lancar.

Wallahu A'laam Bis Shawab.
Semoga bermanfaat

Jumat, 06 Januari 2017

TENTANG WAKTU

TENTANG WAKTU
Anis Matta

Setiap kali ada pergantian tahun seperti sekarang, saya selalu membangunkan kembali kesadaran saya tentang waktu dan cara merasakannya. Cara setiap orang merasakan waktu berbeda karena "satuan waktu" yang mereka gunakan juga berbeda. Itu lahir dari falsafah hidup yang juga berbeda. Jika kita memaknai hidup sebagai pertanggungjawaban, maka waktu adalah masa kerja. Waktu adalah kehidupan itu sendiri.

Orang-orang beriman membagi waktu - seperti juga hidup – ke dalam waktu dunia dan waktu akhirat. Itu 2 sistem waktu yang sama sekali berbeda. Waktu dunia adalah waktu kerja. Waktu akhirat adalah waktu pertanggungjawaban dan pembalasan atas nilai waktu kerja di dunia. Waktu kerja di dunia mengharuskan kita memaknai setiap satuan waktu sebagai satuan kerja. 1 unit waktu harus sama dengan 1 unit amal. Persamaan itu, 1 unit waktu sama dengan 1 unit kerja, membuat hidup kita jadi padat sepadat-padatnya, nilai waktu terletak pd isinya, kerja!

Tidak ada hal yang paling tidak bisa dipertanggungjawabkan dalam hidup orang beriman selain waktu luang. Itu hidup yang tidak terencana. Waktu luang lahir dari pikiran dan jiwa yang kosong, yang tidak punya daftar pekerjaan yang harus dieksekusi. Hidup mereka longgar tak bernas. Mereka yang punya daftar pekerjaan utk dieksekusi menempatkan waktu sebagai sumber daya tak tergantikan. Karena itu tidak boleh lewat tanpa nilai.

Efek waktu adalah akumulasi

Menyadari waktu adalah menyadari efeknya dan efek terpenting dari waktu adalah efek akumulasi. Sesuatu tidak terjadi seketika tapi bertahap. Akumulasi dari tindakan yang sama yang kita lakukan secara berulang2 akan menjadi karakter pada skala individu. Akumulasi dari karakter individu selanjutnya menjadi budaya dalam skala masyarakat. Akumulasi itu terjadi dalam rentang waktu tertentu. Akumulasi budaya dari berbagai kelompok masyarakat dalam rentang waktu tertentu itulah yang berkembang menjadi peradaban. Karena efek akumulasi sebuah peradaban tidak bisa bangkit seketika atau runtuh seketika. Ada faktor-faktor yang mempengaruhinya secara akumlatif.

Masyarakat bangkit melalui akumulasi kontribusi. Produktivitas individu-individu di dalamnya berupa karakter dan ide yang membentuk budaya mereka. Begitu juga keruntuhan sebuah masyarakat, itu akumulasi karakter dan ide destruktif individu-individunya yang membentuk budaya keruntuhannya.

Contoh lain adalah kesehatan. Kualitas kesehatan fisik dan mental kita di atas usia 40 tahun adalah akumulasi dari pola hidup sehari-hari kita. Sebagian besar penyakit yang kita alami di atas usia 40 tahun itu adalah akumulasi ketidakseimbangan pola hidup yang berlangsung lama. Begitu juga dengan struktur pengetahuan kita, itu adalah akumulasi ilmu yang kita peroleh sehari-hari melalui bacaan dan media belajar lain.

Usia membuat orang lebih arif karena ia mengalami akumulasi pengetahuan. Tehnologi hari ini adalah akumulasi tehnologi kemarin. Karena itu Nabi Muhammad saw mengatakan "Jangan pernah meremehkan kebajikan sekecil apa pun itu". Itu karena sifat akumulasinya. Beliau juga mengatakan "Amal yang paling baik dan paling dicintai Allah adalah yang berkelanjutan walaupun hanya sedikit". Itu akumulasi. Kebajikan kecil-kecil yang kita lakukan secara terus-menerus menunjukkan perhatian dan konsistensi serta keterlibatan emosi yang dalam. Nilai-nilai emosi yang menyertai amal itu hanya bisa dilihat dalam rentang waktu. Karena itu, waktu jadi alat uji iman dan karakter yang efektif.

Sisi negatif manusia juga akumulatif. Dosa yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi karakter dan selanjutnya memenuhi ruang hati manusia. Dosa yang telah jadi karakter tidak akan menyisakan ruang bagi dorongan kebajikan dalam diri seseorang. Allah akhirnya mengunci hatinya. Akumulasi dosa yang menjadi karakter menutup mata hati seseorang. Ada tabir yang menghalagi mata dan telinganya utk melihat kebenaran. Akumulasi itulah yang sebenarnya banyak menipu manusia pendosa karena terjadi secara perlahan dan tidak disadari oleh pelaku. Terlalu halus.

Karena efek akumulasi itu, maka sifat-sifat terpuji yang paling banyak berhubungan dengan waktu adalah kesabaran dan ketekunan. Tidak ada prestasi besar yang bisa kita raih dalam hidup tanpa kesabaran dan ketekunan yang panjang, sebab semua perlu waktu yang lama. Kecerdasan yang tidak disertai kesabaran dan ketekunan tidak akan membuahkan hasil apa-apa. Itu ciri orang cerdas yang tidak produktif. Itu sebabnya mengapa di antara semua sifat yang paling terulang dalam Qur'an adalah sabar. Termasuk hubungan dengan waktu dalam surat Al 'Ashr.

Kesabaran dan ketekunan adalah sifat utama yang melekat pada orang-orang besar, baik dalam dunia militer, bisnis, ekademik atau politik. Kesabaran dan ketekunan juga merupakan sifat dasar kepemimpinan, karena mereka harus memikul beban berat dalam jangka waktu yang lama. Kesabaran dan ketekunan adalah indikator kekuatan kepribadian seseorang. Artinya ia punya tekad yang takkan terkalahkan oleh rintangan.

Efek akumulasi juga mengajarkan kita untuk berpikir secara sekuensial. Berurut mengikuti deret ukur waktu. Itu strategic thinking. Kemampuan berpikir sekuensial adalah bagian dari kemampuan berpikir strategis yang diajarkan oleh kesadaran akan waktu. Efeknya besar! Kemampuan berpikir sekuensial terutama diperlukan saat kita membaca sejarah dan berbagai fenomena sosial politik. Juga dalam perencanaan.

Konsep Penggandaan

Sebagai sumber daya waktu sangat terbatas, orang-orang produktif pasti selalu merasa bahwa waktu mereka terlalu sedikit dibanding rencana amal mereka. Umat Muhammad saw juga mempunyai umur masa kerja yang jauh lebih pendek dari umat-umat terdahulu, untuk sebuah hikmah Ilahiyah yang kita tidak tahu. Jadi harus ada cara mengatasi keterbatasan itu. Untuk itulah Islam memperkenalkan makna efesiensi melalui konsep penggandaan.

Kita menggunakan waktu yang sama untuk sholat 5 waktu secara jamaah atau sendiri, tapi mendapatkan pahala yang berbeda. Waktu sama pahala beda. Waktu yang sama dengan pahala yang berbeda adalah inti dari konsep penggandaan. Ini menciptakan perbedaan mencolok dan mengatasi keterbatasan. Konsep penggandaan ini bisa mengubah persamaan dari sblmnya 1 unit waktu sama dengan 1 unit amal menjadi 1 unit waktu sama dengan beberapa unit amal. Ajaran tentang amal jariah, sedekah jariyah, ilmu yang diajarkan, anak sholeh yang terus mendoakan, juga penerapan lain dari konsep penggandaan.

Konsep penggandaan bukan saja mengajarkan bagaimana mengatasi keterbatasan sumber daya tapi juga bagaimana memaksimalkan sumber daya yang terbatas itu. Konsep penggandaan bukan saja mengajar bagaimana mengatasi keterbatasan sumberdaya, tapi juga bagaimana melipatgandakan hasil dari sedikit sumber daya. Seseorang bisa hidup lebih lama dari umurnya dengan konsep penggandaan itu. Caranya dengan menciptakan amal yang dampaknya lebih lama dari umur kita.

Seperti individu, masyarakat juga punya umur. Peradaban juga punya umur. Umur masyarakat ditentukan oleh akumulasi umur individu. Umur sosial menjadi panjang jika banyak individunya melakukan kerja-kerja penggandaan. Salah satunya adalah pewarisan ilmu pengetahuan.

Umur peradaban juga begitu. Peradaban barat moderen dibangun pertama kali oleh spanyol dan portugis, lalu inggris dan prancis, lalu AS. Epicentrum sebuah peradaban berpindah dari 1 masyarakat ke yang lain, begitu umur sosial masyarakat itu habis. Walaupun secara fisik tetap ada. Seperti Barat, peradaban Islam juga dipikul banyak suku bangsa. Mulanya Arab, lalu Persia, lalu Afrika, lalu Turki, lalu Mongol dst. Akumulasi umur sosial dari suku bangsa itu menentukan panjang pendeknya umur peradaban. Makin banyak yang memikulnya makin panjang umurnya.

(HM. Anis Matta)

7 (tujuh) MACAM PERSAHABATAN

*7 (tujuh) MACAM PERSAHABATAN, tapi hanya 1 tersisa sampai di akhirat*

1. *"Ta’aruffan”*,adalah persahabatan yang terjalin karena pernah berkenalan secara kebetulan, seperti pernah bertemu di kereta api, halte, rumah sakit, kantor pos, ATM, bioskop dan lainnya.
2. *"Taariiihan”*,adalah persahabatan yang terjalin karena faktor sejarah, misalnya teman sekampung, satu almamater, pernah kost bersama, diklat bersama dan sebagainya.
3. *"Ahammiyyatan”*, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor kepentingan tertentu, seperti bisnis, politik, boleh jadi juga karena ada maunya dan sebagainya.
4. *"Faarihan”*, adalah persahabatan yang terjalin karena faktor hobi, seperti teman futsal, badminton, tenis, berburu, memancing, dan sebagainya.
5. *"Amalan”*, adalah persahabatan yang terjalin karena satu profesi, misalnya sama-sama dokter, guru, dan sebagainya.
6. *"Aduwwan”*, adalah seolah sahabat tetapi musuh, di depan seolah baik tetapi sebenarnya hatinya penuh benci, menunggu, mengincar kejatuhan sahabatnya, _“Bila engkau memeroleh nikmat, ia benci, bila engkau tertimpa musibah, ia senang”_ (QS 3:120).
Rasulullah mengajarkan doa, _
“Allahumma ya Allah selamatkanlah hamba dari sahabat yang bila melihat kebaikanku ia sembunyikan, tetapi bila melihat keburukanku ia sebarkan.”_
7. *"Hubban Iimaanan”*, adalah sebuah ikatan persahabatan yang lahir batin, tulus saling cinta dan sayang karena ALLAH, saling menolong, menasehati, menutupi aib sahabatnya, memberi hadiah, bahkan diam-diam dipenghujung malam, ia doakan sahabatnya.
Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah Ta’ala.
Dari ke 7 macam persahabatan di atas, 1–6 akan sirna di akhirat, yang tersisa hanya ikatan persahabatan yang ke 7,
yaitu persahabatan yang dilakukan karena Allah (QS 49:10),*
"Teman-teman akrab pada hari itu (kiamat) menjadimusuh bagi yang lain, kecuali persahabatan karena ketakwaan” (QS 43:67)*
Di riwayatkan, bahwa: _Apabila penghuni surga telah masuk ke dalam surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabatmereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, mereka bertanya tentang sahabat mereka itu kepada Allah Subhaanahu wa ta'ala ..._*_
"Yaa Rabb...kami tidak melihat sahabat-sahabatkami yang sewaktu di dunia, shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami."_*_
Maka Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:_*_
"Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar dzarrah."_*(HR. Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd")
Al-Hasan Al-Bashri berkata:
"Perbanyaklah sahabat-sahabatmukminmu, karena Mereka memiliki syafaat pada hari kiamat."
"Karuniakanlah kepadaku sahabat-sahabatyang selalu mengajakku untuk tunduk, patuh dan taat kepada syariat-Mu, kekalkanlah persahabatan kami hingga kami bertemu di akhirat nanti dengan-Mu.
Jangan tumbuhkan di hati kami untuk mencintai musuh-musuh-Mu dan musuh-musuh Rasul-Mu. Amiin..Terima kasih sahabat....
Semoga Allah mengumpulkan kita diakhirat di dalam Jannah Firdaus-Nya
آَمِيـٍـِـنْ ... آَمِيـٍـِـنْ ... آَمِيـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنْ*_
Aamiin... yaa robbal'aalamiin.._*

Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud*

*Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud*

1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah :
Allahumma inni as'aluka husnal khotimah
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "

2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat :
Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "

3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya :
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "

*Terapi Kemandulan*

بسم اللّه الرحمن الر حيم

🍂 *Terapi Kemandulan* 🍂

1. Rekam ayat-ayat ruqyah pada kaset kemudian dengarkan dengan baik tiga kali sehari.

(Berikut contoh ayat-ayat ruqyah yang bisa disimak :   https://www.youtube.com/watch?v=brplsZK-ajo  -pent)

2. Bacalah surat Ash-Shafat di waktu pagi hari, atau dengarkan bacaan surat tersebut di waktu pagi (membaca -pent).

3. Bacalah surat Al-Ma'arij ketika hendak tidur atau mendengarkannya.

4. Ambillah minyak Habbatus Sauda' (lebih baik yang habasyah, karena cenderung lebih murni-pent).

Kemudian bacakanlah Al-Fatihah, Ayat Kursi, tiga ayat terakhir surat Al-Baqarah, dan Penutup surat Ali Imran, Falaq, Nas.

Simpan minyak ini kemudian oleskan pada dada, jidat dan juga tulang punggung sebelum beranjak tidur (mulai dari tulang belakang ke atas menuju tulang leher belakang-pent).

5. Ambil madu murni (disarankan beli di toko herbal jangan apotik, karena lebih amanah-pent). Kemudian bacakanlah dengan bacaan yang tadi dibaca pada Habbatussauda'.

Minumlah madu tersebut setiap hari satu sendok makan.

Lakukan terapi ini selama beberapa bulan dengan tetap menjaga dan melaksanakan dengan baik perintah-perintah Allah ta'ala. Agar ia menjadi hamba Allah yang beriman, shadiq/jujur, karena kriteria orang seperti inilah yang akan disembuhkan melalui Al-Qur'an. Allah ta'ala berfirman :

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

“Dan Kami turunkan dari al-Quran suatu yang menjadi obat (penawar) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS Al-Isra' : 82).

Allah ta'ala dalam ayat ini hanya mengkhususkan orang beriman dan bukan yang lainnya. Dan telah disembuhkan kondisi-kondisi dari jenis ini dengan keutamaan dari Allah ta'ala.

✍🏻 dialih bahasakan oleh Abul Aswad Al Bayaty dari kitab :

📚 Ash-Shorimul Battar Fi Tashadda 'Alas Saharatil Asyrar : 189 karya Syaikh Wahid Abdussalam Bali📚

📎 NB : Diantara faktor yang sangat membantu seseorang mendapatkan keturunan adalah dengan memperbanyak beristighfar, meminta ampun kepada Allah ta'ala. Allah berfirman :

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا . يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”

(QS. Nuh : 10-12).

Dan makna istighfar yang dimaksud dalam ayat tersebut di atas adalah sebagaimana kata Imam Al-Qurthubi :

قوله تعالى { ‏فقلت استغفروا ربكم‏ }‏ أي : سلوه المغفرة من ذنوبكم السالفة بإخلاص الإيمان ‏.‏ ‏{‏ إنه كان غفاراً ‏}‏ أي : لم يزل كذلك لمن أناب إليه ‏.‏ وهذا منه ترغيب في التوبة‏ .‏

"Firman Allah ta'ala (Maka aku katakan kepada mereka : ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu'), maknanya adalah mintalah pengampunan dari dosa-dosa kalian yang telah lalu dengan penuh keikhlasan dan keimanan.

(Sesunggunya Allah Maha Pengampun) maknanya Allah senantiasa Maha Pengampun bagi hamba-Nya yang kembali kepadanya. Dan ini sekaligus menjadi motivasi untuk senantiasa bertaubat.

🌸 Yang kedua cara kita beristighfar yang baik adalah dengan membaca redaksi istighfar yang diajarkan oleh Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam. Diantara lafadz istighfar tersebut ialah :
a. Bunyi sayyidul Istighfar (penghulu/pemimpinnya bacaan istighfar) :

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

ALLAHUMMA ANTA RABBII LÂ ILÂHA ILLÂ ANTA KHALAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHA’TU A’ÛDZU BIKA MIN SYARRI MÂ SHANA’TU ABÛ`U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA WA ABÛ`U BIDZANBII FAGHFIRLÎ FA INNAHU LÂ YAGHFIRU ADZ DZUNÛBA ILLÂ ANTA

(Ya Allâh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).

b. Atau dengan membaca lafadz istighfar lain yang lebih pendek :

أستغفر الله العظيم

Astaghfirullahal Azdim (Aku mohon ampun kepada Allah Dzat Yang Maha Agung) dibaca sebanyak-banyaknya setiap hari. Disebutkan bahwa Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam mengucapkan istighfar seratus kali sehari.

Wallahu a'lam

Dijabarkan dengan ringkas oleh :
👤 Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله

〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🌐 http://bimbinganislam.com/

Kamis, 05 Januari 2017

Jualan masker kefir

Dhia Kefir Mask merupakan masker terbuat dari susu kambing murni yang telah difermentasi (tanpa campuran bahan apapun). Kefir mask mengandung asam laktat yang disebut Alpha Hidroxy Acid (disingkat AHA). Nah, AHA inilah yang bekerja sangat cepat pada kulit dan umumnya membantu dalam :
– Detoksifikasi (mengeluarkan racun kimia yang ada di dalam kulit akibat penggunaan berbagai macam cream perawatan yang mengandung bahan kimia)
– Melawan tanda-tanda penuaan/anti aging
– Memutuskan siklus ketergantungan pada cream kecantikan tertentu
– Memutihkan dan mencerahkan kulit wajah
– Meremajakan sel kulit dan meningkatkan kadar air serta collagen pada kulit sehingga akan mengencangkan kulit wajah
– Membantu mengurangi iritasi yang disebabkan oleh terkikisnya lapisan epidermis kulit akibat penggunaan cream yang mengandung mercury
– Mengatasi masalah jerawat dan komedo yang disebabkan oleh menumpuknya lemak di bawah lapisan kulit dan jerawat yang disebabkan oleh iritasi
– Menutrisi kulit wajah                                                                                      Informasi dan pemesanan, hubungi Mala 085716581746