Minggu, 09 Oktober 2016

SAMBUTAN BU KIKI BARKIAH SAAT TASMI QUR'AN PUTRANYA, BIKIN MERINDING..

SAMBUTAN BU KIKI BARKIAH SAAT TASMI QUR'AN PUTRANYA, BIKIN MERINDING..

Pd hari jum'at yg penuh berkah kemarin, Ali Abdurrahman, putra teh kiki barkiah berhasil menyelesaikan hafalan qur'annya di pesantren Alhikmah Bogor.

Ali sdh masuk waitinglist di alhikmah Bogor sejak keluarga ini masih tinggal di Amerika. Waktu itu teh kiki sdh menjalin komunikasi dgn alhikmah. Dan alhamdulillah, putra dr pakar parenting ini berhasil mengkhatamkan 30 juz dlm waktu setahun di alhikmah.

Yg istimewa dr acara  tasmi kemarin adlh sambutan teh kiki, beliau menyampaikan isi hatinya utk seluruh santri alhikmah. Jg utk seluruh penghafal qur'an di Indonesia. Berikut ini saya kutip seluruh pidatonya. Yg beliau sampaikan dg penuh semangat, meski sambil dikelilingi oleh putra putrinya. Pidato inipun sdh beliau posting di akun fb nya.

Wahai anakku....
Ketika ummi membaca berita tetang wajah-wajah anak negeri yang begitu memilukan, hati ummi masih tetap optimis menatap masa depan saat mengingat dan melihat ada segelintir pemuda yang hari ini sedang menyibukkan diri untuk menghafal Al-Quran. Ketika ummi membaca tentang bencana pornografi di negeri ini dimana 92 dari 100 anak kelas 4, 5 dan 6 di negeri ini telah terpapar pornografi bahkan sebagian diantara mereka mengalami kerusakan otak, hati ummi masih tetap optimis menatap masa depan saat mengingat para penghafal Al-quran yang menyibukkan pandangan mereka dengan ayat-ayat Allah dan menjaga mata mereka dari kemaksiatan pandangan. Ketika ummi membaca berita tetang semakin banyaknya pemuda-pemudi yang terjerumus dalam pergaulan bebas, bahkan anak-anak seusia sd mengalami musibah hamil di luar nikah, hati ummi masih optimis menatap masa depan karena ada segolongan kecil pemuda penghafal Al-quran yang sedang menyibukkan diri untuk mempelajari agama Allah. Ketika ummi melihat semakin maraknya anak-anak yang menghabiskan waktu senggang mereka dengan bermain games online, bahkan sebagian diantara mereka membolos dan duduk di warnet sepanjang hari, hati ummi masih optimis menatap masa depan karena ada segelintir pemuda penghafal Al-quran yang senantiasa menjaga diri mereka dari kesia-siaan. Ketika ummi melihat semakin marak pemuda-pemudi dengan gaya hidup hedonisme yang bersenang-senang dengan menghamburkan harta orang tua mereka, hati ummi masih optimis menatap masa depan karena ada segolongan pemuda yang hidup dalam kesederhanaan tengah menyibukkan diri menghafal Al-Quran demi mempersembahkan jubah keagungan bagi para orang tua mereka kelak di surga.

Ya.... harapan itu masih ada, sebagaimana Rasulullah SAW menjanjikan bahwa pada akhirnya dunia ini akan kembali damai dan sejahtera saat islam kelak memimpin dunia. Harapan itu masih ada karena ada kalian yang hari ini tetap berada dalam jalan kebaikan meski dunia pada umumnya bergelimpangan kemaksiatan.

Namun anakku.....
Ummi ingin menyampaikan bahwa jumlah kalian sangat sedikit. Kalian adalah orang asing yang tetap baik di tengah lingkungan yang buruk. Maka kelak akan ada sebuah generasi yang penuh kerapuhan dan kebobrokan menjadi tanggung jawab yang dipikul diatas bahu-bahu kalian.

Wahai anakku....
Maka menghafal Al-Quran saja tidak cukup. Ini hanyalah sebuah bekal dasar yang akan menguatkan kalian berjuang memimpin dunia ini menuju kebaikan.

Wahai anakku para penghafal Al-Quran....
Negeri kita, negeri Indonesia tengah berada dalam kondisi yang sangat buruk. Kekayaan kita habis dikeruk dan digali tetapi tak banyak memberikan kesejahteraan bagi para penduduknya. Ketidakmampuan kita untuk mengolah secara mandiri menyebabkan harta kekayaan kita dikelola oleh campur tangan asing. Namun sayangnya, kekayaan alam itu lebih banyak mensejahterakan pengelolanya dibanding mensejahterakan negeri ini secara lebih merata. Gunung emas kita di papua dikeruk, tetapi hasilnya tak mampu menghilangkan bencana kelaparan di setiap penjuru negeri ini. Gas bumi di negeri kita mengalir keluar, namun tak sepenuhnya membuat rakyat semua sejahtera dan mudah membeli sumber energi. Minyak bumi dan sumber energi lainnya hampir habis, tapi hasilnya tak juga mampu membuat semua anak negeri ini mengenyam pendidikan yang baik. Laut kita begitu luas namun ikan-ikan di negeri kita banyak dicuri, bahkan kekayaan ikan kita tak mampu membuat negeri ini terbebas dari becana gizi buruk.

Wahai anakku para penghafal Al-Quran
Kepada siapa lagi kami menitipkan negeri ini di masa depan? Kepada mereka yang hari ini sibuk nongkrong di warnet? Atau kepada mereka yang hari ini sibuk bercengkrama di warung kopi sambil mengisap rokok atau shabu-shabu? Kepada siapa lagi kami menitipkan negeri ini di masa depan wahai anakku para penghafal Al Quran? Kepada mereka yang memenuhi klub malam? Atau kepada mereka yang menyibukkan diri menonton sinetron? Kepada siapa lagi kami menitipkan negeri ini? Kepada mereka yang otaknya telah rusak karena pornografi? Atau kepada mereka yang hari ini tengah sibuk berpacaran? Kepada siapa lagi wahai anakku, kami menitipkan negeri ini? Kepada mereka yang belajar demi nilai-nilai indah dalam rapot mereka? Atau kepada mereka yang hanya sibuk mementingkan kesuksesan diri?

Wahai anakku..... negeri ini kehilangan banyak generasi peduli. Ghirah mereka mati, dengan kesibukan sekolah dari pagi hingga sore hari. Kepedulian mereka hilang, karena asiknya bermain games online perang-perangan. Jangankan mereka sempat berfikir tentang nasib umat muslim di sebagian belahan bumi, atau rusaknya bangsa ini karena budaya korupsi. Bahkan untuk peduli tentang kebutuhan diri mereka harus selalu dinasihati. Lalu kepada siapa lagi kami titipkan masa depan negeri ini? Sementara jiwa pejuang "merdeka atau mati" yang membuat negeri ini memerdekakan diri semakin hilang di hati para santri. Kepekaan para santri dalam beberapa dekade ini dikebiri sebagai bagian dari rencana konspirasi. Mereka begitu takut!!! Mereka begitu terancam jika jiwa para santri bergelora seperti jaman perang kemerdekaan dulu. Mereka berencana sedemikian rupa agar santri berada dalam zona aman saja. Mengajar mengaji, menghafal Al-quran dan mengajar agama saja. Sementara mereka berjaya dengan penuh kuasa, mengatur ekonomi dengan semena-semena.

Wahai anakku para penghafal Al-Quran!!!!!
Keluarlah dari masjid, mushola dan mihrab kalian saat Al-Quran telah tersimpan dalam dada. Pergilah engkau mencari ilmu diseluruh penjuru dunia dan jadilah engkau para ulama. Seagaimana ulama-ulama di masa dulu mengerti agama dan pemahamannya berbuah menjadi karya nyata yang bermanfaat untuk umat manusia. Wahai anakku para penghafal Al-Quran, masalah ummat ini tak mampu di bayar dengan Al-Quran yang hanya disimpan dalam dada sendiri saja. Pergilah engkau dan masuklah dalam setiap peran kekhalifahan di muka bumi ini. Jadilah sngkau penguasa adil dan pemutar roda perekonomian dunia. Bila tidak engkau yang memainkan peran dalam panggung dunia, maka mereka yang tak paham agama yang akan memainkannya. Relahkah engkau membiarkan Al-Quran yang tersimpaan dalam dada sekedar menonton panggung dunia?

Wahai anakku... para penghafal Al-Quran!!!
Keluarlah!!! Keluarlah dari masjid, mushola dan mihrob kalian saat Al-Quran telah tersipan dalam dada. Agar dunia ini dipimpin oleh segolongan kecil pemuda yang luar biasa. Lipatgandakan kekuatan kalian hari ini sebelum engkau memimpin dunia. Karena pemuda-pemuda kebanyakan di masa kini adalah PR-PR mu di masa depan nantinya. Keluarlah anakku... setelah Al-Quran tersimpan dalam dada. Jadilah engkau pejuang yang merealisasikan nubuwat Rasul-Mu bahwa kelak islam akan memimpin dengan manhaj ala Rasulullah sebelum kiamat tiba. Anakku... jadilah engkau salah satu pejuangnya!

ALLAHU AKBAR!!!!!

Parung Bogor 7 Okt 2016

Sabtu, 08 Oktober 2016

Jazakumullahu khayran katsiran⭐⭐⭐ atas kehadiran semua

⭐⭐Jazakumullahu khayran katsiran⭐⭐⭐
atas kehadiran semua Pengurus

Semoga amanah & semua bentuk aktivitas kita di Salimah akan menjadi sarana bagi kita untuk meraih surga Firdaus

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ  ۙ
Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya,
وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ ۘ
serta orang yang memelihara salatnya.
اُولٰٓئِكَ هُمُ الْوَارِثُوْنَ  ۙ
Mereka itulah orang yang akan mewarisi,

الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَ  ؕ  هُمْ فِيْهَا  خٰلِدُوْنَ
(yakni) yang akan mewarisi (Surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
[QS. Al-Mu'minun: Ayat 8-11]

Dan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas semua kekurangan, Semoga Allah yang Menyempurnakannya, juga mohon maaf yang sebesar- besarnya atas semua kekhilafan, semoga Allah menghapuskannya

Dan untuk semua yang sudah baik, semoga Allah turunkan Keberkahan, Keridhoan, Rahmat dan Inayah-Nya, aamiin Yaa Robbal ' aalamiin⭐⭐⭐

Selamat menunaikan amanah, Allah bersamamu.

Saudaramu Fi sabilillah,

Jumat, 07 Oktober 2016

RESUME KULWAP HSMN MALANG RAYA

💐 RESUME KULWAP HSMN MALANG RAYA 💐

🎙 Narasumber: Abah Lilik
👰 Moderator: Bunda Ifa
🖊 Notulen: Prima Dona DY

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

*Abah Lilik Riza*
Yang ingin mewujudkan mimpinya menjadi Ayah bahagia dengan 6 orang anak.
Konselor dan Parenting Coach di Rumah Keluarga Indonesia Yogyakarta, GIGA wilayah Yogyakarta, Founder Jogja Islamic Home Ecucation JIHE, Founder Sekolah Ayahbunda. Latar Belakang Pendidikan ; Jurusan Dirosah Islamiyyah dan Psikologi Terapan.

Assalaamualaikum wr wb. Alhamdulillah.

Pendidikan adalah Tarbiyah, yang bermakna 'Tumbuh-Kembang', tumbuh mewakili makna biologis sedangkan kembang mewakili makna Psikis, yang memiliki tujuan, sarana, tahapan, fungsi dan sebagainya.
Begitu pula Parenting, Tarbiyatul Aulad, pendidikan anak sebagai bagian dari Tarbiyah Islamiyyah, memiliki kompetensi yang harus dicapai, ingin dan butuh dicapai, tahapan dan tatacara, yang semua sudah diatur dalam islam, ketika kita yakin islam adalah sistem hidup yang meliputi seluruh aspek kehidupan kaffah, syamil, kamil.
*Tujuan Pendidikan dalam Islam* adalah mendidik kefahamam yang menyeluruh, lengkap (al-fahmu asysyamil) dan al-iltizam al-kamil (mendidik komitmen yang sempurna. Memiliki azzam, semangat komitmen yang sempurna.

Pendidikan islam, berarti mendidik agar kita kembali pada Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw sebagai rujukan utama. Yang mendidik Tauhid, Syukur, Adab, baru setelah itu ilmu yang lainnya, iman qabla adab, adab qabla ilmu, ilmu qabla amal.
Yang nanti nya diarahkan mendidik cara berfikir,  berbicara, sikap , bertindak, cara merasa dan cara berfikir

Hanya saja proses pendidikan bukanlah sesederhana salah satu bagian dari proses pendidikan yakni taklim, transfer ilmu. Ada emosi, ada nilai, ada kejujuran, ada logika, ada teladan di dalamnya.

Sehingga sangat diperhatikan proses : *cara berfikir, cara merasa, cara bertindak, cara bersikap dan cara berbicara*. Agar proses bisamempengaruhi semua aspek kehidupan.
Setidak ada 4 hal yg  menjadi isi dalam menyusun kurikulum pengembangan diri anak, yakni :
1. Prinsip dan Nilai kehidupan.
2. Wawasan ilmu dan Pengetahuan
3. Skill / ketrampilan hidup
4. Spesialisasi diri.

Silahkan kita diskusikan ✔

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

*TANYA JAWAB NARSUM*

1⃣ Bunda Zulaikha
3 putra : Maulana 11th, Angkasa 9th, Atma 5th

Bgm menerapkan disiplin ya n tidak pada anak sejak dini dan pd anak yg sudah terlambat pendidikannya. Dalam artian tdk pernah dididik ortux ttg disiplin shg usia smp masih blum paham aturan. Syukro Katsiron n Wassalam

1⃣ . Seharusnya kurikulum pengembangan diri anak difahami dan akan diterapkan pada anak sejak awal pengasuhan, nol tahun. Sesuai dengan proses pertumbuhan dan perkembangannya. Sehingga ketika kita faham *adab dalam kehidupan ini sebagai hamba Allah* adalah Tauhid, Syukur, Adab, Tanggungjawab, Ilmu dan Amal.

Surah An-Nahl, Verse 78:
وَاللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.

Bagaimana Tauhid ( ALLAH) menjadi isi, dasar persepsi kita dalam berkomunikasi mendidik anak, fitrah (islam dan murninya anak anak), kita siapkan yg melatih auditorynya (pendengaran) Visual (apa yg dilihat diperhatikannya) dan kinestetik serta apa yang ia rasakan dengan logika dasarnya . Bersyukur, nikmat itu indah, tampakkan wajah bahagia ketika menghadapi anak.

Kemudian anak diajarkan dididik dilatih dengan ilmu, mencintai ilmu, dan bertanggungjawab atas dasar ilmu.

Surah Al-Isra, Verse 36:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.
(Indonesian)

Dan faham bahwa Hati itu untuk TAFAQQUH, FIQH = al fahmu addaqiig, kefahaman yang mendalam, bukan sekedar TAHU, bukan sekedar FAHAM.

Surah Al-Araf, Verse 179:
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
(Indonesian)

*Harusnya kan, ilmu dulu baru menikah, punya ilmu mendidik anak dulu baru mempunyai anak*.  Istighfar deh kita

2. Karena pengasuhan bertahap, dan dari pertanyaan yg ada usia anak anak berbeda, *seharusnyalah kita mencari tahu, dan memahami* BAGAIMANA TAHAPAN perkembangan anak menurut psikologi islam.
    0-2 hadhonah, 3-6 Thufulah,  7-9 Tamyiz, 10-15 Amraad , 16-20 Taklif , 20 DEWASA..

3. FLEXY SCHOOL, SDIT, SD hanyalah sarana, yang oenting bagaiman kita punha skill mendidik anak,  bahkan bagi saya pribadi semua anak saya Home Education, walaupun ada yang di SD muhammadiyah, di pesantren...hanhalah bagian kecil dari kehidupannya, belajar bersosialisasi dan fastabiqul khairat
*yang penting kita faham ndak, perintah Allah soal pengasuhan,, contoh Rasulullah saw tentang pengasuhan*

4. Menjelang akil baligh, dekat dekatlah, ikhtiarkan ayah dekat sama anak laki lakinya, jangan jaim, jangan kaku, bermainlah, agar bisa mengeksplore
kelelakiannya (egoisme, gangguan seksual nya dll)

5. Lihat bagaimana anak berinteraksi dan konflik cara merasa , cara bersikap, berfikir, diskusikanlah..

6. Dengan syarat ayahbunda harus putus dulu dari 'wiring' trauma pola asuh masalalu.

7. Anak adalahAmanah dari Allah utk ayahbunda... bukan gurunya dulu, artinya mau sekolah manapun, tanggujawab kita mengembangkannya

Sekolah bisa libur, apa jadi ayahbunda bisa minta cuti/libur 😊

Istighfar, perbaiki pola asuh terutama komunikasi.

Minta maaf pada mereka  dan perbanyak waktu dengan ank ✅

2⃣ Tanya narsum

Rieke
Ibu dari Gya (6 thn), Rafif (2.5 thn)

Mohon penjelasan isi kurikulum yg ke-1 (prinsip dan nilai kehidupan) dan ke-2 (wawasan dan ilmu pengetahuan).

Pengetahuan sejauh apa yg bisa diberikan pada anak usia 6 thn?

2⃣ Prinsip isinya sesuatu yang sangat penting seperti : Tauhid, Sholat, menutup aurat, dll   sedangkan nilai kehidupan itu berisi hal hal yang melembutkan seperti senyum, ramah, rendah hati... dll sehingga terbentuk anak yang *tegas* di satu sisi disisi lainnya *lembut*   bukan *keras dan radikal*.
Konsistensi diperlukan disini, teladan diperlukan juga.
Berikan penjelasan yang gamblang *Qaulan Sadiidan*  dan lembut *Qaulan layyinan* serta membekas di jiwa anak *Qaulan tsaqiilan*.
Marah lah pada pelanggaran prinsip, jangan marah dan ngomel tiap hari karena khawatirnya anak ndk bisa bedakan mana yang prinsip mana yang bukan.

Wawasan ilmu Pengetahuan (ilmu di amalkan kalo pengetahuan  diketahui / wacana sama). Ilmu tentang Tauhid syukur Adab.
Sedangkan pengetahuan sifatnya umum saja tapi tetap harus dipertanggungjawabkan.

Gya kan usia mendekati tamyiz, jadi lebih perhatikan emosinya

Pengetahuan sejarah, dan sains dasar.
Kalo membaca dan menulis itu skill

Salam buat Gya dari abah.... ✅

3⃣ Dwi-pasuruan
2 putri usia 3,5 th dan 20bln

Tanya narsum
Bagaimana contoh konkrit mengenalkan iman pd anak usia 3th, secara anak seusia itu butuh sesuatu yg kasat mata. Dan dr mana saya memulai nya??

3⃣Pertama sering gunakan kalimat thayyibah.
Kedua, libatkan nama Allah dalam suatu peristiwa..
Ketiga, sering sering tilawah

Coba bu Dwi kasih contoh apa pertanyaan anaknya ?

➡ Anak saya sering tanya dimana Allah ma?
Saya jawab d arsy.
Akhirnya dikejar terus sm anaknya abah, kadang saya bingung dr mana ya jelasinnya. Dg bahasa yg seperti apa?? Biar si kakak lebih paham

➡3⃣ Sudah betul jawabannya  dan tunjukkan langit..
Kemudian sibukkan ia dengan asmaul husna Kemudian cari video tentang kebesaran Allah. Untuk adik cukup bacakan ayat , ngobrol aja seperti biasa...

Kalo abah suka begini dulu pas sabrina usia 1 tahun.. pas hujan ya cerita aja soal hujan... sambil nyanyi... Allah turunkan hujan dari gumpalan awan..dst

✅ ekspresif aja

4⃣ Assalamualaikum abah

Boleh d ksk contoh tentang kurikulum pengembangan diri

Fitriatul hilal-probolinggo
1 putra umur 4thn

4⃣ Usia 4  tahun , masa thufulah. Masa ber main .  Bermasa tantrum juga.! Hargai
Emossinya. Membiasakan anak dengan adab,

(kendala signal)

Sekian abah, insya Allah isi kuriulumnya akan djlibahs kemudian

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

*KESIMPULAN*

Jika ada kemauan pasti ada seribu jalan, kalau tidak ada kemauan pasti ada seribu alasan, sayangnya manusia adalah makhluk yg paling cerdas mengarang alasan alasan....
YUK BERUBAH, belajar jadi ayahbunda yang cerdasmulia, rendahkan hati tuk belajar lagi.... anak error bisa durhaka pada orangtua...lha ortu yg error durhaka nya pada Allah...
Fastabiqul Khairat
Wassalaamu'alaikum wr wb.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Semoga bermanfaat 🙂

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅🔆hsmn🔆🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👥facebook.com/hsmuslimnusantara

📷 instagram: @hsmuslimnusantara

🐤 twitter: @hs_muslim_n

🌐 web:
hsmuslimnusantara.orga

Kamis, 06 Oktober 2016

Ayah Bunda kompak, Modal Utama dalam ber-HS*

🌾🌾🌾Kulwap HSMN DEPOK 🌾🌾🌾

Resume kulwap HSMN
⏰Rabu, 5 Oktober 13.00-15.00
---------------------------
Narasumber:
✍🏻Nama:  Putri Ramdhani Catur Setyorini
TTL: Balikpapan, 3 Juli 1981
Alamat: Perum Pesona Telaga Cibinong, Kab. Bogor
Pendidikan terakhir: S1 Teknologi Pangan UNPAD
Nama suami: Nuke Pratama (42 th). S2 Mechatronic FH Ravensburg Weingarten.
Nama anak:
1. Radhiyan Muhammad Hisan, 14 thn (HS)
2. Asma Wafa Ahdina, 8 thn (Sekolah Komunitas Kebon Maen Cilangkap Depok)
3. Hikma Shabrina Putri, 5 thn (belum sekolah)
Aktivitas utama: ibu rumah tangga. Kalau sampingannya banyak, multifungsi 😄
----------------------------

💙 *Ayah Bunda kompak, Modal Utama dalam ber-HS*

Kompak bukan berarti selalu se-iya, se-kata.
Kompak juga bukan berarti kemana pun selalu bersama.
Kompak juga bukan berarti tidak pernah berkonflik.

Kompak adalah proses...
Saling menerima
Saling memberi
Saling memahami
Saling membantu
Saling mengisi kekurangan
Saling mengapresiasi kelebihan

Bahkan bisa jadi, kompak memerlukan menguras seluruh kesabaran dan air mata yang kita punya (lebay ini mah... 😁)

*Kenapa harus kompak?*

Karena:

1. Anak berdua. Bukan anak emak, atau anak bapak saja.

2. Di dalam AQ, cerita tentang ayah-anak (Ibrahim-Ismail, Luqman-anaknya, Imran-anaknya) lebih banyak daripd ibu-anak (Maryam-Isa).

3. Ayah sebagai kepala keluarga. Arah pembentukan anak adalah tanggung jawabnya.

4. Butuh kerjasama yang baik antara ayah dan ibu dalam melaksanakan HS.

*Bagaimana bisa kompak?*

Kuncinya adalah komunikasi. Dan pendekatan hati, lewat doa.

*Butuh waktu berapa lama agar bisa kompak?*

Selamanya...

*Sesi Tanya jawab*

*Pertanyaan 1:*

#tanyanarsum
Kalau boleh, saya mohon penjabarannya. Seperti apakah manifestasi dari kekompakan antara ayah bunda dalam menjalankan HS? Pembagian peran teknisnya seperti apa?
-Bunda Hestya, ibu dari satu anak bernama Fatih (2y 7mo)-

*Jawaban :*
Idealnya, dari sebelum memiliki anak, calon ayah&ibu harus sudah punya ide tentang bagaimana pola didik dan asuh anak2nya. Sehingga bisa di breakdown perencanaan terkait itu.

Hanya saja, kadang teori tak semudah kenyataan. Boro2 soal pola asuh-didik anak, soal kebiasaan2 sehari2 pun, belum terpecahkan (sampai bertahun2 😁)
Pun dengan HS, Idealnya dari sebelum menjalankan, sudah bisa bersatu ide2 yang ada. Tapi kan, tak ada yang sempurna...

Mulai dari mengambil keputusan ber-HS, Bun... Karena HS ini kan tidak biasa. Out of the box.  Jadi masalah yang timbul akibat HS ini harus diatasi bersama. Kalau ayah-ibu tidak kompak, kasihan ke anaknya.
Masalah pertama, pandangan keluarga besar, dan lingkungan sekitar. Ini kalau ga kompak mengatasi, bisa jadi sumber perselisihan baru bagi pasutri.
Kedua, masalah teknis. Siapa mengajar apa, siapa pegang anak yang mana, soal matpel, kurikulum, dsb, dll. Kalau soal teknis, di kami, diambil sersan aja... serius santai
Untuk matpel UN: Fisika, Math, BHS.Inggris, BHS.Jerman --> Pak Nuke
Bio, Indo, IPS --> saya
Kimia --> tantenya

Pelajaran inti:
Pemrograman --> Pak Nuke
Tahfidz --> berdua, setoran ke Ustadz tahfidz

Ketangkasan:
Sepeda&renang --> Hisan mandiri
Panahan --> ikut club dengan Coach Ferry

*Pertanyaan 2*
#tanyanarsum
ketika seorang ayah masih meragukan HS apa yang harus dilakukan? -Hanny-

*Jawaban:*
Coba ajak ayah untuk berinteraksi dengan keluarga lain yang ber-HS juga. Ajak untuk diskusi dan tukar pikiran. Sambil memperbaiki visi misi keluarga kita (lagi). Sama Bun, kami pun tidak langsung sepakat.
Wacana tentang HS, ada sejak Hisan masih TK. Saya beli bukunya Marry Griffith. Judulnya, Belajar Tanpa Sekolah. Ide itu dari awal sudah di kepala saya. Tapi, suami baru mau mengenal konsep itu ketika Hisan kelas 5 SD 😁

HS disini, saya bicara tentang sekolah formal ya... yang mulai dari usia 7 th. Pendidikan dasar yang dicanangkan pemerintah.
Kalau pendidikan anak, alhamdulillah, suami dari awal ga banyak membantu, alias terlalu percaya penuh ke istrinya... 😂 antara bahagia, dan miris, dan ya... gado2 lah rasanya 😭
Dan kami baru bersepakat mau ber-HS ya ketika Hisan keluar dari pesantren. Dan mau sekolah di rumah saja. Jadiii ... ada unsur keterpaksaan juga sih 😌 Intinya, berikan suami informasi yang beliau butuhkan. Dan juga yang kita inginkan.
Saya sudah bilang di atas 👆🏻kuncinyaaa... komunikasi. Tentu harus punya ilmu berkomunikasi juga dengan suami ya Bun... harus tau, kapan memulai pembicaraan, suasana hati, kondisi suami, dsb dll ✅

*Pertanyaan 3*
Bagaimana menghadapi kendala jenjang usia anak2 dengan penerapan metode HS dirumah? -Bunda Aan-

*Jawaban :*
Kalau dari pengalaman kami, Adik2 bisa dilibatkan dalam proses KBM Hisan.
Misalkan:
Tahfidz --> jadi agenda bersama. Ortu dan anak2 bisa terlibat.
Pemrograman --> Wafa bisa dikasih tugas mengetik 10 jari dengan program kalauavaro. Hikma hanya hadir, dan mendengarkan. Wafa dan Hikma bisa belajar merakit model robot. Atau model2 lainnya. Selebihnya, ada aktivitas masing2 sesuai kesukaan tiap anak.
Kalau Pak Nuke sedang mengajar matpel UN, saya dampingi Hikma mewarnai, menggunting, menempel, dsb. Sebaliknya begitu.
Kalau saya sedang di Bekasi untuk kerja. Pak Nuke yang mendampingi anak2.
Kadang, saya mengajari Hisan sambil mangku Hikma, atau sambil mendampingi Wafa buat komik, menggambar, dsb. Dibuat asik aja Bun... jangan terlalu kaku juga ke anak2... sersan --> serius santai 😊
Menurut kami, jenjang usia tidak masalah. Santai aja, jangan terlalu menuntut sempurna juga ☺
Kadang emak2 itu gitu ya... pengen anak2 bisa a, b, c dst di usia bla, bla, bla... rumah tetap rapi, kerjaan rumah beres, masakan sempurna (4 sehat 5 sempurna), setrikaan rapi... heheheheee
Kita bukan super women, Bunda... kasih toleransi dikit lah buat diri sendiri 😁😂
Misalkan: masak bersama, bersih2 rumah bersama (ada pembagian tugas), cuci sepeda sepatu masing2, cuci mobil... banyak deh... itu kan belajar juga 😉

*Pertanyaan 4 :*
Bunda,  bagaimana menyatukan persepsi ayah/menjelaskan dalam memutuskan untuk HS, mengingat putri kami (hanoona,  6th) belum terlihat kepercayaan dirinya sehingga jika HS malah 'kurang gaul' /hubungan sosialnya kurang...syukron -bunda fifi-

*Jawaban :*
Bunda Fifi, apakah Hanoona punya kakak dan adik?
Sepertinya belum ya...
Kalau untuk HS usia SD, saya belum punya pengalaman Bun... karena Wafa pun sekarang sekolah di Kebon Maen (sekolah komunitas juga). Untuk HS memang kita harus bisa 'membaca' anak. Ajak anak diskusi. Ajak anak survei sekolah an. Lihat ekspresi dia ketika survei sekolah. Izin ke sekolahnya untuk bisa sit in, sebelum mendaftar. Bertiga ya Bun... Ayah, Bunda, dan anak. Lakukan bersama. Ajak Ayah untuk ikut memutuskan tentang pendidikan buat anak2nya.

Kalau kami, kenapa Wafa sekolah, karena: dia mau sekolah. Kami ajak survei ke beberapa sekolah, lihat ekspresi wajahnya, dia bahagia di mana... Dan kami pilih sekolah yang tidak full day, pelajaran ringan, penekanan pada tahfidz, dapatlah Kebon Maen. Kalau memang dengan HS, anak bisa bahagia, lebih baik, monggo di-HS kan. Tapi kalau dengan HS, anak jadi tidak bahagia... ya sebaiknya pilih yang membuat dia bahagia. Karena Bun, anak yang bahagia itu... dia akan bisa belajar banyak hal... bahkan yang di atas kemampuan dia sebenarnya.

HS atau tidak, sebaiknya dibuat (SWOT)nya --> Strength Weakness Opportunity Treatment.
Yang lebih banyak manfaat/positif nya, yang kita pilih.

*Penutup:*
Satu pesan saya:

Jaga komunikasi dengan pasangan kita. Apa yang mengganjal di hati, sampaikan dengan baik.
Jangan dipendam Bun...

Jangan pernah lari dari masalah. Jangan pernah memendam persoalan. Jangan pura2 menganggap itu bukan masalah, hanya karena kita tidak mau terluka.

Luka itu menguatkan
Luka itu mendekatkan
Luka itu menambah kemesraan

Anak2 itu cerdas, sensitif.
Mereka akan tau ortunya bermasalah, hanya dengan melihat kasat mata.

Komunikasi yang baik itu penting

〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅🔆HSMN🔆🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👥facebook.com/HSmuslimnusantara
👥FB: HSMuslimNusantara pusat
📷 instagram: @HSmuslimnusantara
🐤 twitter: @HS_muslim_n
🌐 web: HSmuslimnusantara.org

MenyusunKurikulumdiri

📝📝NOTULENSI KULWAP GRUP HSMN DEPOK📝📝
🗓Selasa, 27 September 2016
⏰ 20.30 - 21.30 WIB
📖 Tema : *MenyusunKurikulumdiri*
👸🏻 Narsum : Abah Lilik
🎙 Moderator : Nur
✍🏼 Notulen : Yuli
🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻

✴MATERI PEMBUKA✴

Assalamu'alaikum wr. wb.
Alhamdulillah, moga kita diberi kekuatan oleh ALLAH untuk terus belajar dan beramal menegakkan islamic parenthood.
Saya abah Lilik Riza ayah 6 anak.
Aktivitas di Omah Tatajiwa islamic parenthood coaching.

Hidup adalah proses pengembangan diri, selayaknya sebuah proses, pasti ada tahapan, ada tujuan akhir dan kompetensi yang akan dicapai.

Sebelum dibahas ada lima hal poin penting yang berkaitan dengan HIDUP.

Dalam kehidupan, kualitas kehidupan kita sangat tergantung pada pandangan kita terhadap kehidupan, selain PANDANGAN HIDUP, kita juga harus mempunyai TUJUAN HIDUP, yang harus dicapai sesuai dengan PEGANGAN HIDUP kita yakni Qur'an dan As sunnah, hanya saja terkadang itu bisa menjadi kacau gara gara salah memilih TEMAN HIDUP dan GAYA HIDUP.

Dalam islamic parenthood, ada lima hal yang harus difahami terlebih dahulu tentang proses penciptaan manusia serta penjelasan fungsi dan kedudukannya. Hal ini bisa kita faham setelah kita merenungkan
3 ayat berikut ini :

Surah An-Nahl, Verse 78:
وَاللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.

Surah Al-Isra, Verse 36:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

Surah Al-Araf, Verse 179:
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Silahkan direnungkan dan kita diskusikan

🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
SESI TANYA JAWAB
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟

🙋🏻Nur Hsmn Depok:
Terkait materi di atas, bagaimana mengelola hati kita, untuk tetap dalam aturan yang Allah berikan, terkadang manusia sangatlah lupa dan tidak bisa mengontrol emosi

🌟Jawab
Baik ibu ibu coba faham rangkaian ayat di atas, saling berhubungan.. 
siapa yang bisa menyampaikan kesimpulannya dari tadabur ayat di atas ? Jawaban terbaik abah kirimin buku waktu 10'menit ke depan. Sambil abah siapkan jawaban pertanyaan..

🕋Tadabur ayat

📋Kesimpulan dari tadabur ayat diatas

👩🏻Nur Hsmn Depok:  manusia seutuhnya harus taat, menjadi manusia yang pandai bersyukur, tidak sombong dan berbesar hati Atau sabar menyebut dg nama Allah SWT

👩🏻 Abidah-hsmn depok: Bismillah
Manusia dilahirkan tdk tahu apa2 =>Allah ksh bekal penglihatan, pendengaran dan hati ( akal)  untuk manusia di dunia..
Yg dengan ketiga alat tersebut manusia dibebani hukum ( menjadi mukallaf)
Jika ketiga alat tersebut dgunakan sebaik mgkin maka akan menghasilkan pengetahuan yg baik sehingga tdk taqliq buta krn ketiga alat tersebut akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak..

👩🏻Dianing s-hsmn depok: Tadaburnya menurut sy adl bhwa hidup/kehidupan ini adl belajar & pelajaran,  Allah telah memberi kenikmatan/fasilitas pendengaran,penglihatan & hati utk kita dpt bersyukur &  berfikir thdp kekuasaan Allah ta'ala berupa alam seisinya...wallahua'lam

🌟Abah lilik : Coba di baca difahami dalam dalam, kalo baca tafsirnya.

👩🏻 Yulliffah Hsmn Depok: Bismillah
Manusia adalah khalifah di muka bumi yang mana  Allah  telah memberikan modal/bekal  untuk menentukan jalan hidupnya dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki.

👩🏻 081296371987: Tadabur ayat diatas menurut saya adalah sesungguhnya Allah telah banyak memberi nikmat kepada manusia berupa penglihatan, pendengaran dan hati... Berupa juga panca indera yang semuanya berkesinambungan.. Namun kebanyakan manusia justru tidak "berhasil" memanfaatkan seluruh nikmat Allah tersebut dan bahkan cenderung lalai. Sekiranya ayat tersebut dijalankan dengan baik dalam kehidupan sesungguhnya hidup akan lebih memiliki target dan tujuan bahkan ditiap2 penglihatan, pendengaran dan hati memiliki targetnya masing2.. Dan kelak akan dipertanggungjawabkan..

Semoga kita termasuk orang2 yg mampu memaksimalkan segala potensi yg telah Allah berikan

🌟Abah lilik : Oke kita tutup . Akan abah bahas sekalian menjawab pertanyaan
Ketiga ayat di atas menunjukkan nilai pendidikan, kompetensi dasar yang harus dicapai, dan bagaimana proses belajar.
Dan *Allah*mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan *tidak mengetahui* sesuatupun, dan Dia memberi kamu *pendengaran*, *penglihatan* dan *hati*, agar kamu ber *syukur*.

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai *pengetahuan/ilmu* tentangnya. Sesungguhnya *pendengaran*, *penglihatan* dan *hati,* semuanya itu akan diminta per *tanggung* an *jawab*nya.

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai *hati*, tetapi tidak dipergunakannya untuk *memahami/tafaqquh* (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai *mata* (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai *telinga* (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

1. ALLAH (tauhid)

2. Potensi pembelajar AUDIO VISUAL DAN ANALISA

2. SYUKUR (ajarkan adab sebagai bentuk syukur)

3. Cara bersyukur dengan ILMU ,    Iman sebelum adab, adab sebelum ilmu, ilmu sebelum amal

4. Mendidik TANGGUNG JAWAB karena tiap kita adalah pemimpin dan tiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban.

5. Tapi diakhir nanti sebanyak apapun kita melihat dan mendengar, tetap urutan pertama ( di dua ayat sebelum nya pendengaran, penglihatan, hati, tapi di ayat terakhir urutannya hati dulu baru penglihatan dan pendengaran, bahk an hati dari kata af-idah berubah jadi Quluub (qolbu/bolakbalik) sudah berproses ) yang penting adakah hati, karena ada setimpal darah jika baik, baik lah seluruhnya , jika rusak maka tidaklah semuanya , setimpal darah/daging itu adalah Hati /Qolbu, sudahkah kita ikhlas dan Faqih dalam menjalan kan islam termasuk di dalam nya dalam urusan Parenting ?

6. Ilmu, diatas ilmu Fahmu (faham) , di atas faham adalah FAQIH ( al fahmu addaqiiq /kegagalan yang mendalam), passion banget dalam berislam.

Nah menyambung Qur an surah al Israa ayat 36 tadi.

Surah Al-Isra, Verse 36:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

Dan *janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai ilmu/pengetahuan tentangnya.* Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.
(Indonesian)

Kita, menikah dulu atau punya ilmu tentang pernikahan dulu. Mempunyai anak atau punya ilmu mendidik anak dulu ?
Mari belajar kurikulum dasar mendidik aNak
1. Tauhid
2. Bersyukur
3. Adab.
4. Tanggungjawab.
Yang wajib selesai di usia TAKLIF  15 tahun

Kalau ternyata punya anak dulu baru punya ilmu, istighfar deh, tambatan nasuha dan segera akselerasi diri belajar dengan rendah hati. Ke empat hal itu plus komunikasi yang benar baik dan menyenangkan.
Mengapa istighfar .....karena kita sudah melakukan hal yg dibenci Allah.

Surah Al-Isra, Verse 36:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

Surah Al-Isra, Verse 37:
وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.

Surah Al-Isra, Verse 38:
كُلُّ ذَٰلِكَ كَانَ سَيِّئُهُ عِندَ رَبِّكَ مَكْرُوهًا

Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu.
(Indonesian) via iQuran

Mari belajar kurikulum dasar mendidik aNak, kita belajar lagi tentang
1. Tauhid
2. Bersyukur
3. Adab.
4. Tanggungjawab.
5. Dan cara mengkomunikasikan ke empat hal tersebut.

🙋🏻Aan :
Tanya.. Tentang bersyukur,  mengajari dalam keadaan misalnya keadaan keuangan pas2an mungkin lebih mudah utk bersyukur pada anak. Namun bagaimana jika sebaliknya terjadi pada orgtua yg berlebih finansialnya,  apa yg harus diterapkan orgtua dalam rangka materi bersyukur abah?
🌟Jawab:
Sedekah. Menabung dan ajak anak urun ide buat latihan berdagang... Dan katakan kita datang agar dapat untung biar banyak uang yang bermanfaat untuk ilmu, dan membantu orang lain. Dan biasakan gaya hidup tidak berubah ketika jadi kaya.
Sang ayah bunda dulu mulai dari nol, kerja keras mental baja, akhirnya sukses... Tp kalo Ndk ikhlas, yg muncul di fikiran adalah dendam masa lalu, *pokoknya anak anakku Ndk boleh susah seperti aku* akhirnya anak anaknya difasilitasi terus, tidak berproses, akhirnya membuat anak tidak mandiri dan tidak sekuat ayahandanya.
Anak anak juga dibiasakan merawat barang barangnya, jangan mudah mengganti barang anak yg rusak hanya karena kita Ndk mau repot penduduknya, kan ada uang tuk beli begitu pikirnya. Didiklah anak menghargai rizki.

🙋🏻Nur Hsmn Depok:
Bagaimana mengajarkan adab sedangkan sebagai orang tua kita masih belum pandai bersyukur dan terkadang masih suka mengeluh dihadapan anak?

Dan bagaimana mengajarkan tanggung jawab kepada anak usia 4 th?Jzklh

🌟Jawab:
Nah ini perlu teladan... Itu nanti dibahas di bab memutus wiring pengasuhan dan cerdas dengan masalah
Usia 4 tahun dibiasakan saja. Usia 10 tahun baru dikasih sanksi.

👩🏻 Aan Hsmn Depok: Kadang saya terlalu cepat memberi sanksi pada anak2 sebelum usia mereka 10 😞

Semua pertanyaan di atas sudah terjawab semuanya. Dan untuk kulwap malam ini kita akhiri.
Monggo abah untuk sambutan yang terakhir hal apa yang akan disampaikan
oleh abah

🌟Kesimpulan🌟 :
Mari belajar dengan rendah hati, dikondisikan hati, didiklah hati, visi lebih penting dari moody, ayat ayat ilahi lebih penting dari persepsi pribadi. Mari belajar lagi. Jangan puas dengan seminar dan training yg ada, karena coaching jauh lebih bermakna. Jangan puas dengan ta'lim belaka. Adakalanya kita butuh talaqi. Berguru langsung dengan sang ahli.

Wallahu a'lam bishshowab
Wasalaamu'alaikum wr wb
Abah Lilik.

Alhamdulillah, kulwap hari ini kita tutup yaa, semoga apa yang disampaikan oleh abah menambah iman kita kepda Allah SWT amiin. Dan kita akhiri dengan bacaan hamdalah dan doa kafaratul masjid

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Dan saya ucapkan banyak terima kasih kepada abah lilik yang sudah menempatkan waktunya untuk bisa hadir di acara ini. Jazakallahu khoir abah.

Dan saya mohon maaf jika ada salah kata saya akhiri Assalamu'alaikum warokhmatullah wabarokatuh.

Kami yang bertugas pamit undur diri😘😘

Wassalamu'alaikum wr. wb.

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅🔆hsmn🔆🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👥facebook.com/hsmuslimnusantara
👥FB: HSMuslimNusantara Pusat
📷 instagram: @hsmuslimnusantara
🐤 twitter: @hs_muslim_n
🌐 web:
hsmuslimnusantara.org

Selasa, 04 Oktober 2016

Resume bu wina 19/9/2016 - 23/9/2016

Resume bu wina 19/9/2016 - 23/9/2016

Q: KAK WINA: SEJAUH MANA KITA harus berhati2 anak bermain dgn teman sebayanya di lingkungan rumah? Saya terus terang tidak bisa memproteksi anak saya utk tdk bermain dgn temannya. Krn disini teman2 sekolahnya ya teman2 rumah juga. Cm beda bbrp rumah.  Yg saya bisa lakukan adalah memfasilitasi rumah saya dgn berbagai mainan, main di rumah saya shg bs diawasi, sesekali boleh main ke rmh teman yg ibunya saya sudah sangat kenal dan sudah tau saya ga suka anak saya main games or handphone or ntn tivi.  APAKAH YG SAYA LAKUKAN INI SUDAH BENAR?

A: Sangat benar. Barakallah

Q: SUAMI SAYA KADANG MALAH SUKA BILANG ke anak saya, jangan main dgn si A. Dia suka teriak2. Mainnya sama B aja. dia lbh sopan -- INI GIMANA?

A: Iyalah, nabi aja suruh pilih sahabat

Q: BU WINA, sepulang sekolah yg sudah jam 4 sore, anak kita kasih pengasuhan spt apa ya? Mengulang pelajarankah? Atw mperdalam agamakah? Atw mengasah potensi yg dimiliki anak, usia 9 dan 7 th. Makasi

A: Istirahat dan main. Jangan ibu rebut masa kecilnya, nanti mereka menjadi dewasa yang ke kanak-kanakkan. Apakah juka pak suami sdh plg kerja, akan disiapkan rutinitas/tugas berikutnya? Ngak kan? Tarik nafas dl. Anak kan juga manusia, hanya dlm bentuk kecilnya aja

Q: Berarti pertanyaan utamanya APA TUJUAN PENGASUHAN?

A: Loh tujuan pengasuhan kan masing2..utk jadi pribadi tangguh yg islami, hamba yg baik, suami/istri yg baik dan professional

Q: BUWINA janeeta 6,6T suka ikut2 kakeknya pergi. dlm hal ini kira2 apa yg perlu diperhatikan?

A: Kasih peraturan dan batasan yg jelas. Kemana misalnya? Mungkin klo sama kakek, semua yg sama mama ngak boleh, jd boleh 😄

Q: BU WIN, SULUNG SAYA 9 TAHUN, HOME SCHOOLING SAMA SAYA SAMPAI JAM 11.  KALAU ABU NYA SEDANG NGANTOR DIA KAMI PERBOLEHKAN SHALAT BERJAMAAH DI MASJID TANPA ABU NYA. NAH, SETELAH SHALAT DIA GA LANGSUNG PULANG KE RUMAH, TAPI MAIN SAMA ANAK-ANAK DAERAH SITU . BAGAIMANA MEMBUAT ATURAN MAIN DENGAN SI SULUNG YA BU? Haruskah sy temani di ke masjid selama abunya ga di rumah?

A: Kasih penjelasan bahayanya apa juga diingatkan bahwa utk org tuanya dia lebih berharga dr dunia dan sgala isinya. Terlepas dr itu semua, apakah dia punya waktu dan teman main yg cukup?

Q: BU WINA..ANAK SY 5TH 11BLN SEKARANG KLO DIKASIH TAU APA2 SK MELET LIDAH ATAU SUKA JWB "YA SUKA2 ORG DONG MAU APA". APAKAH DIA MENCOTOH TEMAN SEKOLAHNYA YA? BAGAIMANA CAra MELURUSKANNYA BU.

A: Kalau anak saya, jika dia melakukan hal yg saya tidak suka, saya peringatkan. Jika masih dilanjutkan, saya balas. Ketika dia minta sesuatu, makan misalnya, saya akan lakukan persis spt apa yg ia lakukan ke saya 😄

Klo sdh besar (>5th), diperingatkan bbrp kali, tp msh blm faham. Mungkin faham kalau di balikkan 😌

Q: BU WINA baiknya cara untuk menjaga anak kita agar tidak terkontaminasi pergaulan anak2 sekitarnya, apalagi untuk anak yang baru pertama kali sekolah dan sebelumnya dibawah pengawasan kita ?

A: Insha Allah ngak. Dikuatkan aja terus dr rmh. Karena kita g sll bisa memilih lingkungan dimana kita berada

Q: Assalamualaikum.BU WINA anak pertama saya laki laki agustus kmrn memasuki usia 7 th.ada atau sedang tidak ada ayahnya di rumah,setiap adzan berkumandang saya selalu menyuruhnya sholat di masjid yg tidak jauh dari rumah.masalah kecilnya ada kesulitan jika menyuruh sholat subuh ke masjid karena saya harus membangunkannya saat masih tidur yg akibatnya anak sedikit ngambek saat di bangunkan dengan alasan banyak teman2 di perumahan yg tdk sholat subuh di masjid.akhirnya saya membuat 1 kesepakatan bahwa kalau si kakak mau sholat subuh ke masjid saya akan menjemput setiap pulang sekolah( biasanya ikut mobil anter jemput sekolah ).mohon saran BU WINA dengan yg saya lakukan ini salah atau benar.terimaksih sebelumnya

A: Kesadaran harus dibangkitkan dr dalam diri. Bukan iming2 hadiah. Itu dr eksternal. Kalau wortel ngak ada, keledai ngak jalan? Sayang kan? Jd coba jelaskan dgn baik, ayah terlibat semaksimal mungkin, tidur cepat, dgn begitu.. bangun juga cepat. Sunatullah. Ini tidak mudah, saya juga masih berkutat dgn hal ini. Bismillah
Tapi krn masih 7 th,mungkin masih bs sedikit longgar ya, misalnya, kalaupun tidak ke masjid, hrs sholat tepat waktu. Yang penting satu: teladan! 😊

Q: MBA WINA, anak sy yg pertama 6,1 y setiap azan dl sll kemesjid dgn sepedanya. wlwpun jaraknya deket hny 100 M mgkn krn seneng naik sepeda jg, nah akhir2 ini tetangga yg usianya 3 thn diatas dia sk ngajak main sepeda smp keluar komplek, malah kemesjid uda jarang, sll sy ingatkan utk pilih tmn, gk blh sm ini bolehnya sm itu, nah yg buat dia jd males kemesjid (dr obrolan sy dgn arka)  :
1. abang sk main sepeda sm itu ma krn dia baik
2. dimesjid sk ada tmn yg nakal ma, sk mukulin dan dorong2 abang ma, abang gk suka.
Bagaimana sy bersikap dan memberi dia pengertian ya MBA WINA? agar ttp kemesjid, skrg kemesjid klo ada papanya aja mba..

A: Suruh ayahnya yg menyelesaikan masalah. Ngak semuanya jd tanggung jawab ibu. 😏

Q: BUWIN... kayana kalo mau sholat ada aj yg d sambi2. Misal lg pake mukena dia sambil baca buku,  kalo d biar bs sampe 5 mnt . Begitu sy tanya "kakak mau apa? Mau sholat bu.... begitu sy ga liat dia mulai baca buku lg. sebaiknya sy bagaimana buwin?

A: Sabar, anak saya juga begitu. Kalau saya ngeluh ke ibu saya, kata beliau, temenin dr mulai pake mukena sampe takbiratul ihramnya 😏
Temenin prosesnya bu, Sambil dicium bu 😘

Q: BU WINA, anak saya Alya 9 th malam ini nangis sesegukan. Dia blg teman2 di kelas 4 nya yg perempuan ngga mau berteman dg alya. Alya memang hanya sedikit punya teman dari dl. Kalau udh cocok berteman dg A ya sama A aja. Singkatnya anak ini kurang supel. Teman2 suka bilang, ih kamu ngga pantas jd temen kita. Kamu belakangan tau slime. Kamu ngga keren. Sbg ortu, sy sdh membesarkan hati Alya, utk meyakinkan Alya tidak apa2 punya sedikit teman. Kan masih punya Mama yg menyayangi Alya, Alya sangat berharga bg Mama. Apakah tindakan sy SUDAH TEPAT? Lalu BGMN CARA spy alya disukai dan diterima teman2nya tp tetep jd diri alya sendiri, ngga dibuat2. Sy mesti berbuat APA? Makasi BU WINA

A: Anak perlu teman, lingkungan, bersosialisasi. Tentu saja ia perlu ibunya, tapi selain itu, ia juga harus pintar membawa diri di masyarakat. Sbtlnya sih ngak ada salahnya dekat sama satu dan org saja. Mmg ada tipe2 org seperti itu. Yg masalah kan temen2nya sekarang? Coba ibu gali kesukaannya apa, lalu coba masukkan ke kursus yg berkaitan dengan itu, lihat apakah ia lebih supel dengan org2 yg punya minat yg sama??

Q: BU WINA perlu ga kita berdiskusi dengan anak tentang time management,atau anak kita atur aja

A:Tergantung umur. Klo kecil diatur, klo besar didiskusikan

Q: BU WINA* bagaimana cara membiasakan anak untuk tidur siang❓ Tidur malam pun sampe jam 9. Sampe jam sekolah jam stgh 7 baru mau bangun itupun msh saya paksa. Terimakasih.

A: Bikin capek. Dan bikin rutinitas

Q: Assalamualaikum *BU WINA*.
Mau tanya anak saya klo ke sekolah kan saya bawakan bekel setiap hari.
Tpi kadang bawa 2bekel utk jama 10 dan jam 12.
Tapi kdg2 buwin. Makanannya gak di makan.
Klo saya tanya alasan nya banyak, kadang masih kenyang/kadang sakit perut dll.
Apa yg harus saya lakukan ya buwin?
Padahal kdg2 saya tanya ke dia mau di bawakan apa?
Apa ada masanya anak napsu makannya?
Mohon sarannya. Terimakasih.

A: Dia bosen kali bu. Atau malu. Ibu kan tanya mau bekal apa? Bukan isi hatinya, kenapa ngak mau bawa bekal? 😄

Q:Bu WINA, tdi sekitar jam 12 san teman raisa (anak sy nmr 2) dtang k rumah, anak anak sedang makan di belakang, trus teman raisa ttip kertas ke saya , kata nya tlong ibu kasih ke bang jihad, saya penasaran dan aneh mnurut sya, saya buka lah kertas itu, dan isi nya bilang i love you bang jihad, dari humaira. Nah smpe skrg saya ga kasih tau jihad, pertanyaan saya ; apakah saya salah uda baca surat yg di tujukan k jihad? Trus , apa saya harus cerita ke jihad? Dan apa saya prlu tegur humaira itu? Smntara mgkn mnurut humaira saya ga baca kertas itu dan lagsg kaih ke jihad. Mohon pencerahan nya bu. Syukran*

A: Jihad itu anak ibu? Ngak papa ibu baca, ngak usah dikasih ke jihadnya. Tapi ajak ngomong jihad dan jelaskan secara gamblang ttg taksir menaksir dan hubungan lain jenis, agar ia bisa menyikapi hal ini, jika lain kali ia berhadapan dengannya tanpa perantara ibu

Q: MBA WINA habis baca postingan terbaru mba win, berarti memang kalo kita memberikan waktu untuk diri kita berfikir , komunikasi dengan anak akan penuh dengan negosiasi ya ? nahh ada gak cara cepat melatih kemampuan berfikir ini kalo berhadapan dengan suami misal , kadang saya suka habis kata kalo diskusi sama suami.diskusi #bukanbantah huhuhu

A: Terima kasih sdh membaca. Kalau menurut hemat saya, justru kom dgn anak akan semakin lancar, jika diberikan ruang berfikir. Yg dgn suami ini, saya blm paham benar maksud mbak intan. Bisa kasih contoh?

Q: BUWINA,  ANAK YG SUKA TIDUR MENGIGAU MERAUNG2 ITU INDIKASI APA YA BU?

A: Harinya ngak menyenangkan atau lupa baca doa 😏

Q: Iya bu anak saya yg sulung..
Pengetahuan tentang taksir menaksir (suka) ttg batasan mahram dam pergaulan Insya aallah uda di edukasi bu.. Sejauh ini jihad uda paham.
Noted bu : berarti ga usah kasih tau ya? Kalau misal jihad tau nanti bu , siapatau humaira tanya ke raisa. #parnolagi 😰 .

A: Kasih tahu boleh, ngak juga g pp. bukan kewajiban utk saat ini. Yg mana aja, asal ibunya siap. Klo saya sih, saya ngak kasih tahu dl. Selain blm perlu, sayanya blm siap. Mending saya ngobrolin 'seandainya' ada yg suka, bagaimana reaksi dan jawaban anaknya

Q: BU WIN, solusinya alya dimasukkan ke kursus yg sesuai hobbynya, dan kalau supel sama teman2 se minat bbrti hal itu baik dan ngga perlu dikhawatirkan ya ?

A: Itu utk berusaha menilai, dan juga membiarkannya utk belajar supel. Minimal akan lebih mudah, jika sesama yg punya minat yg sama. Namanya juga usaha 😅

Q; BUWINA, umumnya anak  tantrum sampai umur brp?

A: Tergantung ibunya mau nanggepin smp umur berapa dan apakah ada faktor keturunan 😅

Q: gpp ya ga ditanggapi walau lamanya lebih dari 5 menit?

A: Anak saya setengah jam 😓

Q: Stgh jam stlh itu gimana bu?

A: Diterima perasaannya, klo masih tantrum cuekkin. Kalau sdh mulai berkurang.. Peluk. Walau kita masih geraaammmm 😑😑😑

Q: Makasih buwina, anak saya kebetulan td hbs ikut resepsi dan mungkin kecapean. Jadi bisa tidur siang. Tapi tidurnya mulai jam stgh 3 sampe sekarang hampir jam 5 blm bangun. Sama adeknya jg
*BUWINA*, Apa ada batasan tidur siang? Harus saya bangunkan atau biarkan saja? Dan berapa jam waktu yg dibutuhkan anak untuk tidur dlm waktu 24 jam?

A :Bangunkan klo kelamaan. Satu siklus tidur itu hanya 90menit. Yang sunnah tidur sebentar di siang hari. Jumlah tidur sesuai umur, ada yg punya tabelnya? Saya ngak hafal #ngakadaujian

Q:BU WINA, bagaimana caranya mengatasi anak yang sangat pemilih makannya? Dulu dicobain semua dan mau tapi pas mulai TK berubah dan sampe sekarang sangat pemilih. Kalau ga suka ya udah ga mau. Dan kalau dipaksakan malah muntah

A: Jangan dipaksakan. Diperkenalkan aja, cobain makan depan dia, siapin sedikit, siapa tahu pas kita pergi dia mau coba. Selama pilih2nya termasuk makanan sehat sih terus ajaa

Q:Bu WINA bgmn mengatasi kalo anak ketahuan bohong ?

A:Bohong apa? Umur berapa? Sdh berapa kali?

Q:Umur 6 tahun, bohong mengelak suatu hal yg dia kerjakan tp dia bilang tdk, baru sekali ketahuannya

A:Contohnya?

Q:Bawa buku cerita ke school ke gab sama gurunya, sy di wa gurunya, pas dirumah dia nggak ngaku bu

A:Wah, cari waktu enak. Bahas. Kenapa bohong? Gimana mau ngeles, mama punya wa guru..

Q:Bolehkah pas ngobrol kita bikin kesepakatan pilih punishment antisipasi dia boong lagi bu ?

A:Bowleh

Q:Kalo pilihan punishmennya agak menyeramkan boleh diluruskan,

A:Dilurusin laaah kan anak kecil 😅

Q:BU WINA : anak sy juga akhir2 ini suka bohong ttng jajan.. Dulu dia tdk suka jajan (jajan makanan gerobak) yg lewat didepan rmh,,tapi teman2ny suka pada jajan.. Jd dia ikut2an.. skr suka sy dpt bohong krn takut sy marahi.. Solusi gimana yah buwin?? Ketahuannya sdh sering,,trus janji bsok tdk mau jajan lg tapi klo liat temannya jajan pasti ikut juga

A:Diajak ngomong baik2.. Tanya kenapa. Jelaskan kenapa ngak boleh. Bikin peraturan yg disepakati bersama. Peluk

Q:BU WINA bbrp bln ini anak sy yg arka 6 thn, sk gigit kuku apa itu tnd kecemasan ya? ada rasa gk nyaman dihati sy dgn tingkah dia bgt.. Apa wajar bgt bu?

A:Anak saya jg dulu begitu bu. Lama. Saya korek terus, apa penyebabnya. Ngak ada sih, iseng aja. Jadi saya pastiin kukunya pendek trs, dan ingetin trs tanpa bosan pas nemuin dia bgtu. Terkadang, lagi ngetrend aja di sekolah. Alhamdulillah sdh hilang skrg

Q:Anak saya yg pertama speech delay. Tdk bisa mengungkapkan isi hatinya cm bisa meraung2. Ketika meraung ibunya mengaum :) lengkap sudah....
Dulu  kalau anak pertama tantrum, biarkan dulu hingga dia puas tp kita jangan pergi dr sisinya. Setelah kisaran waktu 20- 30mnt, dekati dan dipeluk. Kalau setelah dipeluk makin menjadi, itu namanya dia caper. Tinggalkan aja yg penting msh dalam pengawasan.  Itu kalo di rumah. Kalo tantrum di tempat umum, ambil anaknya. Taro di mobil. Pulang.  Alhamdulillah setelah bisa mengungkapkan perasaannya, masa ngambeknya lbh sebentar.
KALAU TANTRUM KRN CAPER, DIDIAMKAN BENAR GA SIH KAK WINA?
Saya menghadapi lagi periode tantrum yg lbh heboh di adiknya yg perempuan skrg (18bln).

A:Betul. Saya sih diemin aja. Anak saya klo diperhatikan malah tambah. Kalau adh tenang, ajak makan es krim. Bahas. Ajari spy bisa menyalurkan dgn baik jika ada yg tidak berkenan. Semakin banyak anak, semakin bervariasi tantrumnya bu ririn. Enjoy 😉

Q:*Buwina , memang nya kalau gigit kuku itu anak yang bermasalah ya? Saya kadnag suka gigit kuku kalau lagi mikir*

A:Ngak mesti sih. Tp bs dicari tahu, apakah lagi menghadapi masalah. Adal jangan kuku jempol kaki yaa 😅

Q:*Buwina ,minta pendapat buwina ya , ada beberapa anak yang broken home,
Menurut buwina, minimal sikap apa yg harus kita lakukan ke mereka? Dengan kondisi ortu nya "yang penting anak udah skolah, dan bisa kasih uang utk anak nya?* -Mohon pencerahan nya bu-

A:Rangkul, beri mereka kasih sayang yg tdk didapatkan dr ortu. Ibu punya tempat pengasuhan atau apa? Kok nanya utk org lain spt ini? 😊. Insha Allah, klo diisi dgn kasih sayang yg mereka sangat haus utk dapatkan, bullying dll akan berkurang. Wallahu a'lam bis shawab

Q:*BUWINA* kalo anak udah ambil nasi sendiri,lauk sendiri, tapi terus belom abis udah bilang kenyang,,itu gimana ya? Biasanya orang tuanya yg habisin

A: Waktu ambil dinkonfirmasi ulang; bener segini? Abis ya?  Atau kurangi porsi.mending nambah daripada mubazir

Q:BU WINA, untuk menghadapi anak yang perfeksionis gimana ya, terkadang anak saya klo baca buku trs kertasnya kelipet suka harus rapi tapi terkadang klo dia ngga bisa ngerapiin ato ngebenerin suka jadi marah2 sendiri, saya suka bilang gpp ngga usah terlalu rapi yang penting masih terbaca, salah ngga ya saya malah menyuruh anak tidak rapi ?

A:Itu perlahan -lahan sih bu. Tapi sejujurnya saya ngak tahu. Saya sedikit perfeksionis, dan saya tahunya setelah menikah, dan itu sangat menganggu saya. Sehingga ibu saya menjelaskan bahwa jika saya tidak mengurangi standard, saya akan stress sendiri. Jadi saya perlahan dan susah mengurangi standar tersebut. Tapi kan saya sdh menikah, sdh dewasa. Itu saja susahnya Subhanallah!  Pastinya ada baiknya ya, org yg perfeksionis itu. Kekurangan ya adalah dia membuat dirinya dan org sekitarnya mnjd stress klo ada yg kurang perfect. Mungkin bs banyak diajak ngobrol, dikasih contoh dlm kehidupan dlsb, bahwa, kalau yg tdk perfect its also fine. Wallahu a'lam bis shawab

Q:BU WINA..klo misalnya anak apa2 blg males sbg alasan itu gmn menyikapinya ya? Misal sudah terbiasa buang sampah sendiri, beresin mainan sndr, tp sekarang sedikit2 klo diingatkan blgnya lagi cape

A: Bikin peraturan bersama. Konsisten

Q:Assalamu'alaykum BU WINA..
Saya mau  bertanya,ketika anak saya,perempuan,8th,menonton TV,saya sdh jlaskan ttg kode2 yg tertera yaitu R-BO,R13+.Dia paham yg boleh ditonton yg R-BO..Tetapi sy biasa mendampingi menonton,ternyata yg R-BO pun ada cerita pacaran dan yg blm tepat utk anak2..Jika sy blg,tolong diganti krn ternyata isinya bukan utk anak2 walau kodenya R-BO,dia tidak mau dg alasan,itu R-BO.Sy terangkan bhw mmg R-BO tp isinya ternyata blm pantas ditonton..Akhirnya,stlh 3x-5×  sy ingatkan dia mengganti dg muka cemberut..Jika sy tdk ada,dia cerita nonton jg,jujur..Nah,bagaimana menyikapi hal ini?

A:Mmg R-Bo dll itu standard hollywood. Bukan kita. Jadi ngak usah pake standard itu. Cari tahu dan dampingi terus. Dan jelaskan padanya bahwa hal :1,2,3 itu tidak sesuai utk norma dan budaya kita, sehingga jika muncul, harus kita ganti, krn tdk pantas kita melihatnya

Q:BUWINA, spy anak ga lama makannya gmn ya?
janeeta klo makan lebih banyak ngobrolnya atau merhatiin yg lain2. seringnya bekal maksi ga habis, karna itu td. lamaa

A:Disuapin? Sambil jalan? Duduk! Tertib.. Ajari adab makan

Q:*BUWINA* Klo org tua lg ga mud baca bhasa tubuh n denger perasaan gmn  sbaiknya? Misal bilang kk lg kesel y gr2 bla2... tp suara sy datar ga ada expresi n rada kesel jg sbnrnya dngerin nangisnya anak

A:Org tua juga manusia, ngak melulu punya quota sabar, bs menjadi pendengar yg baik dlsb. KAlau saya lg ngak mood, saya menjauh aja. Drpd basa basi kebaca, malah anaknya tambah ngak enak, kita jd kepancing emosi. 🤒

Q:BU WINA, bagaimana ya menyikapi anak sy yg pertama 6 thn tk, dan disklhnya ada tmnnya sk ngomong kasar, nah anak sy mencontohnya, bw plg krmh dan adek kembarnya jd ikut2 ngomong BOD*H, GIL* dll sering sy tegur, ngasih tau baik2 jg tp masi ttp bgt sekali2.. apa yg hrs sy lakukan lagi ya bu utk menghilangkan kata2 yg krg sopan itu..

A:Ingatin trs: eh, kan mama sdh bilang, itu kata kasar. Lalu alihkan
Klo terus2an krn mancing emosi, boleh jg dikasih sangsi; kalau terus kayak gt, mama centil ya mulutnya. Biar inget, itu kata ngak baik.

Q:BUWINA, APA SAJA YG PERLU DIJELASKAN KE ANAK KALAU ORTUNYA JAMAN JAHILIYAH DLU LEWATI PROSES PACARAN. AKANKAH ANAK MENGULANG SEJARAH JIKA TAU ORTU BERPACARAN?

A:Jelasin dl, mama sama ayah ngak seberuntung kamu. Kamu punya ortu yg tahu agama, yg bs membimbing kearah yg lbh baik. Dulu, nenek sama kakek jg bagus, tp blm bs seperti skrg. Oleh sebab itu, ada hal2 yg kami lakukan dulu, yang
sangat kami sesali. Terusin sendiri ya..😄

Q: BuWin boleh menanyakan case teman kah? Anaknya perempuan hampir 10 thn. Kls 4 sd. Bbrp hr lalu ada yg nembak. Ibunya sdh melakukan MA mendengar aktif. Tp langsung PS dengan meminta anaknya menjaga pandangan dan kemaluan. Menurut buWin bagaimana? Huhuhu ikut mules secara masih kls 4 Sd juga. Jazakillah khairan.

A:Ttg anak yg ditembak. Semua pendekatan sdh baik. Tinggal skrg tanya anaknya, mnrt dia baiknya gimana? Hasil dr itu diskusikan dan baru kunci dgn agama. Ingat, suka dan cinta (walau monyet) itu adalah fitrah dr Allah swt. Jd tidak mudah utk kemudian di 'shut down' hanya dgn kalimat. Jadi ibu2 harus lebih kreatif lg dr hanya sekedar itu. 😄

Beberapa noted dari bu wina tgl 22
/9/2016
- Jawabannya sdh pada bagus2 semua, toh sumber referensinya sama, kalau bukan mama ya busar.
- Bully td sdh.. Klo krg, baca artikel sarra ttg bukky di group.
- Pisah tmpt tdr sdh, sedini mungkin dan cara2nya
- Menaikkan rasa pd anak angkat, perku waktu. Dikasih penekanan positif aja terus, insha Allah slowly dia akan bangkit
- Tinggal serumah sama nenek.. Ada artikel mama yg mengupas habis hal ini, di group fb
- Ttg berenang. Semua anak saya anti air. Masukan dr bu intan sdh bgs. Tambahan saya: jangan bosan bosan ngajak ke air.
Saran buint (coba deh bu, berenang sama ayahnya. Main air dikolam cetek dulu. Pelan-pelan beri waktu anaknya.sebenernya gak mau berenang itu kan karena gak nyaman ya)

_Doa untuk semua anggota grup

*_Doa untuk semua anggota grup ini_*
*ياالله... ياالرحمن... ياالرحيم*
*ياالحي...ياالقيوم*
*ياذوالجلال والإكرام* 
*_1. Ya Allah .._*
_Jika disaat ini, ada anggota group ini atau keluarga anggota group ini yg sakit, sembuhkanlah dia._

*_2. Ya Allah .._*
_Jika di saat ini ada anggota group ini yang bermasaalah, berilah jalan keluar untuk dia._

*_3. Ya Allah .._*
_Jika di saat ini ada anggota group ini yang kesempitan rezeki,  murahkanlah rezekinya._

*_4. Ya Allah .._*
_Jika di saat ini ada anggota group ini yang berselisih faham di antara satu sama lain damaikanlah mereka._

*_5. Ya Allah .._*
_Jika di saat ini ada anggota group ini yg sesat duniawi, kurniakanlah Nur kepada dia._

*_6. Ya Allah .._*
_Jika di saat ini ada anggota group ini lalai, kurniakanlah hidayahMu kepada dia._

*_7. Ya Allah .._*
_Jika di saat ini ada anggota group ini yang bersedih hati, kembalikanlah kecerian diwajahnya._

*_8. Ya Allah .._*
_Jika di saat ini ada anggota group ini yang berada dipersimpangan jalan yang  berliku, tunjukkanlah jalan yang Engkau ridhoi._

_9. *Ya Allah*_ _ya Robb jika ada sahabat,saudara dan keluarga kami,dan jg jemaah haji indonesia lainnya yang berangkat menunaikan ibadah haji ditahun ini, berilah kemudahan, kelancaran dan kesehatan kpd mereka, selamat berangkat dan selamat kembali dan  menjadi...._
اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَ سَعْيًا مَشْكُوْرًا  وَ ذَنْبًا مَغْفُوْرًا
_10. *Ya Allah* Bila diantara kami ada yg belum dpt menunaikan ibadah haji atau umrah lapangkan kemudahan untuk menjadi tamu MU_

_11. *Ya Allah* Berilah kami kesempatan untuk beramal shaleh sesama umat_
*_Ya Allah .._*
_Kami mohon kepadaMu, terimalah doa kami ini_ ..........
اَمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن